Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
Eps 47 Kegelisahan Yuanheng


__ADS_3

Malam masih panjang , Kini Yuanheng baru keluar dari ruang dimensinya . Melihat di sekitar kamar penginapan . Mencari seseorang yang ia kenal . Namun tidak ada hasilnya . Membuat hatinya sangat gelisah akan keadaan nya . Siapa lagi kalau bukan Kakak sepupu yang tidak bisa ia hubungi melalui telepati nya dan tidak tahu keberadaannya saat ini .


"Ada dimana sebenarnya Kakak sepupu ??, Kenapa belum mencari ku di penginapan?? " Kata Yuanheng yang mulai mengkhawatirkan Wei chen Kakak sepupu nya dan langsung melompat ke atas atap penginapan untuk mencari keberadaannya .


Setelah setengah jam mengamati keadaan di kota kerajaan suku es , Akhirnya Yuanheng menemukan lokasi keberadaan Wei chen . Dia segera melesat pergi untuk menjemput kakak sepupu nya .


Sedangkan Wei chen saat ini pergi menuju ke pasar kota tempat nya berpisah dengan Yuanheng adik sepupu nya. Karena lokasi tempat penginapan ada di sekitar pasar kota.


"Aaah....... sudah malam , tapi aku belum menemukan tempat adik sepupu menginap " Kata Wei chen dengan ekspresi wajah bingung nya setelah berada di pasar kota.


Dan tiba tiba ia di kejutkan oleh sekelompok prajurit yang menghalangi jalannya . Entah siapa yang telah menargetkan dirinya saat ini .


" Nona tolong ikut kami , Tuan kamu mau bertemu dengan nona" Kata Salah satu prajurit dengan pakaian yang bukan dari prajurit kerajaan suku es , membuat Wei chen mengerutkan keningnya.


" Siapa Kalian ?? " Tanya Wei chen sambil menampilkan sikap santainya .


" Jangan banyak tanya , ikut kami sekarang juga" Bentak prajurit tadi dengan nada tinggi nya.


Namun sama sekali tidak membuat Wei chen ketakutan . Malah menampilkan senyum jahat nya . Memikirkan sesuatu yang membuat nya bergairah untuk membunuh para prajurit yang telah berani menghalangi jalannya.


" Kalau aku tidak mau bagaimana ???" Kata Wei chen yang semakin membuat para prajurit tidak sabar untuk menangkap nya .


" Kami akan memaksa Nona , tangkap dia " Kata salah satu prajurit dan memerintahkan temannya untuk menangkap Wei chen .


Seketika kelima prajurit itu mengelilingi Wei chen . Sementara Wei chen dengan sikap tenang nya mengeluarkan jarum angin dan tanpa suara ia langsung mengarahkannya ke para prajurit yang telah mengelilingi nya . Dan..........


" Wyuus.......... " Suara kelima jarum angin yang menuju ke arah para prajurit.


Hanya dalam beberapa detik saja kelima prajurit itu sudah tergeletak tak bernyawa tanpa mengeluarkan suara sedikitpun , membuat seseorang yang berada di kegelapan malam tersenyum manis saat melihat aksi Wei chen melawan kelima prajurit yang menghalangi jalannya.


Dan tiba tiba terdengar suara panggilan yang membuat Wei chen melihat ke arah asal suara.

__ADS_1


" Kakak sepupu ......" Panggil Yuanheng yang baru sampai di tempat Wei chen .


" Akhirnya ........ datang juga , bagaimana keadaan Sansang , adik sepupu ??" Tanya Wei chen dengan nada Khawatir nya .


" Keadaannya tidak baik , kita harus secepatnya menyelesaikan misi kita dan menolong Sansang "Kata Yuanheng dengan nada sedihnya.


" Emang nya apa yang terjadi pada Sansang ??" Tanya Wei chen dengan ekspresi wajah yang penuh tanya.


" Jangan disini , kita kembali ke penginapan dulu , nanti di sana aku jelaskan Kakak sepupu" Kata Yuanheng yang baru menyadari seseorang mengawasi pergerakan mereka.


" Baiklah , kita juga tidak aman kalau berlama-lama di sini " Kata Wei chen sambil melihat kelima prajurit yang tergeletak mengelilingi nya dan langsung melesat pergi mengikuti kemana arah Yuanheng pergi.


Sementara dengan orang misterius itu , kini menampakkan dirinya dan mendekati kelima mayat prajurit . Ntah apa yang ia lakukan . Tapi dalam sekejap mata kelima mayat prajurit itu lenyap bagaikan debu .


" Kalian telah berani membentak wanita ku , mayat pun harus di musnahkan " Kata orang misterius itu yang ternyata pemuda tampan yang sebelumnya makan malam dengan Wei chen.


...***...


" Adik sepupu , para penduduk di sini sangat aneh " Kata Wei chen dengan ekspresi wajah jengkel nya .


" Ya Kakak sepupu , benar apa yang di katakan Master tua bukit penentuan bahwa mereka tidak mau bersahabat dengan orang luar " Kata Yuanheng sambil menikmati makanan nya .


" Lalu apa yang harus kita lakukan selanjutnya ?? , waktu kita hanya sedikit " Tanya Wei chen dengan nada yang tidak bersemangat.


" Kakak sepupu tenang saja , nanti sore akan ada acara pelanggan di kota ini dan di acara itu akan ada seseorang yang membantu kita " Kata Yuanheng yang membuat wajah Wei chen berubah seketika .


Karena adanya harapan untuk menemukan lokasi keberadaan Menara bintang yang Mereka cari


" Jadi habiskan makanannya dan jangan bersedih lagi " Kata Yuanheng yang sebenarnya lebih sedih daripada Kakak sepupu nya.


" Baiklah ....... , tapi kamu tahu dari mana nanti sore ada pelelangan adik sepupu ??" tanya Wei chen dengan nada penasaran nya.

__ADS_1


" Tadi......... di papan pengumuman " Kata Yuanheng yang mencari alasan supaya tidak ketahuan jika dirinya salah satu pemimpin muda di pasar hantu setelah ibundanya.


" Ooooh , tapi....... " Kata Wei chen yang terputus akibat dari ulah Yuanheng yang tiba-tiba menyuapi nya .


" Adik......... " Kata Wei chen dengan kondisi mulutnya yang terisi penuh.


Dan langsung memukul lembut Adik sepupu nya.


...***...


Tak terasa hari sudah memasuki sore hari . Kini Yuanheng dan Wei chen sudah siap dengan hanfu samaran . Mereka akan menuju ke paviliun Hantu utara yang akan menjadi tempat pelelangan hari ini. Bahkan banyak para pengunjung yang akan datang ke paviliun tersebut . Karena para tamu istana kerajaan suku es belum ada yang kembali pulang ke kerajaannya. Karena menunggu acara pelelangan di kota kerajaan suku es.


" Tuan tolong tunjukkan identitas kalian " Kata Kedua penjaga paviliun Hantu utara kepada Yuanheng dan Wei chen.


" Ini paman " Kata Yuanheng sambil memberikan Batu giok merah yang berbeda dari pengunjung lainnya.


" Ini........... , mari ikuti saya Tuan , Nona " Kata salah satu penjaga paviliun Hantu utara dan membuat para pengunjung lainnya mempertanyakan identitas keduanya .


Termasuk juga dengan Pemuda misteri yang selalu mengikuti kemana Wei chen pergi.


" Siapa sebenarnya pemuda itu ?? , kenapa Aura nya begitu kuat daripada tingkat nya ??" Guman lirih Pemuda tampan misterius itu dan langsung memanggil pengawal bayangan nya untuk menyelidiki identitas asli milik Yuanheng dan juga Wei chen .


Sedangkan para putra mahkota dan para pangeran juga mengikuti pelelangan di paviliun Hantu utara bersama dengan putri mahkota kerajaan suku es yang kini menjadi pusat perhatian seluruh pengunjung setelah Yuanheng dan Wei chen memasuki paviliun Hantu utara .


" Di pelelangan hari ini akan ada item langka yang akan di perebutkan " Kata Putra mahkota Duan Ye kerajaan suku air sambil melangkah memasuki paviliun Hantu utara .


" Benar Kakak pertama , aku jadi tidak sabar ingin melihat item apa yang bisa membuat banyak para kultivator berkumpul di paviliun kota kerajaan suku es ini " Kata Pangeran Duan ze kerajaan suku air yang juga mengikuti kakak pertama nya .


" Ya aku juga tidak sabar menantikan nya Adik kedua " Kata Putra mahkota Duan Ye sambil menampilkan seyuman nya .


Udah dulu ya lanjut besok dan selamat membaca , semoga tidak mengecewakan para readers tersayang .

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya 😊😊😊


__ADS_2