
Berlanjut ke pertarungan ketiga yang di tujukan kepada papan kocok dengan tiga bintang . Yang jatuh kepada Zieya (putri mahkota kerajaan Yung Shang ) murid dari Perguruan Gongxuan melawan Mei xuan dari Perguruan Bulan merah.
Pertarungan pun di mulai . Gerakan gerakan lincah mereka keluarkan . kedua senjata saling beradu . Dari samping kanan , kiri dan atas tebasan di lakukan oleh kedua nya . Mencari celah kelemahan pada lawannya.
Tak ada wajah yang menunjukkan ekspresi tanda tak mampu. Kedua wanita ini sama sama memiliki pertahanan yang cukup kuat . Apalagi keistimewaan kedua hewan spiritual yang mereka miliki . Yang tak lain adalah Kupu kupu ilusi milik Zieya dan Burung merak pelangi milik Mei xuan .
" Lawan yang seimbang " Kata Yuanheng yang masih setia melihat pertandingan ketiga .
" Ya adik sepupu , mereka sama sama hebat , tapi Zieya masih memiliki celah di setiap gerakan nya " Kata Wei chen dengan nada lembut nya .
" Benar sekali apa yang kakak sepupu katakan , gerakannya masih kurang sempurna , tapi dia pandai menutupi gerakan nya dengan kekuatan dari kupu-kupu ilusi miliknya " Kata Yuanheng sambil membayangkan setiap gerakan Zieya serta merasakan keberadaan kupu-kupu ilusi yang masih berada di dalam bayangan majikan nya .
" Kupu kupu ilusi ???, mana Adik sepupu , aku tidak dapat melihat nya" Tanya Wei chen sambil mencari dimana keberadaan kupu-kupu ilusi nya .
Seketika Yuanheng memukul lembut keningnya dan langsung membuat penglihatan Wei chen setajam dirinya , dengan cara menyalurkan energi spiritual nya.
" Aaah ........ iya aku baru bisa melihat nya sekarang " Kata Wei chen dengan ekspresi wajah senangnya .
Pertarungan semakin membuat para penonton penasaran . Gerakan keduanya semakin lincah . Tebasan pedang dari kanan , kiri dan dari atas Mei xuan lakukan . Namun masih bisa di tangkis pedang milik Zieya dengan gerakan ilusi hasil dari penggabungan hewan spiritual nya.
Tak berhenti di situ saja kali ini Mei xuan mengeluarkan pesona kekuatan nya bersama dengan hewan spiritualnya yang tidak lain adalah Merak pelangi . ia kini melakukan tarian cantik dan memanggil hewan spiritual untuk keluar .
Seketika Muncullah hewan spiritual di belakang Mei xuan dengan wujud manusia nya . Karena saat ini Mei xuan sudah mencapai tingkat ketujuh di Ranah tingkat dewa yang tak lain adalah batasan kekuatan yang mampu merubah hewan spiritual menjadi wujud manusianya.Namun hanya berlangsung dalam waktu lima menit saja . Berbeda dengan hewan spiritual milik Yuanheng yang bisa sesuka hati berubah menjadi wujud manusia nya . Dan inilah batasan kekuatan yang bisa merubah hewan spiritual menjadi wujud manusia nya, yang tak lain adalah para pendekar yang memiliki kekuatan di tingkat ketujuh keatas.
Pertarungan masih berlanjut kini Mei xuan mengeluarkan kekuatan hewan spiritual yang tak lain adalah pedang bulu meraknya .
Seketika beribu pedang dari bulu merak terbentuk dan langsung menuju ke tempat dimana lawannya berada.
" Wyuuus....... wyuuus....... wyuuus...." Suara pedang bulu merak milik Hewan spiritual Mei xuan.
Tapi dapat di tangkis dengan penghalang kupu-kupu ilusi milik Zieya .
Tak berhenti di situ saja, kali ini keduanya mengeluarkan kekuatan pamungkasnya , yang tak lain adalah hempasan sayap kupu-kupu ilusi dan Tebasan pisau bulu merak pelangi .
__ADS_1
Dan ...........
" Duuuuuuaaaarrrrr.............. "Suara Ledakan kedua kekuatan yang saling bertabrakan dan membuat kedua nya terhempas keluar arena petir.
Tak lama kemudian , pembawa acara muncul di tengah arena dan mengumumkan bahwa keduanya kalah dan tak ada yang memenangkan pertandingan . Karena kedua nya keluar dari arena petir .
Berlanjut ke pertandingan ke empat yang jatuh pada bintang keempat . Yang tak lain adalah Zianmi dari perguruan Yin suyang melawan Yuanzu dari perguruan Bulan merah.
" Semangat Zianmi " Teriak Wei chen sambil menampilkan seyuman manisnya .
" Pasti " Kata Zianmi sambil melangkah menuju ke arena petir dan tidak lupa membalas seyuman manis dari Wei chen .
Pertandingan dimulai . Seketika arena petir di kelilingi oleh kabut hitam dan membuat para penonton menampilkan wajah terkejut.
" Apa yang terjadi ???"
" Kenapa arena petir jadi berkabut ??"
"Tidak mungkin , apa ini kabut mimpi yang sudah lama menghilang ??"
" Kabut mimpi ???? Kekuatan macam apa itu ??"
" Kabut mimpi adalah kekuatan yang sama hal nya dengan kekuatan ilusi , Namun...... Kabut mimpi langsung menyerang ke mimpi lawannya dan langsung membuat sang lawan terluka parah , karena emosi nya sendiri "
" Jadi bisa di katakan memancing energi spiritual untuk menyerang dirinya sendiri ya "
" Ya benar sekali , Lawannya harus memiliki kekuatan yang lebih kuat untuk memecahkan kabut mimpi ini , jika tidak maka tidak ada kesempatan untuk menang"
Begitulah para penonton yang lagi berbincang mengenai pertandingan yang ke empat .
Sedangkan di dalam kabut mimpi , saat ini Zianmi menampilkan wajah waspada nya . Pandangan nya pun menjadi gelap . Ia tidak tau apa yang sebenarnya terjadii . Aura kabut mimpi semakin lama semakin membuat nya tertekan .
" Apa yang terjadi sebenarnya di sini ?? kabut apa ini ??" Guman lirih Zianmi dengan nada penasaran nya .
__ADS_1
Namun tiba-tiba , tanpa Zianmi sadari bayangan hitam memasuki pikiran nya .
Dan........
" Wyuuus.......... " suara sekelebat bayangan hitam memasuki pikiran Zianmi .
Seketika membuat Zianmi tak bisa bergerak dan langsung memejamkan kedua mata nya. Karena rasa kantuk yang tak bisa tertahankan dan Auranya semakin lama semakin melemah .
" Mulailah mimpi , aku akan setia menunggu kemenanganku datang " Kata Yuanzu dengan nada lembut nya yang mampu menggerakkan hati Zianmi yang kini sudah memasuki alam mimpi nya.
" Teruslah masuk kedalam mimpi , apakah kamu tidak mau bertemu mereka ??" Tanya Yuanzu kembali dengan ekpresi wajah seriusnya.
Karena Zianmi saat ini memimpikan seseorang yang telah lama ia rindukan dan semakin enggan untuk meninggalkan nya . Sehingga ia terus memasuki dunia mimpi nya .
Setelah setengah jam berlalu , tiba-tiba terdengar suara teriakan dari dalam kabut dan membuat Wei chen kawatir kepada temannya , yang tak lain adalah Zianmi .
" Apa yang terjadi Adik sepupu??" Tanya Wei chen dengan nada penasaran nya .
Karena ia tidak bisa menembus pertahanan milik Yuanzu. Sehingga tidak bisa melihat pertarungan yang ada di dalam kabut Mimpi.
" Zianmi sudah terjebak ke dalam kabut Mimpi , akan sangat sulit untuknya menuju kemenangan " Kata Yuanheng dengan nada sedih nya .
Dan tak lama kemudian kabut mimpi menghilang . Nampak lah Seorang wanita yang kini sudah pingsan . Membuat pembaca acara mengumumkan siapa pemenang nya .Yang tak lain adalah Yuanzu murid dari perguruan Bulan merah .
Berlanjut ke pertarungan selanjutnya yang tak lain adalah papan dengan bintang kelima . Yang menandakan pertarungan kelima akan dimulai . Murid yang memiliki papan tersebut adalah...........
Lanjut nanti bila ada waktu ya .....
Selamat membaca semoga tak mengecewakan para readers tersayang 😊😊.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen dan Vote jika kalian berkenan 😊😊.
__ADS_1
Hanfu yang dipakai oleh Wei chen .