Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
Eps82


__ADS_3

Suasana semakin menegang , Kini Kaisar Zi Sang mengeluarkan kekuatan nya. Aura membunuh seketika memenuhi aula istana.


Sedangkan Sansang masih dengan santai nya melihat kemarahan ayahnya. Bukan hanya marah , Kini ayahnya berniat untuk membunuhnya. Tak ada rasa kasih sayang seorang ayah kepada putrinya. Yang terlihat di kedua matanya hanyalah keserakahan akan tahta kekuasaan di seluruh kerajaan suku es. Membuat hati Sansang semakin sakit . Namun tidak ia perlihatkan di hadapan ayahanda nya dan berusaha tegar untuk menghadapi cobaan yang sangat berat baginya.


Karena ia sebagai seorang putri tidak pernah mendapatkan kasih sayang seorang ayah , setelah lama tidak berjumpa dengannya. Bahkan ekspresi wajah ayah kandungnya sangat marah ketika melihat dia kembali ke istana kerajaan Suku es.


" Sungguh miris kehidupanku saat ini " Guman lirih Sansang yang berusaha untuk tidak menitikkan air matanya.


Sedangkan Kaisar Zi Sang kini masih menampilkan ekspresi wajah kemarahan akan rencana yang telah di susun rapi , sebentar lagi akan gagal akibat dari kembali nya putri pertama nya. Ia sangat kesal akan situasi saat ini. Sehingga Ia memutuskan untuk mengorbankan nyawa putri pertamanya demi keselamatan putri keduanya .


" Baiklah........... tidak ada yang perlu di sembunyikan lagi , dulu demi Tahta ini aku menikahi dan membodohi ibunda mu , kini demi hal yang sama aku akan membunuh darah dagingku sendiri , jangan salahkan ayahanda mu ini , salahkan kamu sendiri yang terlahir sebagai pewaris sah Menara bintang " Kata Kaisar Zi Sang dengan kedua mata merah nya seperti kerasukan iblis pembantai.


" Oooh....... begitukah , tapi aku sendiri juga sangat malu punya seorang ayah seperti mu , yang mau membunuh putrinya hanya demi tahta dan pengorbanan " Kata Sansang yang sudah mengetahui rencana kedua Kaisar Zi Sang.


" Ha......... ha........ ha........ memang layak menjadi calon sang penguasa seluruh Kerajaan Suku es , hal yang baru saja aku rencanakan , putriku juga mengetahui nya , jadi relakan nyawamu demi adikmu , putri kecil ku ........" Kata Kaisar Zi Sang yang membuat kedua prajurit bayangan dengan cepat bertindak.


Karena Kaisar Zi Sang menyerang Sansang secara tiba-tiba dan ingin menjadikannya alat untuk menyelamatkan putri keduanya yang saat ini masih belum sadarkan diri , akibat dari gagalnya proses pengorbanan.


" Duuuuaaar............ " Kedua kekuatan saling berbenturan membuat salah satu pihak terpental , namun masih bisa menyeimbangkan tubuh nya agar tidak terjatuh.


Siapa lagi kalau bukan Kaisar Zi Sang yang hampir roboh akibat kekuatan besar dari kedua prajurit bayangan yang berada di samping Sansang.


" Sangat hebat.......... putriku memiliki bawahan yang hebat, tapi apakah kamu berani melawan ayahmu ini???? "Kata Kaisar Zi Sang yang mencoba membuat Sansang menyerang nya.


" Ayahanda ........ sadarlah , perbuatan ini sangat tidak benar , kemana hati nuranimu sebagai seorang ayah ?? , Apakah hati nurani mu sudah tidak ada ??" Kata Sansang dengan nada lembut nya .


" Ha....... ha ....... ha ....... Hati nurani ku sudah hilang semenjak kamu lahir putriku " Kata Kaisar Zi Sang sambil melancarkan serangan kedua nya.


Membuat Kedua prajurit dengan cepat bertindak , namun di hentikan oleh Sansang . Karena ini adalah dendam pribadi nya.


" Mundurlah , kalian berdua melindungi ku di saat yang kritis saja , saat ini aku akan melawannya" Kata Sansang yang mulai mengeluarkan kekuatannya.


" Langkah bintang , kelopak bunga es" Kata Sansang sambil mengeluarkan langkah cepat nya .

__ADS_1


Seketika muncullah kelopak bunga es yang mengikuti langkah Sansang . Dan bergerak sesuai perintah darinya. Menyerang dan mengepung gerakan Kaisar Zi Sang. Hingga akhirnya Kekuatan keduanya saling bertabrakan.


Dan.......


" Sreeet........ sreeet......... sreeet .......... duaaaar " Suara kedua kekuatan yang bertabrakan .


Membuat Kaisar Zi Sang mundur dan batuk darah.


" uhuuk uhuuk....... " Suara batuk Kaisar Zi Sang yang mengeluarkan darah .


" Tidak kusangka kekuatan putri ku hampir setara dengan ku " Kata Kaisar Zi Sang sambil mengusap kasar bibirnya.


" Terimakasih ayahanda , tapi kekuatan ku tidak sekuat milik Ayahanda " Kata Sansang sambil menampilkan seyum tipis di balik cadar nya.


" Baiklah , ayahanda akan menunjukkan kekuatan yang sebenarnya kepada mu " Kata Kaisar Zi Sang yang melakukan gerakan untuk mengeluarkan kekuatan nya.


Seketika membuat Sansang tersenyum sambil mengeluarkan aura murni nya . Dan di saat bersamaan keduanya melancarkan serangan .


" (Naga es , penjara rantai dingin), Kelompok bunga es penghisap iblis hati " Kata Kaisar Zi Sang dan Sansang secara bersamaan.


Namun ekspresi yang di tunjukkan oleh Sansang sangatlah santai tanpa menampilkan rasa kesakitan, membuat Sang Kaisar murka dan menambah kekuatan untuk mengakhiri kehidupan nya .


Tapi tanpa di sadari oleh Kaisar Zi Sang, Kelopak bunga es milik Sansang keluar dari dalam tubuhnya dan membentuk sebuah formasi , serta menghisap habis rantai dingin milik sang Kaisar .


" Apa ......... ???? bagaimana bisa....... ???" Kata Kaisar Zi Sang dengan nada terkejut nya


" Apakah ini kekuatan terhebatmu ayahanda ?" Kata Sansang dengan nada lembut nya.


Sedangkan para prajurit dan jendral perang Kerajaan Suku es kini mulai berlari menuju ke istana setelah mendengar suara ledakan akibat dari pertarungan Kaisar Zi Sang dan putri nya Sansang.


" Istana di serang "


" Cepat berkumpul , istana diserang musuh "

__ADS_1


" Kelompok satu , dua dan tiga segera menuju ke istana "


Begitu perkataan dari para jendral perang yang sedang memerintah para prajurit nya di kerajaan suku es.


Dan untuk Selir Rong any masih menunggu putri nya yang tidak sadarkan diri di suatu tempat yang tersembunyi di dalam istana kerajaan Suku es.


" Putri ku.......... , bersabarlah ayahanda mu masih mencari seseorang yang bisa menyempurnakan jiwa tertinggi mu " Kata Selir Rong any yang saat ini menitikkan air matanya.


Karena keadaan putri nya yang semakin melemah akibat dari kedua pemuda yang tidak terima dengan pengorbanan Jiwa nya .


" Putri ku ....... bertahanlah " Kata Selir Rong any lagi sambil memegang tangan putri nya .


Namun tiba-tiba suara ledakan terdengar , membuat Selir Rong any menampilkan wajah terkejut nya .


" Apa yang sebenarnya terjadi??" Kata hati Selir Rong any sambil mengusap air mata di pipinya dan bergegas pergi untuk melihat keadaan di dalam istana.


Dan kembali ke tempat Sansang berada saat ini masih bertarung dengan ayahanda. Mengeluarkan kekuatan yang ia punya . Sampai pada akhirnya ia bisa melukai tubuh sang ayah hingga parah dan dapat menghapus semua pelatihan nya. Sehingga membuat nya menjadi orang yang tidak berguna.


" Uuuuhhhkkk ........... bunuh cepat bunuh ayahmu ini ha........ ha ....... ha........ bunuh " Kata Kaisar Zi Sang dengan nada lemahnya yang membuat Sansang menjadi sangat bimbang .


Karena ia masih mempunyai hubungan darah dengan nya dan ia juga tidak mau menjadi seperti ayahanda yang suka membunuh.


" Aku......... aku tidak akan membunuh mu ,tapi menyerahkanmu ke pengadilan bintang " Kata Sansang dengan ekspresi wajah dingin nya.


" Kenapa.........?????? , Apa Putriku menjadi lemah sekarang dan tidak tega membunuh ku ???" Kata Kaisar Zi Sang dengan nada lemahnya.


" Tidak tega ......... , itu pemikiran mu sendiri , aku hanya mematuhi hukum di Menara bintang" Kata Sansang yang membuat kedua Leluhur menara bintang menangkap Kaisar Zi Sang.


Namun tiba-tiba ...............


Udah dulu ya kembali menunggu kelanjutan di hari esok .


Selamat membaca semoga tidak mengecewakan para readers tersayang.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya 😊😊😊.


...Terimakasih...


__ADS_2