
Dua bulan kemudian, Hari di mana pesta ulang tahun Kaisar Xiao lian akan di laksanakan. Undangan sudah mulai di antar ke berbagai kota kerajaan , Termasuk juga di Kota Kerajaan Suku Langit yang akan menjadi tamu Spesial di pesta tersebut . Siapa lagi kalau bukan Kaisar Yuanheng. Pemuda tampan yang telah menjadi Kaisar di Kota Kerajaan Suku Langit dan masih belum mempunyai pendamping hidup. Membuat sebagian orang memanfaatkan pesta ulang tahun tersebut termasuk juga dengan Kaisar Xiao lian sendiri, yang kini mempersiapkan salah satu putri nya untuk menggoda Kaisar Yuanheng pada saat waktu nya tiba.
Sementara di tempat Yuanheng sendiri malah sibuk dengan aktivitas nya . Ia kini sedang mendalami ilmu teleportasi yang sudah meningkat , semenjak ia menerobos ke tingkat dua belas Ranah jiwa akhir . Ia juga belum mencoba sampai mana peningkatan tersebut. Namun di saat ia mulai berkonsentrasi sebuah panggilan membuat nya berhenti dan memberikan jawaban kepada orang yang memanggil nya dengan panggilan kebesaran nya.
" Mohon maafkan bawahan ini Yang mulia Kaisar , bawahan ini ingin menyampaikan undangan yang baru saja tiba di istana " Kata Kasim Han guan yang kini menampilkan sikap hormat nya.
" Undangan apa yang kamu bawa pagi ini Kasim Han ??" Tanya Kaisar Yuanheng dengan nada santainya di sela aktivitas nya.
" Undangan dari Kerajaan Suku Api , Kaisar Xiao lian akan mengadakan jamuan Minggu ini untuk merayakan ulang tahun nya , beserta memperkenalkan putri mahkotanya kepada para putra mahkota termasuk anda Yang mulia " Kata Kasim Han guan yang masih menundukkan kepalanya di hadapan Kaisar Yuanheng.
" Apakah di haruskan untuk datang kesana ??" Kata Kaisar Yuanheng yang tidak berkenan untuk hadir .
" Yang mulia Kaisar harus hadir , di saat pesta akan ada banyak para penguasa yang hadir di Istana kerajaan Suku Api , Anda juga bisa melanjutkan penyelidik di sana mengenai masalah pemberontakan yang dilakukan Kaisar Xiao lian " Kata Kasim Han guan dengan nada lembut nya di saat menjelaskan akan tujuan kedatangan Kaisar Yuanheng selain untuk menghadiri pesta.
Namun tetap saja membuat Kaisar Yuanheng merasa bosan untuk menghadiri pesta tersebut .Membuat Kasim Han guan tersenyum di saat menghadapi Tuannya yang masih begitu muda yang tidak menyukai wanita penggoda . Yang biasa terjadi di acara pesta.
" Aaah........... baiklah , kamu boleh pergi sekarang" Kata Kaisar Yuanheng yang menghela nafas panjang nya dengan nada pasrah.
Dan beberapa menit kemudian , ia memanggil salah satu bawahan nya untuk mencarikan benda langka sebagai hadiah ulang tahun untuk Kaisar Xiao lian.
__ADS_1
" Apakah San er akan datang ??" Kata Kaisar Yuanheng sambil memeriksa beberapa kertas di mejanya.
Setelah beberapa hari kemudian, Akhirnya tiba hari di mana pesta ulang tahun Kaisar Xiao lian di adakan. Kini Yuanheng sudah rapi dengan hanfu kebesaran nya yang nampak gagah dan tampan.
Bahkan kereta Khususnya juga sudah siap untuk mengantar nya . Namun bukan Yuanheng namanya kalau ia tidak membuat kepanikan untuk seluruh penghuni istana kerajaan Suku langit. Karena di saat keberangkatan nya , ia sudah tidak ada di dalam kamarnya melainkan berada di istana kerajaan Suku es untuk menjemput calon istri nya. Ia menggunakan kekuatan teleportasinya agar cepat bertemu dengan Sansang , Ratu dari Kerajaan Suku es.
Sementara Kasim Han guan hanya menghela nafas panjang , di saat mengetahui Kaisar Yuanheng sudah tidak berada di kediaman nya. Kejadian ini juga sudah berulang kali terjadi di saat Kasim Han guan memasuki istana pertama kalinya untuk melayani Kaisar baru di kota kerajaan Suku langit , atas permintaan dari Master tua bukit penentuan. Sebagai salah satu orang kepercayaan nya.
" Hah......... Yang mulia Kaisar baru kita mempunyai sifat yang berbeda , segera bawa kereta menuju ke Kota kerajaan Suku es , kalian akan menunggu Yang mulia Kaisar di sana" Kata Kasim Han guan kepada kedua jendral yang akan melindungi Kaisar di saat pergi keluar dari kota kerajaan Suku langit.
" Baik , Kami akan berangkat Kasim Han dan tolong banyak bersabar terhadap perilaku dari Kaisar baru kita " Kata salah satu Jenderal besar di istana kerajaan Suku langit dan hanya di jawab dengan seyuman oleh Kasim Han guan.
Sedangkan di dalam istana kerajaan Suku es , kini terdengar perbincangan hangat di antara kedua insan. Mereka adalah Kaisar Yuanheng dan Ratu Sansang yang sudah lebih dari satu bulan tidak bertemu. Karena aktivitas mereka sangatlah padat sebagai penguasa.
" San er , kamu sangat cantik hari ini , tapi aku tidak mau kecantikan mu di pandang oleh orang lain , bisakah kamu memakai cadar untuk menutupi kecantikan itu dari orang lain" Kata Yuanheng sambil menampilkan wajah terkejutnya di saat melihat wajah cantik Sansang.
Karena dalam beberapa bulan ini Sansang mengalami penerobosan ke tingkat kesebelas Ranah jiwa awal dan kekuatan jiwa nya berapa di tingkat ke dua . Sehingga membuat kulit dan wajah nya semakin halus nan cantik serta pesonanya bertambah kuat. Disebabkan oleh meningkatnya kekuatan kedua jiwa miliknya.
" Baiklah..... aku akan menuruti perintah dari pemuda pencemburu seperti ini " Kata Sansang sambil menampilkan seyum di wajah cantiknya sambil memakai cadar yang serasi dengan warna hanfunya .
__ADS_1
" Terimakasih , aku sangat sayang pada San er, tapi bisakah kamu tidak memanggil ku seperti itu? " Kata Yuanheng sambil mencium kening Sansang yang saat ini sudah melakukan apa yang di katakannya .
" Tidak , itu panggilan yang sangat bagus untuk mu " Kata Sansang dengan senyum bahagia nya , membuat Yuanheng merasa lega dengan ekspresi wajah calon istri nya.
Dan beberapa menit kemudian , seorang pelayan datang . Memberitahukan bahwa Kereta dari Istana Suku Langit telah tiba. Membuat keduanya melangkah menuju ke tempat dimana kereta itu berada.
" Yang mulia Kaisar ,Yang mulia Ratu " Kata Kedua jendral sambil menunduk kepalanya.
" Bangunlah , kita akan berangkat " Kata Kaisar Yuanheng yang membantu Ratu Sansang menaiki Kereta nya.
" Baik Yang mulia " Kata Kedua jendral secara bersamaan dan memberi perintah kepada para prajurit nya untuk menjalankan kereta nya menuju ke Kota kerajaan Suku Api .
Sementara Raja Yan zio dan Putri mahkota Wei Chen sudah sampai di Negeri Gouzue dengan selamat. Walaupun beberapa kali perjalanan mereka di hadang oleh para pembunuh bayaran yang di tugaskan oleh seseorang untuk membunuh Raja Yan zio demi merebut kekuasaan nya .
Sehingga membuat Raja Yan zio dan Putri mahkota Wei Chen semakin dekat . Benih benih cinta pun muncul di hati Putri mahkota Wei Chen. Disaat keduanya bertarung melawan para pembunuh bayaran.
Udah dulu ya lanjut besok dan selamat membaca semoga tidak mengecewakan para readers tersayang.
Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya 😊😊🙏.
__ADS_1
...Terimakasih...