
Malam semakin larut , Kini pesta akan segera usai . Penampilan terakhir dilakukan oleh putra mahkota Lu Chen .Ia akan memainkan salah satu alat musik untuk di perlihatkan kepada adik kecilnya.
" Li er , aku persembahkan alunan musik yang sudah lama aku persiapkan ini hanya untuk hari kedatanganmu " Kata putra mahkota Lu Chen dengan seyuman manis di wajah tampannya.
" Baiklah kakak , aku akan mendengarkan permainan alat musik kakak " Kata Li chen chen yang tak sabar dengan kejutan yang akan di berikan kepadanya.
Jemari putra mahkota lu chen kini mulai menari nari di atas Alat musik nya. Alunan-alunan nada yang sangat indah pun kini mulai keluar darinya , menggambarkan perasaan yang begitu hangat dan bahagia. Membuat Li chen chen mengingat kasih sayang dari kedua kakak angkatnya yang berada di dunia modern.
" Kakak terimakasih atas kerja keras mu selama ini" Guman lirih Li Chen chen yang masih setia mendengarkan permainan alat musik putra mahkota Lu Chen.
Begitu juga dengan Para tamu terhormat . Mereka merasakan Alunan lagu yang di mainkan oleh putra mahkota Lu Chen sangat menyentuh hati . Hubungan kakak beradik yang sangat hangat . Walaupun keduanya baru bertemu , namun sudah langsung terikat jiwa satu dengan yang lain. Membuat suasana saat ini menjadi lebih hangat dan merasakan adanya rasa kekeluargaan yang harmonis. Sangat jarang terjadi di Kota Kerajaan manapun.
" Dia sudah lama menantikan kedatangan adik kecilnya , sungguh permainan alat musik yang sangat bagus dan merdu" Kata Kaisar Yung Shang Sambil memperhatikan putra mahkota Lu Chen yang kini nampak lebih bahagia dari hari hari biasanya.
Tak mau berdiam diri Li Chen chen dengan gerakan jemari tangan nya mengeluarkan sesuatu untuk di mainkan . Apa lagii kalau bukan salah satu koleksi langka di dalam ruang dimensi milik nya yang tak lain adalah sebuah Seruling yang memiliki kekuatan sakti yang sangat jarang ia keluarkan.
" Wyuuus........" Suara seruling yang keluar dari ruang dimensi milik nya.
Permainan pun di mulai . Kini Li chen chen dengan sangat lihai meniup seruling saktinya. Alunan seruling itu pun langsung menyatu dengan alunan musik yang dimainkan oleh Putra Mahkota Lu Chen . Menambah makna akan alunan musik tersebut.
" Sangat indah nan merdu , perpaduan kedua alat musik keduanya" Kata Putra mahkota Yin Shang yang juga masih setia memperhatikan putra mahkota Lu Chen dan putri mahkota Li chen chen.
Lama keduanya memainkan alat musiknya . Kini Sudah waktu nya untuk menyudahi pesta . Tak lupa sang Kaisar mengucapkan terima kasih kepada para tamu yang mau hadir di acara pesta Kerajaan kecil nya. Dan Kaisar Chen juga menyiapkan beberapa kediaman untuk para tamu yang mau menginap . Karena hari sudah sangat larut . Akan sangat berbahaya bila memaksa untuk pulang saat ini juga.
" Putra ku , tolong kau antar kan paman Kaisar dan kakak sepupu Yin ke kediaman Tianha" Pinta Kaisar Chen kepada putra mahkota Lu Chen.
" Baiklah , ayahanda " Kata putra mahkota Lu Chen Sambil melangkah pergi menuju ke kediaman Tianha bersama dengan Kaisar dan putra mahkota dari kerajaan Yung Shang .
__ADS_1
Sedangkan Kaisar Fu Heng dan Li chen chen kini akan melangkah pergi menuju Aula istana . Namun sebuah panggilan menghentikan langkah nya.
" Yang mulia Kaisar , Yang mulia putri mahkota " Sapa Kaisar Dong li .
" Ya, ada perlu apa Yang mulia Kaisar Dong li menghentikan langkah kami ??" Tanya Kaisar Fu Heng dengan tatapan dingin nya.
Namun tiba-tiba Kaisar Dong li langsung berlutut di hadapan Putri mahkota Li chen chen dan membuat Kaisar Chen sangat terkejut. Sedangkan para tamu yang lainnya sudah berlalu pergi menuju ke kediaman yang telah di persiapkan oleh pihak kerajaan chen.
" Yang mulia putri mahkota , tolong maafkan putriku yang dulu telah beranii menyinggung perasaan anda " Kata Kaisar Dong li dengan nada bersalah nya.
" Iya ,Yang mulia putri mahkota tolong maafkan adik perempuan ku " Kata Putra mahkota Yung li yang juga bersujud kepada putri mahkota Li chen chen.
" Sebenarnya ada apa ini ??, apa Kita pernah bertemu??" Tanya Putri mahkota Li chen chen yang belum mengingat kembali kejadian di Kerajaan Macan putih .
" Kami dari Kerajaan macan putih Yang mulia putri mahkota " Kata Kaisar Dong li dengan raut wajah bersalah nya.
" Terimakasih telah mau memaafkan putri ku , tapi tolong sembuhkan dia Yang mulia putri mahkota" Kata Kaisar Dong li dengan nada memohonnya .
" Baiklah , penyiksaan akan berakhir dan ambillah ini " Kata Putri mahkota Li chen chen Sambil memberikan sebotol pil penawar racun nya.
" Terimakasih , Yang mulia putri mahkota telah berbaik hati kepada kami " Kata Kaisar Dong li yang merasa lega akan kebaikan Putri mahkota Li chen chen .
" Jika dimasa depan anda membutuhkan bantuan , Kami siap membantu " Kata Kaisar Dong li dengan nada lembut dan hormat nya .
" Ya terimakasih kembalii , aku akan mengingatnya " Kata Li chen chen dan berlalu pergi meninggalkan aula istana kerajaan Chen.
Sedangkan Kaisar Chen hanya memperhatikan sifat bijaksana putrinya dan mengingat kembali kepada seseorang yang ia cintai sampai saat ini.
__ADS_1
" Ratuku tercinta , lihatlah putri kita sama persis dengan sifatmu " Guman lirih Kaisar Chen yang juga berlalu pergi meninggalkan aula istana dan menyisakan para pelayan yang sedang membersihkan sisa dari pesta tadii .
Sedangkan di kediaman Mawar tempat Li chen chen tinggal saat ini masih dalam kebersamaan dengan Kaisar Fu Heng dari Kerajaan atas angin. Mereka kini masih asik menikmati keindahan langit di malam hari.
" Fu Heng , apa kita akan hidup damai Setelah semua masalah ini selesai??" Tanya Li Chen chen dengan nada yang penuh harap akan kehidupan damainya.
" Iya , kita akan bisa menjalani hidup damai dan sejahtera saat waktu itu datang " Kata Kaisar Fu Heng Sambil menikmati keindahan langit di atas atap kediaman mawar .
" Aku tak sabar menunggu hari itu datang " Kata Li chen chen sambil menampilkan seyuman manis nya.
" Aku pun juga begitu , oh iya kapan Kau mulai latihan ??" Tanya Kaisar Fu Heng yang kini memiringkan tubuhnya ke arah Li Chen chen berbaring.
" Besok , tapi tak tau berapa lama aku akan menyelesaikan nya ??" Kata Li chen chen yang kini menatap Kaisar Fu Heng.
" Pelan pelan saja , pasti belum sampai setengah bulan Kau sudah menyelesaikan latihan mu , Chan er" Kata Kaisar Fu Heng yang kini membelai lembut rambut panjang Li chen chen.
" Baiklah , tunggu aku " Kata Li chen chen dengan senyum manis di wajah cantik.
" Selalu setia menunggu calon Ratu ku ,dan sepertinya sudah saatnya aku kembali " Kata Kaisar Fu Heng Sambil mencium kening Li Chen chen .
" Ya , berhati-hati lah " Kata Li chen chen dan melihat Kaisar Fu Heng melesat pergi secepat kilat bagaikan tak berada di sana.
Dan keesokan harinya ,...........
Udah dulu ya Author pamit 😊😊,
Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen dan Vote jika kalian berkenan 😊😊😊.
__ADS_1