Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
eps65


__ADS_3

Pertarungan kini sedang terjadi di gerbang masuk ke kota kerajaan Chen lu . Saat ini Guwen dan para pengawal bayangan nya menghalangi jalan kelima pendekar itu.


Suara pertarungan sudah terdengar dari kejauhan . Tebasan demi tebasan kini Guwen arahkan kepada salah satu Pendekar yang ada di sana . Sedangkan yang lainnya di tangani oleh para pengawal bayangan Kerajaan suku kuno.


" Serahkan Wanita itu , maka aku akan melepaskan kalian " Kata salah satu Pendekar dari kelima perkumpulan para pendekar yang mau menangkap Li chen chen.


" Tak akan , lebih baik kami matii , dari pada menyerahkan Tuan kami kepada mu " Kata Guwen dengan serangan yang terus menerus di arahkan kepada pendekar berhanfu biru .


" Sungguh tak menghargai sebuah kesempatan " Kata Pendekar berhanfu biru Sambil mengeluarkan senjata pecut petirnya.


Seketika membuat langit bergemuruh . Ribuan petir kini mulai menyambar kesana kemari. Menandakan bahwa Pendekar berhanfu biru itu memiliki elemen petir nya.


" Matilah Kau " Kata Pendekar berhanfu biru Sambil mengayunkan pecut petirnya.


" Wyuuus.......... wyuuus.......... wyuuus........" Suara cambuk yang dimainkan oleh pendekar berhanfu biru.


Dengan gerakan cepat nya Guwen langsung menghindari ayunan pecut petir milik pendekar berhanfu biru .


Dan ........


" Duuuuuuaaaarrrrr..........." Suara petir dari cambuk petir yang menabrak sebuah pohon di sekitar gerbang masuk ke Kota Kerajaan Chen lu.


" Hebat juga , sungguh layak di sebut keturunan suku kuno , namun sayang hanya mengikuti wanita lemah" Kata Pendekar berhanfu biru itu .


Karena informasi yang tertera di misinya tak sejelas kenyataan nya . Dan yang lebih mengherankan lagi para pendekar yang mengambil misi tersebut tak pernah kembali dan tak ada kabar tentang nya. Ia hidup ataukah sudah matii . Belum ada kejelasannya sama sekali. Hanya Li chen chen dan sekutunya yang mengetahui mereka ada di mana.


" Bukan urusan " Kata Guwen sambil mengeluarkan serangannya.


Yang berupa batang batang kayu yang juga di aliran petir . Karena Guwen memiliki tiga elemen yang tak lain adalah elemen tanah , elemen kayu dan elemen petir.


Batang batang kayu itupun mengarah ke tempat pendekar berhanfu biru berada . Seakan akan seperti tanaman rambat yang sedang tumbuh dan menjalar ke tempat yang nyaman .


Namun dengan gerakan lincah dan gesit nya pendekar berhanfu biru itu masih bisa menghindari serangan yang di lakukan Guwen .

__ADS_1


Pertarungan semakin seru. Suasana nya pun semakin menegangkan . Serangan demi serangan kini Guwen lakukan. Tebasan demi tebasan kini ia arahkan kepada lawannya. Sungguh tontonan yang sangat menarik bagi Li chen chen saat ini. Sedangkan ayah dan kakaknya hanya menggeleng kepalanya , saat melihat tingkah konyol putri satu-satunya ini.


" Aduh........ anak ini , apa tak kawatir dengan para pengawal nya " Kata Kaisar Chen yang kini masih di tempat persembunyian nya.


Waktu pun berlalu begitu cepat , hingga Guwen dapat mengalahkan pendekar berhanfu biru itu dengan kekuatan pamungkas nya. Berbeda dengan para Prajurit bayangannya yang sangat kuwalahan melawan keempat pendekar lainnya.


Namun di saat para prajurit bayangan Kerajaan suku kuno akan kalah , Li chen chen langsung mengeluarkan kekuatan nya dengan satu kali gerakan tangan nya . Sehingga membuat keempat pendekar itu terpental sangat jauh . Dan ledakan keras pun terdengar sangat nyaring dari kejauhan dan membuat para penduduk kota kerajaan chen lu sangat terkejut .


" Duuuuuuaaaarrrrr................" Suara ledakan antara kedua kekuatan .


" Uhuk......... uhuk........ " Suara batuk keempat pendekar.


" Brengsek......, siapa yang berani mengganggu kesenangan kami ????" kata Pendekar berhanfu hitam , salah satu dari keempat pendekar yang ada di sana .


" Heh ......... , kau mau membunuh para prajurit ku , mimpi saja kalian " Kata Li chen chen dengan senyuman manis yang nampak di wajah cantik nya.


" Heh..... akhirnya kau muncul juga wahai Wanita " Kata Pendekar berhanfu hitam dengan seyuman jahatnya.


"Jangan sombong Kau , walaupun cantik kamu juga akan tetap menuju ke kematian pada saat berada di tangan Tuan kami , ha..... ha..... ha...... " Tawa keempat pendekar secara bersamaan.


" Cobalah kalau kalian bisa " Kata Li chen chen dengan nada santainya.


Keempat pendekar itu pun langsung membentuk sebuah formasi untuk menyerang dan menangkap Li chen chen . Formasi tersebut adalah Formasi dari kelima elemen yang tak lain adalah elemen air , elemen api, elemen tanah , elemen kayu dan elemen petir . Namun salah satu dari mereka sudah meninggal. Jadi Formasi itu hanya para pendekar yang memiliki Keempat elemen lainnya kecuali elemen petir.


Sedangkan Li chen chen masih dalam keadaan santai nya . Yang saat ini berada di tengah tengah keempat pendekar itu.


" Sungguh membuat ku sangat kebosanan " Guman lirih Li Chen chen Sambil memainkan rambut panjang nya.


Dan tak lama kemudian Formasi itupun terbentuk dan langsung membungkus tubuh Li chen chen . Namun dengan gerakan jemari tangannya , formasi para pendekar itu langsung meledak dan membuat mereka terluka sangat parah . Hingga membuat elemen yang dimiliki nya menghilang karena serangan yang di lakukan Li chen chen pada Formasi tersebut .


" Apa hanya segini kekuatan Kalian ?? " Tanya Li Chen chen yang masih berada di tempat nya dan melihat ke arah para Pendekar yang sebagian sudah terkapar tak bernyawa.


" uuuukkkkhh.......... Brengsek , informasi yang kita dapatkan salah , wanita itu sangat kuat " Kata Pendekar berhanfu kuning yang masih selamat dari serangan jemari tangan Li chen chen.

__ADS_1


Sedangkan Ayah dan kakak nya hanya menjadi penonton saja . Karena Li chen chen tak memperbolehkan keduanya untuk ikut bertarung . Rasa kawatir dan sayang yang kini Li chen chen rasakan kepada keluarga nya. Ia tak mau mereka terluka sedikitpun karena dirinya.


" Guwen , kau bersihkan sisanya , aku mau istirahat " Kata Li chen chen yang tak mau melanjutkan pertarungan yang sangat membosankan ini.


" Baik " Kata Guwen dan melesat pergi langsung membunuh kedua pendekar yang masih hidup.


Namun di saat Li chen chen melangkahkan pergi , tiba-tiba terdengar suara orang yang bertepuk tangan.


" Plok........ plok......... plok........" Suara seseorang yang bertepuk tangan dan membuat langkah Li chen chen berhenti .


" Sungguh layak menjadi bahan perebutan banyak para pendekar dan penguasa, wanita yang sangat menarik " Kata Orang yang kini berada jauh di belakang Li chen chen.


Dengan gerakan santai nya Li chen chen pun membalikkan tubuhnya seksi nya dan melihat tajam ke arah seorang wanita yang kelihatan nya sangat hebat . Karena Li chen chen tak dapat merasakan aura kehadiran nya.


" Siapa Kau ???, aku tak pernah mengusik mu sama sekali " Tanya Li chen chen dengan nada lembut nya.


" Aku adalah salah satu utusan dari Kerajaan tersembunyi" Jawab Wanita itu dengan nada hormat nya.


" Ada keperluan apa Kau kemari ??" Tanya Li Chen chen dengan nada penuh selidik.


Karena Kerajaan tersembunyi sangat misterius dan tak pernah mau ikut campur dalam masalah di dunia luar .


Siapa wanita itu ???


Apa maksud dan tujuan nya ???


Nantikan Episode selanjutnya ya ...........


Dan selamat membaca , semoga tak mengecewakan para readers tersayang 😊😊😊 .


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian juga Like, komen dan Vote jika kalian berkenan 😘😘😘😘


Maaf menggantung lagii 😁😁😁😁😁😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2