
Hai para readers tersayang , Author akan memberi pemanis di depan cerita ya.....
Hanfu yang di pakai Kaisar Fu Heng ( anggap aja ada topengnyaπππ).
Hanfu yang di pakai Li Chen chen .
...****...
Malam pun tiba , kini kaisar Fu Heng dan Li chen chen sudah sampai di lembah Kematian. Mereka kini sedang memperhatikan sekeliling nya. Guna memastikan keamanan untuk melanjutkan perjalanan.
" Kalian berempat , kemarilah dan lindungi Yang mulia putri " Perintah Kaisar Fu Heng kepada pengawal bayangan nya yang di sambut dengan tatapan bingung dari Li Chen chen.
" baik , Yang mulia Kaisar" Kata serempak keempat pengawal bayangan milik kaisar Fu Heng yang baru saja muncul di hadapan nya.
Sedangkan Li chen chen masih dalam keadaan bingung nya , Saat melihat Kaisar Fu Heng memerintahkan empat pengawal bayangan untuk melindungi dirinya.
" Ada apa Fu Heng ??" Tanya Li Chen chen dengan wajah yang terlihat sangat polos.
" Kamu seorang pendekar , masih saja bertanya kenapa!!!!" Kata Kaisar Fu Heng yang tak habis pikir dengan tingkah santai gadisnya , yang sudah mengetahui bahaya yang akan terjadii bila dirinya sudah berada di lembah Kematian.
Karena Li chen chen saat ini sudah berada di papan Misi dengan imbalan yang sangat besar , bagi orang yang bisa menangkap nya. Apalagi dalam keadaan hidup , hadiah nya pun juga semakin banyak. Tak tau siapa yang menargetkan Li Chen chen saat ini. Kemungkinan mereka adalah para penguasa yang telah membunuh ibu kandung Li Chen chen .
Namun para pendekar itu , tak ada satu pun yang berhasil , karena banyak yang melindungi Li chen chen saat ini . ya walaupun diri nya saat ini sudah memiliki kekuatan yang cukup kuat , namun bila sepuluh pendekar yang berada di ranah tingkat surgawi bersatu ,Li Chen chen akan tetap kalah . Dan kemungkinan menang sedikit . Itu juga akan menguras semua tenaga dan Kekuatan nya.
jadi sangat beruntungnya Li Chen chen dalam kehidupan ini , mendapatkan perlindungan dari banyak pihak . walaupun tak mengetahui siapa yang sebenarnya mereka. Yang terpenting baginya adalah mereka tak akan mengganggu hari hari santainya saat ini .
__ADS_1
" He.....he..... , ya aku tau dan kita mau pergi ke mana dulu Fu Heng ??" Tanya Li Chen chen yang masih memperhatikan sekeliling .
" Jalan aja dulu , siapa tau benda yang kamu cari sedang memanggil jiwamu " Kata Kaisar Fu Heng yang kini melangkah pergi menuju ke dalam Lembah kematian.
Pemandangan di sana terlihat sangat indah , Namun keindahan itu mengandung makna kematian . Aura aneh juga terus menerus menekan Kekuatan Kaisar Fu Heng dan Li chen chen saat memasuki lembah Kematian. Entah apa yang ada di dalam nya . Hanya Author aja yang mengetahui nya.
Dan tiba-tiba Naga Dongfeng memulai pembicaraan lewat telepati nya.
" Nona , berhati-hati lah , aku merasakan aura yang sangat mematikan , berada tak jauh dari tempat kamu berjalan saat ini" Kata Naga Dongfeng dengan nada serius nya.
" emang ada apa di sana Dongfeng ??" Tanya Li Chen chen yang penasaran.
" Seperti akan ada persembahan untuk makhluk dalam legenda , kalau bisa kamu harus segera menjauh dari tempat itu , belum waktunya kamu membangun nya " Kata Naga Dongfeng yang membuat Li chen chen tambah bingung.
" Maksudnya apa siih ???, Aku gak paham Dongfeng " Kata Li chen chen dan segera mengubah arah berjalan nya dan membuat Kaisar Fu Heng terkejut.
" Tak apa , aku hanya ingin lewat sini saja " Kata Li chen chen dengan senyuman manis yang menghiasi wajah cantiknya.
Perjalanan masih berlanjut. Kini keduanya berjalan ke arah utara lembah Kematian. Di sana terlihat lebih menyeramkan . Namun aura nya begitu menenangkan hati . Tak tau kejutan apa yang berada di tempat tersebut.
Namun kali ini Naga Dongfeng merasakan perasaan Familiar. Ia meminta Li Chen chen untuk menuruti arah dimana aura itu berada .
Ya jalan yang di ambil oleh Kaisar Fu Heng dan Li chen chen kini sangat jarang di masuki oleh para pendekar lainnya . Karena tempat nya yang lebih menyeramkan dari pada bagian selatan lembah Kematian.
Kini di hadapan Kaisar Fu Heng dan Li chen chen ada banyak tulang belulang dari para hewan spiritual. Namun anehnya tak ada aura yang mematikan di daerah utara . Malah aura tersebut menarik Li Chen chen untuk mengikutinya . Entah apa yang terjadi sebenarnya. Tapi yang pasti aura itu bukan Aura jahat yang di rasakan oleh Li Chen chen saat pertama kali memasukii Lembah kematian. Lembah Kematian juga di bagi menjadi tiga bagian yaitu;
Yang pertama adalah lembah Kematian bagian Selatan yang menunjukkan keindahan tapi kematian menanti bagiii para pendekar yang memiliki kekuatan di bawah ranah tingkat kematian.
Yang kedua adalah Lembah Kematian bagian Timur tempat para pembunuh level dua berada. Di sana nampak banyak hewan spiritual ,karana kayak akan energi murni. Maka dari itu para pembunuh level dua begitu hebat daripada para pembunuh lainnya, yang entah dari mana Mereka berasal.
__ADS_1
Yang ketiga adalah Lembah Kematian bagian Utara , tempat dimana Kaisar Fu Heng dan Li chen chen berada saat ini. Disana pemandangan lebih menyeramkan dari pada kedua bagian lain nya .Namun aura nya begitu menenangkan dan penuh dengan misteri.
...***...
Dua jam kemudian , Keduanya pun telah sampai di sebuah gua yang menampilkan sebuah pintu yang sangat aneh. Dan membuat hati Li Chen chen makin penasaran . Apa sebenarnya ada di bali pintu .
" Fu Heng , ayo kita kesana " ajak Li Chen chen dengan wajah imutnya untuk menggoda Kaisar Fu Heng.
" Baiklah " Kata Kaisar Fu Heng yang kini wajahnya merona merah karena melihat wajah Li Chen chen yang sangat imut.
Keduanya pun akhirnya menuju ke sebuah pintu yang ada di gua tersebut. Disana terlihat sangat bercahaya dari pada tempat lainnya . Auranya yang keluar dari balik pintu juga semakin kuat . Menandakan adanya jiwa kehidupan dari balik pintu tersebut.
" Fu Heng , aku merasa ada sesuatu dari balik pintu ini " Kata Li chen chen yang kini sudah di dalam gua tempat dimana pintu itu berada.
" Ya aku juga merasanya , tapi aura ini menolakku di saat aku ingin menyentuh pintu ini " Jelas Kaisar Fu Heng yang kini sedang berusaha melihat ke dalam pintu dengan menggunakan mata batinnya.
" Seperti aku harus memasukinya , Fu Heng" Kata Li chen chen yang kini bersiap membuka pintu tersebut.
" Baiklah , berhati hatilah , Chan er " Kata Kaisar Fu Heng dengan menampilkan seyum d wajah tampannya.
" Baik lah , aku akan berhati-hati " Kata Li chen chen yang juga menampilkan seyum d wajah cantik nya.
Kini Li chen chen mulai membuka pintu yang ada di hadapannya. Kilauan cahaya langsung mengelilingi tubuh Li chen chen . Seakan akan dirinya di sambut oleh pemilik pintu tersebut.
Dan tiba-tiba...............
Besok lagiii ya....... di terusin dan selamat membaca .
Semoga tak mengecewakan πππ dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote jika kalian berkenan ππ.
__ADS_1