Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
Eps104 Menghadiri pesta di kerajaan suku Api


__ADS_3

Tak terasa hari sudah menginjak sore hari , Kini Kaisar Yuanheng dan Ratu Sansang telah memasuki Kota Kerajaan Suku Api. Suasana di sana terlihat sangat ramai . Banyak para tamu undangan yang mengunjungi pasar di kota tersebut. Salah satunya adalah di paviliun Tang ni yang menjadi tempat teramai di pasar itu . Karena tempat tersebut menjual berbagai macam tanaman obat yang di cari oleh banyak orang. Namun bukan termasuk tanaman obat langka yang sangat jarang di temukan .


Sedangkan Kaisar Yuanheng dan Ratu Sansang hanya melihat suasana tersebut dari dalam keretanya . Perbincangan hangat juga termasuk aktivitas keduanya saat ini.


" Yuan terimakasih pemberianmu waktu itu sangat lucu " Kata Ratu Sansang yang mengingatkan hadiah pemberian Yuanheng sebelum melakukan penerobosan.


" Benarkah .......... , apa yang berada di dalam mutiara surgawi itu ???" Kata Kaisar Yuanheng dengan nada tanyanya.


Karena dia sendiri tidak tau isi dari benda tersebut . Hanya hati wanita yang bisa menentukan isi dari mutiara surgawi tersebut.


" Seekor kucing salju , aku penasaran dari mana kamu mendapatkan nya ???" Kata Sansang sambil melihat suasana di luar jendela karetanya.


" itu dari istana kerajaan Suku Kuno pemberian dari ibunda " Kata Yuanheng yang membuat Sansang terkejut.


" Tapi kenapa kamu memberikan nya kepadaku Yuan ???, inikan pemberian dari bibi , untuk mu" Kata Ratu Sansang yang membuat Kaisar Yuanheng tersenyum.


" Itu untuk mu , karena ibunda berpesan kepada ku untuk memberikan nya kepada calon pendamping masa depanku San er , dan wanita yang aku pilih adalah kamu " Kata Kaisar Yuanheng yang kini membelai rambut panjang Ratu Sansang.


Seketika membuat wajah Ratu Sansang merah merona , karena perkataan dari Kaisar Yuanheng.


Dan beberapa menit kemudian kereta kerajaan Suku Langit telah tiba di kerajaan Suku api . Sambutan dari tuan rumah mereka dapatkan.


Namun setelah keduanya keluar dari dalam kereta . Pandangan terkejut yang nampak . Karena Kaisar Yuanheng membawa Ratu Sansang bersama nya dan itu membuktikan bahwa keduanya sudah memiliki hubungan yang sangat erat. Berbeda dengan rumor yang beredar akhir akhir ini .


" Yang mulia Kaisar Yuanheng dan Yang mulia Ratu Sansang , selamat datang di istana Kerajaan Suku api " Kata Kaisar Xiao lian dengan nada hormat nya , walaupun di dalam hatinya banyak kalimat umpatan.


" Iya Terimakasih atas penyambutan dari Kaisar Xiao lian" Kata Kaisar Yuanheng yang menampilkan wajah dingin nya yang membuat suasana menjadi menegangkan.


Sementara Putri mahkota Kerajaan Suku api yang bernama Putri mahkota Xiao nuan , kini menampilkan ekspresi wajah marah nya. Ia merasa cemburu dengan kedekatan Kaisar Yuanheng dan Ratu Sansang. Yang membuat pikirannya muncul rencana jahat untuk mencelakai Ratu Sansang.


" Yang mulia Kaisar Yuanheng adalah milik ku , selain aku tidak ada yang boleh memiliki nya " Kata Putri mahkota Xiao nuan.


Dengan menampilkan senyum di sudut bibirnya . Ia memerintah beberapa pelayan untuk menjalankan rencananya.

__ADS_1


" Aku tidak akan melepaskanmu........! " Guman lirih Putri mahkota Xiao nuan yang diam diam menatap tajam ke tempat dimana Ratu Sansang berada.


...**...


Satu jam sudah berlalu , Kini pesta ulang tahun Kaisar Xiao lian sudah resmi di mulai . Berbagai hadiah dari para tamu sudah diberikan kepada Kaisar Xiao lian . Ekspresi bahagia muncul di wajah para tamu undangan . Entah itu tulus atau tidak nya hanya mereka sendiri yang tau. Karena saat ini para tamu undangan hanya ingin mengambil hati Kaisar baru Kerajaan Suku Langit yang nampak bijaksana daripada Kaisar sebelum nya.


Dan tidak ketinggalan pula dengan para putri mahkota yang berusaha untuk menunjukkan kecantikannya di hadapan Kaisar Yuanheng tanpa mempedulikan Ratu Sansang yang saat ini berada di samping nya.


" Apakah kamu benar benar tidak tertarik dengan kecantikan mereka ???" tanya Ratu Sansang yang ingin memastikan kembali ketulusan hati calon suami nya.


" Aku sama sekali tidak tertarik dengan kecantikan mereka , hanya kecantikan mu yang dapat membuat hati ku menetap pada satu pilihan" Kata Kaisar Yuanheng yang membuat Ratu Sansang memalingkan wajah merah nya.


" Baiklah , jangan terus menggoda ku " Kata Ratu Sansang dengan nada lembut nya.


" Aku sama sekali tidak menggoda mu, ini adalah kata dari lubuk hatiku yang terdalam " Kata Kaisar Yuanheng dengan nada serius nya.


Membuat Ratu Sansang menatap lekat kedua mata pemuda tersebut , yang dalam beberapa bulan kedepan akan menjadi suami nya .


" Ya San er , kamu adalah masa depan ku dan aku tidak akan membiarkanmu berkorban lagi untuk ku " Kata Kaisar Yuanheng dengan nada lembut nya.


Sementara acara pesta masih berlanjut , alunan musik tradisional masih terdengar. Menghiasi perbincangan kedua insan yang masih di mabuk cinta. Membuat beberapa Putri mahkota merasa iri saat melihat kebahagiaan kedua nya.


" Apakah kita sama sekali tidak memiliki kesempatan???? seperti nya hubungan Yang mulia Kaisar Yuanheng dan Yang mulia Ratu Sansang sangatlah erat , berbeda dengan rumor yang beredar "


" Iya , seperti nya kita tidak mempunyai kesempatan untuk menjadi Salah satu Selir nya"


Kata Para putri mahkota yang menampilkan ekspresi wajah sedihnya.


Namun berbeda dengan Putri mahkota Xiao nuan yang sudah memulai rencananya dengan bantuan para pelayan nya yang melayani para tamu undangan di kerajaan suku api.


" Sekarang jalankan rencananya " Kata Putri mahkota Xiao nuan kepada para pelayannya.


" Baik, Yang mulia Putri Mahkota " Kata Salah satu pelayan nya yang kini berjalan ke arah Ratu Sansang dengan membawa nampan berisi berbagai makanan.

__ADS_1


Setelah beberapa detik berjalan pelayanan tersebut dengan sengaja membuat dirinya terjatuh ketika berada tepat di dekat Ratu Sansang.


" Prang ..........." Suara nampan berserta isinya terjatuh di saat pelayan wanita itu terjatuh.


Sehingga membuat Suasana sunyi seketika. Pandangan para tamu undangan menatap ke arahnya pelayan tersebut.


" Budak rendahan , bagaimana cara mu bekerja ???" Kata Kaisar Xiao lian di saat melihat kejadian tersebut.


" Maaf......... maafkan saya , saya...... saya tidak sengaja ...... maaf kan saya Yang mulia Kaisar ......, maafkan saya.......Yang mulia Ratu" Kata Pelayan yang memiliki nama Nan bu sambil bersujud meminta pengampunan kepada Ratu Sansang . Karena sudah membuat hanfu milik nya kotor, akibat dari ulah nya.


Sementara Ratu Sansang masih mencoba untuk membersihkan hanfu milik nya dan tidak memperdulikan apa yang terjadi di sekitarnya .


Dan untuk Kaisar Xiao lian menampilkan wajah marah nya ketika acara pesta ulang tahun nya terganggu oleh kejadian tersebut.


" Prajurit......." Panggil Kaisar Xiao lian dengan nada tinggi nya.


Seketika membuat ketiga prajurit memasuki aula istana untuk memenuhi panggilan Sang kaisar.


" Ya Yang mulia , ada perintah apa ??" kata Salah satu prajurit dengan nada hormat nya.


" Tangkap pelayan ini dan pukul dua puluh kali" Kata Kaisar Xiao lian yang membuat Nan bu ketakutan.


Namun tiba-tiba suara lembut menghentikan kemarahan Kaisar Xiao lian.


" Yang mulia Kaisar, jangan di perpanjang lagi masalah ini , saya tidak apa-apa , hanya hanfu saya yang kotor " Kata Ratu Sansang menengahi masalah tersebut.


" Tapi ........ , budak ini bekerja tidak benar , aku sebagai tuan rumah harus bertanggung jawab , pelayan antar Yang mulia Ratu untuk mengganti hanfu yang kotor ini dengan hanfu yang baru" Kata Kaisar Xiao lian yang memanggil pelayan lainnya, yang ternyata pelayan pribadi milik Putri mahkota Xiao nuan.


" Baiklah Yang mulia Kaisar Xiao lian, saya sangat berterimakasih atas kebaikan Yang mulia Kaisar" Kata Ratu Sansang sambil menampilkan sikap hormat nya dan berlalu bersama dengan pelayan yang di tugaskan untuk mengantar nya berganti hanfu yang bersih .


Udah dulu ya maaf sebelumnya gak bisa Update . Author lagi jahit baju putih buat di pakai sabtu besok , Maaf ya............ dan selamat membaca semoga tidak mengecewakan para readers tersayang.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya

__ADS_1


__ADS_2