
Suasana mencekam kini menghiasi Paviliun bara api . Para Tetua perguruan api suci berusaha untuk melindungi tubuhnya dengan aura murni . Kekuatan besar dari Ratu Li Chen Chen dan Yuanheng masih terasa begitu menyesakkan bagi para Tetua maupun beberapa murid perguruan api suci yang masih setia menyaksikan kejadian tersebut .
" Uuuuukh........ auranya begitu kuat , Siapa sebenarnya mereka " Kata Tetua keempat Zu Xiao sambil berusaha untuk mengeluarkan hawa murninya .
Dan tiba-tiba muncullah kekuatan yang bisa melindungi para tetua dan para murid perguruan api suci. Membuat mereka terkejut akan kekuatan yang melindunginya . Siapa lgi kalau bukan pemimpin perguruan yang baru saja tiba di tempat dimana para tetua berada.
" Tetua pertama , apa yang sebenarnya terjadi di sini ??" Tanya Pemimpin perguruan api suci yang baru saja keluar dari pengasingan.
" Pemimpin perguruan, kami belum tau apa yang sebenarnya terjadi di dalam Paviliun , Tapi beberapa menit yang lalu ada seorang wanita bercadar dan burung Phoenix nya telah memasuki Paviliun tanpa merusak pelindung misterius " Kata Tetua pertama Hong jue sambil menampilkan sikap hormat nya .
" Baiklah , akan aku periksa " Kata Pemimpin perguruan api suci sambil mengeluarkan kekuatan mata ungunya yang mampu melihat aktivitas seseorang yang ada di dalam Paviliun bara api.
Seketika pemimpin perguruan api suci melihat aktivitas beberapa orang yang berada di paviliun bara api . Namun tiba-tiba mata ungunya di serang oleh seseorang dengan tatapan tajam seakan mau memangsa dirinya.
" Uuuuukh ............. " Kata pemimpin perguruan api suci sambil memejamkan kedua matanya yang mengeluarkan darah segar akibat tatapan mematikan dari seseorang yang berada di dalam Paviliun bara api.
" Pemimpin perguruan ..........!!!!!! " Seru para Tetua perguruan api suci yang mengkhawatirkan keadaan pemimpin perguruan .
" Aaaah ........... tenanglah aku tidak apa-apa , tapi apakah kalian pernah menyinggung seseorang ??" Tanya Pemimpin perguruan api suci .
Karena hasil dari pengamatan nya beberapa orang yang berada di dalam Paviliun bara api adalah orang yang mempunyai Kekuatan hebat dan berada di atasnya .
" Kami tidak pernah menyinggung seseorang pemimpin perguruan" Kata Tetua pertama Hong jue dengan sikap hormat nya .
" Baiklah , aku berharap perkataan kalian benar adanya , kalau tidak maka akan terjadi kehancuran bagi perguruan api suci kita " Kata Pemimpin perguruan api suci dengan ekspresi wajah serius nya .
Membuat para Tetua perguruan api suci merasa ketakutan akan kejadian tersebut.
Dan untuk orang yang menatap tajam pemimpin perguruan api suci adalah Ratu Li Chen Chen . Dia sangat sensitif terhadap Aura kekuatan seseorang. Jadi tidak ada yang bisa bersembunyi darinya . Pergerakan sekecil apapun Ia akan segera mengetahui nya dan langsung menyerangnya kembali , tanpa memandang status orang tersebut . Karena baginya saat ini keamanan putranya yang lebih penting dan tidak dapat di ganggu oleh siapapun.
__ADS_1
"Jika kalian berani mengganggu ku lagi , akan ku ratakan seluruh perguruan api suci ini " Kata Ratu Li Chen Chen yang menggema di seluruh perguruan api suci sambil mengeluarkan tekanan terkuat nya .
Membuat para penghuni perguruan api suci merasa tertekan dengan suara Ratu Li Chen Chen. Namun tidak berlangsung lama , karena pemimpin perguruan api suci dengan cepat membuat formasi pelindung agar tidak menyakiti para murid perguruannya yang memiliki kekuatan di bawah tingkat ke delapan.
Sedangkan Yuanheng masih bermeditasi untuk berusaha mengendalikan Api hijau yang kini mulai meredakan amarahnya.
" Api hijau ini selalu bersembunyi di dalam tubuhku , Tidak pernah satu kali pun aku gunakan , Karena sifat dari Roh api ini sangatlah sensitif dan seakan-akan tidak mau di ganggu oleh siapapun , bahkan aku yang sebagai majikannya saat ini " Kata Hati Yuanheng sambil berkonsentrasi pada Api hijaunya.
...***...
Satu minggu sudah berlalu , Kini Yuanheng mulai menunjukkan perubahan nya . Api hijau yang semula memberontak kini mulai menerima keberadaan tuannya. Penggabungan Kekuatan Yuanheng dan kekuatan api hijau membuat kekuatan Jiwanya naik satu tingkat setelah melewati ujian iblis hatinya.
" Akhirnya aku menerobos lagi , kekuatan jiwa ku di tingkat ke tujuh" Kata Yuanheng sambil menyelesaikan meditasi nya dan menatap lembut wajah ibundanya yang saat ini masih berada di samping nya .
" Ibunda ..." panggil lembut Yuanheng dan dibalas dengan seyuman manis dari ibundanya.
" Selamat putraku , kekuatan jiwamu berada di tingkat ke tujuh " Kata Ratu Li Chen Chen dengan nada lembut nya.
" Baiklah saatnya kita pergi dari Paviliun ini " Kata Ratu Li Chen Chen sambil merapikan hanfu yang di gunakan oleh Yuanheng .
Karena sedikit berantakan setelah meditasi selama satu Minggu.
" Apakah kamu sudah menemukan Roh api teratai merah ???" Tanya Ratu Li Chen Chen dengan nada serius nya .
" Belum ibunda , karena kejadian ini menghambat pencarian ku " Kata Yuanheng dengan nada yang sedikit kecewa.
Membuat Ratu Li Chen Chen menampilkan senyum manis di wajah nya , karena pertama kali melihat wajah cemberut putranya.
" Sangat menggemaskan " Guman lirih Ratu Li Chen Chen di tengah seyuman nya tanpa di dengar oleh Yuanheng.
__ADS_1
Namun dengan tatapan lembut nya , Ratu Li Chen Chen tau bahwa putranya sangat mengkhawatirkan calon permaisurinya , yang tidak lain adalah Sansang .
" Bersabarlah putraku , di sini masih banyak Roh api abadi yang belum di ketahui oleh para kultivator , hanya Api kristal putih yang tau pasti di mana keberadaan Api abadi yang lainnya" Kata Ratu Li Chen Chen yang kini beralih menatap tajam Api kristal putih.
Karena Api kristal putih tidak dengan cepat memberitahu keadaan putranya .
" Iya........ Kakak Ratu kali ini aku minta maaf , karena kecerobohan ku membuat kakak hampir mati terbakar " Kata Api kristal putih yang tau akan kesalahannya.
Seketika membuat Yuanheng tersenyum manis dan mengusap lembut rambut anak laki laki tersebut ,yang merupakan wujud dari Api kristal putih.
" Tidak apa-apa , ini semua juga berkat kerja kerasmu Api kecil " Kata Yuanheng sambil mengangkat tubuh kecil Api kristal putih.
Seketika membuat Ratu Li Chen Chen mengingat tentang putrinya yang hingga ini belum diketahui keberadaannya. Karena letaknya di kedalaman laut tak terbatas bersama dengan orang kepercayaan nya.
" Bagaimana keadaan adik mu saat ini Yuan er???" Tanya Ratu Li Chen Chen dengan menampilkan wajah sedihnya.
" Pasti adik kecilku baik baik saja di sana, ibunda tenang saja , setelah urusan ku selesai aku akan mencari keberadaan adikku " Kata Yuanheng menenangkan hati Ratu Li Chen Chen.
" Itu tidak perlu Yuan er , seiring berjalannya waktu kita akan berkumpul kembali " Kata Ratu Li Chen Chen dengan seyuman manisnya .
Dan beberapa menit kemudian, ketiganya keluar dari Paviliun bara api dan langsung di sambut oleh pemimpin perguruan api suci beserta kelima Tetua nya dengan menampilkan sikap hormat nya.
Membuat Yuanheng bertanya tanya , tentang apa yang sebenarnya terjadi selama dirinya bermeditasi .
" Ibunda ....... ini......??? " Kata Yuanheng yang bingung dengan suasana saat ini .
" Tenanglah ..... , tidak apa-apa " Kata Ratu Li Chen Chen yang kini menampilkan sikap dinginnya .
Udah dulu ya lanjut besok dan selamat membaca semoga tidak mengecewakan para readers tersayang.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya 😊🙏🙏🙏
...Terimakasih...