
Hari sudah semakin siang , Selama dua jam perjalanan yang mereka tempuh . Kini rombongan kelompok pedagang telah sampai di depan pintu gerbang kedua yang tidak lain adalah gerbang formasi yang akan langsung menuju ke Kota kerajaan suku es . Disana terlihat dua penjaga yang akan membukakan pintu formasi untuk para pengunjung yang sudah mendapatkan izin dari penjaga gerbang awal .
Sedangkan Yuanheng saat ini menggunakan waktunya untuk berlatih di dalam ruang dimensi milik nya bersama dengan Fei feng sang naga merah .
" Apakah kamu sudah merasakan gejolak di dalam lautan energi spiritual mu Yuan ??" Tanya Fei feng kepada Yuanheng yang baru saja selesai berkultivasi .
" Belum Fei feng , Aku belum merasakan nya , tubuh ini tidak sekuat tubuhku di kehidupan ku yang sebelumnya , jadi tidak bisa terburu-buru untuk menuju ke tingkat jiwa keenam " Kata Yuanheng yang baru saja menyelesaikan latihan nya .
" Ya Yuan , dulu kamu hanya menyerap energi langit di kerajaan suku langit , berbeda dengan yang sekarang " Kata Fei feng yang sudah mengetahui bahwa Yuanheng adalah teman sekaligus majikan lamanya .
Catatan ;
Energi langit adalah energi yang dapat menyempurnakan tubuh seorang kultivator dan juga memiliki fungsi yang sama dengan Hawa murni yang selama ini Yuanheng serap.
" Ya Fei feng , dulu aku sudah berada di Tingkat akhir pengendalian jiwa , tapi gara gara tipu muslihat adikku tersayang , Aku terbunuh dengan cara yang sangat mudah sebelum naik ke tingkat hidup abadi , sungguh membuat ku ingin tertawa , Kekuatan ku yang begitu hebat tidak mampu untuk melawan perasaan sayang ku terhadap keluarga ku yang selama ini mengkhianati ku , Kenapa aku begitu lemah apabila berhadapan dengan mereka ( Keluarga nya ) ??" Kata Yuanheng dengan perasaan yang tidak bisa diungkapkan .
Karena kekuatan Kaisar langit terdahulu akan melemah ketika berhadapan dengan orang yang sangat ia sayangi . Itulah kelemahan terbesar nya , sehingga membuat jiwanya goyah dan langsung masuk ke kutukan jiwa ke sembilan yang belum sempurna dan memberi peluang besar kepada adiknya untuk membunuh nya . Namun langsung di hadang oleh kekasihnya . Membuat hatinya semakin sakit sebelum kematiannya .
" Seperti nya Adik mu masih hidup hingga saat ini , tapi keberadaan nya belum bisa aku temukan " Kata Fei feng sambil rebahan di dekat majikannya.
" Biarkan saja , yang terpenting saat ini adalah untuk memusnahkan seluruh bangsa kegelapan yang sudah membuat keresahan di seluruh benua " Kata Yuanheng dengan nada serius nya.
" Hah............ dan Aku juga tahu, adikku saat ini mempunyai sembilan nyawa dari pengorbanan darahku dan juga darah kedua orang tua ku , sungguh adik yang sangat perhatian " Kata Yuanheng lagi sambil ikut merebahkan diri di dekat Naga merah nya .
" Itu bukan perhatian tapi kekejaman Yuan , hanya demi tahta dan hidup muda abadi ,rela membunuh orang terdekat nya , bahwa maha guru juga ikut terbunuh waktu itu " Kata Fei feng dengan nada sedihnya.
" aaah ........ sudahlah pembalasan dendam ini akan segera aku tuntaskan " Kata Yuanheng dengan seyuman yang penuh arti membuat Fei feng ketakutan .
Karena seyuman majikan nya adalah akhir bagi para musuhnya. Apalagi sifat jahil majikannya yang bisa membuat musuhnya tidak dapat berkutik lagi .
__ADS_1
" Bersiap siap lah bagi orang yang sudah membuat nya marah " Guman lirih Fei feng sambil memejamkan kedua matanya .
Sementara yang ada di luar dimensi , kini kereta yang di naiki Yuanheng dan kedua rekannya sudah tiba di Kota kerajaan suku es. Suasana di sana sangatlah ramai membuat kedua mata indah Wei chen terbuka dan segera melihat ke arah Jendela kereta yang di naikinya .
" Waaaah.............. ramai sekali tempat ini , paman kita berada di mana saat ini ??" Tanya Wei chen kepada seseorang yang mengendalikan kuda di keretanya .
" Kita sudah di pasar Kota kerajaan suku es Nona , apakah ingin saya carikan penginapan untuk Nona dan kedua teman Nona ??" Tanya orang tersebut kepada Wei chen .
" Tidak paman , kami turun sini saja " Kata Wei chen sambil membangun kedua rekannya yang masih tertidur pulas .
Setelah beberapa detik kemudian keduanya terbangun dan melihat ke arah Wei chen yang kini sedang tersenyum manis .
" Buruan bangun adik sepupu , Sansang " Kata Wei chen dengan nada lembut nya .
" Ya , iya ini sudah bangun " Kata Keduanya secara bersamaan dan melihat ke arah jendela .
" Sudah sampai??? " Kata Sansang dengan nada lembut nya .
" Hah......... Sepertinya sudah , ayo kita keluar " Kata Yuanheng sambil menggeleng kepala saat melihat tingkah Kakak sepupu nya yang tidak sabar ingin melihat keadaan yang ada di kota kerajaan suku es.
Kini perasaan bahagia menyelimuti hati Wei chen. Melihat banyak nya para pedagang dan para penduduk yang ada di dalam kota kerajaan suku es . Seperti orang yang baru saja melihat sebuah kota kerajaan . Sangat lucu saat wajah polosnya bahagia . Membuat seseorang tersenyum manis saat melihat wajah cantik milik Wei chen .
" Sangat cantik ....... " Guman seseorang yang belum di ketahui asal usulnya membuat bawahannya bertanya tanya .
Karena majikan nya adalah orang berdarah dingin dan tidak pernah menampilkan seyuman nya.
Sedangkan Yuanheng dengan cepat menyadari bahwa seseorang telah memperhatikan Kakak sepupunya dan langsung mengajaknya pergi melihat benda yang mungkin bisa menarik perhatian nya.
" Adik sepupu , aku ingin membeli sesuatu " Kata Wei chen sambil melangkah mendekati pedagang yang menjual aksesoris wanita.
__ADS_1
" Baiklah , aku akan menunggu Kakak sepupu di sini " Kata Yuanheng yang kini menajamkan kewaspadaan nya , membuat Sansang menatapnya.
" Ada apa ??" tanya Sansang dengan nada lembut nya .
" Aah ..... tidak ada apa apa , apa kamu tidak ingin membeli benda benda Indah itu ??" tanya Yuanheng sambil menunjuk ke arah benda yang di pegang oleh Wei chen.
" Aku tidak tertarik " Kata Sansang dengan nada lembut nya .
" Jadi apa yang kamu sukai ?" Tanya Yuanheng dengan nada keingintahuannya.
" Coba kamu tebak ??" Kata Sansang sambil menampilkan senyum manis nya.
" Kamu ingin aku menjawab nya ??" Tanya Yuanheng kembali sambil menampilkan wajah bingung nya.
" Ya , Kalau kamu bisa menebaknya , aku akan penuhi satu permintaan mu ??" Kata Sansang dengan nada lembut nya .
" Baiklah ...... beri aku waktu sampai masalah ini selesai , aku akan mencari sebuah benda cantik untuk mu " Kata Yuanheng dengan nada menggoda nya , dan membuat wajah Sansang memerah seperti kepiting rebus.
Hah.......... sungguh pasangan yang serasi , semoga saja mereka berjodoh ya 😁😁 .
...***...
Tak terasa malam tiba , kini acara kedewasaan putri mahkota telah di mulai . Banyak para penduduk menyambut kedatangan kereta istana kerajaan suku es . Mereka saat ini akan menuju ke aula leluhur Suku es . Yang menjadi tempat ritual kedewasaan sang putri mahkota . Disana juga ada Batu penilaian kekuatan yang menentukan bakat pemuda pemudi yang sudah memasuki kedewasaannya .
Dan........ sampai di sini dulu ya , kita lanjutkan besok .
Selamat membaca semoga tidak mengecewakan para readers tersayang .
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya.
__ADS_1
Kaisar Ye yan ( Yuanheng di kehidupan pertamanya) .