Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
Eps96 Berakhir kematian


__ADS_3

Malam seakan masih panjang . Banyak Para Kultivator pengembara yang menyaksikan pertarungan di antara kedua Kultivator yang memiliki kekuatan yang sama hebat. Pertarungan yang sangat menegangkan bagi mereka yang melihat kejadian tersebut. Pertarungan yang menentukan masa depan Negeri Zianzu. Bahkan ada yang mengaitkan dengan ramalan bintang, ada juga yang menyebut Yuanheng adalah utusan dari Dewa untuk menyelamatkan Negeri Zianzu dari ketidakadilan . Dan masih banyak orang yang mengaitkan nya pada hal-hal baik lainnya. Karena kisah kelam di Negeri Zianzu lambat laun tersebar di seluruh Benua . Seperti hal nya kemiskinan, ritual pengorbanan , Penjualan budak dan masih banyak lagi hal yang menjadi ketakutan para penduduk Kota kerajaan di Negeri Zianzu ini.


Sedangkan di Negeri lainnya , hanya merasakan Aura pertarungan yang begitu kuat . Langit merah di tengah malam , sebagai tanda ketakutan para penduduk kota . Ramalan ramalan yang tidak menentu bermunculan. Para master yang telah lama hidup juga memberikan prediksi nya.


" Kekuatan yang murni akan menjadi pemenangnya " Kata Master yang masih menyembunyikan diri di suatu tempat.


" Kesengsaraan akan segera berakhir , Yang mulia Kaisar Ye yan berusaha lah , maafkan bawahanmu ini yang tidak bisa membantu " Kata Master tua bukit penentuan yang keberadaannya masih tersembunyi.


Dan masih banyak lagi perkataan para Master lainnya di suatu tempat yang belum di ketahui oleh siapapun . Karena mereka tidak di perbolehkan ikut campur dalam urusan pertarungan yang menentukan masa depan Negeri Zianzu yang sudah diramalkan.


Sementara pertarungan sengit di antara Yuanheng dan Kaisar Ye zi belum ada titik terang. Keduanya kini mulai nampak kelelahan . Namun masih bisa bertahan dan melanjutkan pertarungannya. Karena mereka ingin mencapai tujuan yang sudah mereka inginkan .


" Menyerahlah Kakak , akulah pemenang nya " Kata Kaisar Ye zi dengan sangat percaya diri , membuat Yuanheng menampilkan senyum di wajah lelahnya.


" Akhir pertarungan masih belum di tentukan Adik " Kata Yuanheng sambil menebaskan pedang permata Naga merahnya , begitu juga dengan Kaisar Ye zi yang menggunakan pedang sisik naga hitam milik nya .


Sehingga membuat getaran hebat , terasa sampai ke seluruh Negeri Zianzu. Gerakan keduanya juga tidak mudah untuk di prediksi. Kilatan kilatan cahaya bagaikan bintang jatuh. Aura di sekitar pertarungan membuat para penonton merasa semakin tertekan. Karena di setiap tebasan mengandung Kekuatan kedua Naga legendaris yang ada di Kota Kerajaan Suku Langit.


Hingga tiga jam berlalu sampai mentari pagi mulai menampakkan sinarnya. Serangan terakhir keduanya di keluar kan . Tebasan kedua pedang yang penuh dengan kekuatan Naga legendaris mulai bergerak dan saling berlawanan . Mengandung Aura yang mematikan. Sehingga para penonton membuat pelindung di sekitar nya.


Dan ........


" Sreeet........... sreeet............ sreeet........" Suara tebasan kedua pedang yang membuat keduanya terjatuh dari ketinggian Langit.


Sementara Ratu Li Chen Chen dengan nada tinggi nya memanggil nama putranya di saat melihat putranya terjatuh setelah kedua serangan itu berakhir. Dan sang Ratu bergegas pergi menuju ke tempat dimana Yuanheng terjatuh.


" Yuan er............................." Kata Ratu Li Chen Chen yang membuat Kaisar Fu heng muncul di Kota Kerajaan Suku langit dan melihat suasana kacau di hadapan nya .


Karena keadaan seluruh kota kerajaan suku Langit telah rata dengan tanah. Akibat dari pertarungan Yuanheng dan Kaisar Ye zi.


" Istriku.........." Kata Kaisar Fu heng yang kini menghilangkan dan muncul kembali di samping Ratu Li Chen Chen dan Yuanheng.


Dengan wajah sedihnya Ratu Li Chen Chen menatap tubuh putranya . Sangat kusut dan pucat. Ia tidak menyangka putranya akan berakhir seperti ini. Membuat pecah tangisan Ratu Li Chen Chen.

__ADS_1


" Yuan er.......... " Kata Ratu Li Chen Chen yang membuat hati Kaisar Fu heng sangat perih.


" Tenanglah...... Istriku " Kata Kaisar Fu heng sambil melihat kondisi putranya.


Di saat melihat kesedihan kedua Tuannya , para pengawal bayangan menundukkan kepalanya. Mereka tidak rela akan kehilangan salah satu Tuan yang sangat baik kepada mereka.


Namun di saat semuanya bersedih , gerakan salah satu tangan Yuanheng membuat Ratu Li Chen Chen dan Kaisar Fu heng sangat terkejut. Karena di saat Ratu Li chen chen memeriksa Yuanheng , Yuanheng sudah tidak bernafas.


" Ibunda ........ ayahanda............. Yuan er tidak apa apa " kata Yuanheng dengan nada yang lemahnya .


Karena seluruh kekuatan nya telah ia gunakan untuk melawan Kaisar Ye zi yang saat ini sudah kehilangan nyawanya tanpa adanya mayat yang tersisa , atau bisa di katakan hancur di saat terkena tebasan pedang milik Yuanheng.


" Syukurlah............ Yuan er kita selamat Suamiku " Kata Ratu Li Chen Chen dengan tangis bahagia nya di bawah pelukan Kaisar Fu heng.


Bersamaan dengan datangnya Sansang yang saat ini melihat kondisi tubuh Yuanheng.


" Maafkan aku yang datang terlambat " Kata Sansang yang merasakan sakit ketika mengetahui kondisi tubuh Yuanheng.


...****...


Satu Minggu sudah berlalu, kini Yuanheng masih dalam masa pemulihan. Disaat yang bersamaan gejolak muncul di lautan Spiritual nya . Ia merasa tak nyaman di seluruh tubuh nya. Rasa ingin meledak di seluruh urat nadinya. Dan tanpa sengaja kondisi tersebut di ketahui oleh Sansang yang akan melihat Kondisi nya.


Dengan wajah yang panik , Sansang berlari mendekati Yuanheng dan segera melihat pergerakan kekuatan didalam tubuh nya . Yang nampak kacau tidak seperti biasanya.


" Uuuuuhhhkkkkkk............ " Kata Yuanheng yang merasakan gejolak di dalam tubuh nya.


" Yuan...... bertahanlah " Kata Sansang yang segera memapah tubuh Yuanheng menuju ke suatu tempat tersembunyi di istana Kerajaan Suku es.


Karena semenjak pingsan Yuanheng dan keluarganya singgah ke Kota Kerajaan Suku es atas permintaan Sansang sendiri .


Dan beberapa menit kemudian keduanya sampai di sebuah gua es bawah tanah yang di selimuti oleh Aura murni . Kini Sansang memapah Yuanheng masuk ke dalam gua tersebut dan menuju ke sebuah kolam yang mengeluarkan air panas di dalam nya.


" Berendam lah ....... air kolam ini akan membantu mu "Kata Sansang dengan nada lembut nya .

__ADS_1


" Iya , terimakasih San er " Kata Yuanheng yang kini bergegas untuk masuk ke dalam kolam tersebut.


Dan segera bersikap lotus untuk menstabilkan kekuatan yang ada didalam tubuhnya. Hingga beberapa menit kemudian ia mulai merasakan kesejukan mengalir ke seluruh tubuhnya . Namun ia saat ini masih harus melewati peningkatan kekuatan jiwa ke sembilan dengan kondisi tubuh yang belum pulih sepenuhnya .


" Apakah nanti aku akan mengalami kegagalan ??? " Guman lirih Yuanheng yang saat ini masih dalam posisi lotus nya.


Karena Yuanheng masih bimbang dengan kenaikan tingkat jiwa nya yang kemungkinan besar sangat membahayakan bagi jiwanya. Namun ia tidak dapat menolak nya. Karena kenaikan tingkat jiwa kesembilan sudah lama ia tunggu.


" Yuan ..... aku akan membantu mu " Kata Sansang yang ikut memasuki kolam air panas dan bersikap lotus serta menyalurkan kekuatan nya untuk melindungi jiwa milik Yuanheng.


Namun Yuanheng tidak mengizinkan Sansang untuk membantunya. Karena akan sangat berbahaya bila Sansang ada di dekat nya ketika ia dalam keadaan yang tidak stabil.


" Aku mohon .......... izinkan aku untuk membantu mu di saat seperti ini " Kata Sansang yang memohon kepada Yuanheng.


" Percayalah padaku , aku akan baik baik saja" Kata Yuanheng dengan nada lembut nya .


" Tapi..........." Kata Sansang yang tiba-tiba terdiam karena terkejut dengan sebuah kecupan lembut dari bibir Yuanheng yang mendarat di dahinya.


" Tenanglah.......... percayalah kepadaku dan ini untuk mu " Kata Yuanheng sambil memberikan sesuatu kepada Sansang .


" Ini........ " Kata Sansang yang melihat benda putih seperti mutiara .


" Tunggulah beberapa Minggu lagi , akan ada kejutan untuk mu " Kata Yuanheng yang membuat Sansang tersenyum bahagia .


" Terimakasih" Kata Sansang sambil menampilkan wajah merah nya.


" Ya sama sama San er, jadi tunggulah di luar aku akan berusaha untuk keberhasilan ku dan secepat untuk melamar mu " Kata Yuanheng yang membuat Sansang beranjak pergi meninggalkan Yuanheng sendiri berada di Gua es milik nya.


Udah dulu ya lanjut besok dan selamat membaca semoga tidak mengecewakan para readers tersayang.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya 😊😊😊.


...Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2