
Hari sudah terlihat memasuki sore hari . Kini Yuanheng dan kedua rekannya akan melanjutkan perjalanan nya . Namun suara seorang penjaga toko menghentikan langkahnya . Membuat Yuanheng mengalihkan pandangannya .
" Pergilah kakek tua , kami sudah mau tutup" kata Penjaga toko kepada seseorang kakek kakek tua dengan nada tegas nya .
Karena sudah tiga hari tiga malam kakek tua itu berada di depan tokonya untuk meminta sedikit makanan kepada si penjaga toko.
" Aku tidak mau pergi , aku sedang menunggu cucuku menjemput ku " Seru kakek tua dengan ekspresi sedih di wajahnya membuat Yuanheng semakin yakin dengan tebakannya.
" Kakek Kaisar ............" Seru Yuanheng dan membuat Wei chen menghentikan langkahnya.
" Adik mana mungkin kakek Kaisar ada di sini ??" Kata Wei chen namun sama sekali tidak di hiraukan oleh Yuanheng membuat Wei Chen melangkahkan mendekati adik sepupunya yang kini sedang melangkah menuju tempat di mana kakek tua itu berada.
Seketika Yuanheng menunjukkan ekspresi terkejutnya . Saat melihat keadaan seseorang yang ternyata kakek Kaisar nya yang di kabarkan hilang entah kemana dan sampai saat ini tidak ada yang bisa menemukan nya.
" Ternyata Kakek Kaisar ada disini " Guman lirih Yuanheng dengan nada bergetar nya.
Dan dilihatnya dari atas sampai bawah keadaan kakeknya saat ini. Yuanheng tidak mengerti apa yang telah di lalui oleh Kakeknya. Membuat hatinya teriris perih melihat keadaan Seseorang yang sangat ia sayangi setelah kedua orangtuanya.
" Kakek Kaisar , ini Yuan er " Kata Yuanheng sambil memeluknya .
" Yuan er apakah benar itu kamu ??? " Seru seseorang yang ternyata memang benar Kaisar tua Chen yang kini kedua matanya buta.
" Kenapa kakek jadi seperti ini?, apa yang sebenarnya terjadi kepada Kakek Kaisar??" Tanya Yuanheng dengan nada sedihnya.
Karena banyaknya luka di tubuh Kaisar tua Chen yang membuat Yuanheng sedih .
" Cerita nya panjang Yuan er , maaf telah membuat mu malu saat ini karena penampilan Kakek mu ini " Kata Kaisar tua Chen dengan nada sedihnya.
" Tidak Kakek Kaisar , Yuan er sama sekali tidak malu , Yuan er malah sangat senang bisa bertemu dengan Kakek Kaisar kembali " Kata Yuanheng sambil berusaha memapah Kakeknya dan di bantu oleh Wei chen .
" Kakek ini Wei er , gadis nakal nya kakek Kaisar" Kata Wei chen dengan deraian air matanya dan tidak menyangka Dia akan bertemu dengan Kakek nya dalam kondisi yang sangat memprihatikan.
" Cucu cucu kakek sudah besar dan hebat ya , sudah jangan menangis lagi , Kakek Kaisar kuat jadi bisa bertahan sampai hari ini , sudah hentikan tangisan kalian " Kata Kaisar tua Chen dengan seyuman bahagia nya bisa bertemu dengan kedua cucu cucu nya setelah lama berpisah karena kejadian yang membuat nya pergi sejauh ini.
Kini rencana untuk melanjutkan perjalanan tertunda kembali . Yuanheng dan kedua rekannya memilih untuk menginap selama satu malam di Kota kerajaan suku petir. Mencari sebuah rumah yang di sewakan untuk tempat tinggal sementara Kakeknya dengan beberapa pengawal rahasia nya yang akan menjaganya selama ia menjalankan misinya . Dan tidak lupa ia juga segera memesan pil obat kepada pemimpin pasar hantu untuk pengobatan kedua mata kakeknya yang buta karena racun langka.
__ADS_1
" Apa Kakek Kaisar tidak mau bercerita kepada Yuan er dan kakak sepupu tentang apa yang sebaiknya terjadi selama Kakek menghilang ??" Tanya Yuanheng kepada Kaisar tua Chen .
Namun Kaisar tua Chen langsung mengalihkan pembicaraan nya di saat ia merasakan Aura milik seseorang di samping Yuanheng.
" Yuan er milik siapa Aura asing di samping mu ini ??" Tanya Kaisar tua Chen yang masih peka terhadap Aura milik seseorang .
" Oooh........... ini teman Yuan er dan kakak sepupu Kakek Kaisar " Kata Yuanheng yang memperkenalkan Sansang kepada kakeknya.
" Paman , nama saya Sansang " Lanjut Sansang yang memperkenalkan diri nya sendiri .
" Ha .... ha ...... ha ...... panggil aku kakek Kaisar seperti mereka berdua nak " Kata Kaisar tua Chen dengan tawa di wajah tuanya.
" Iya Kakek Kaisar " Panggil Sansang dengan senyuman manis di wajah cantik nya dan seketika merasa nyaman dengan suasana saat ini .
Dan beberapa menit kemudian sampailah mereka di tempat tujuan .
"Nah.....kita sudah sampai , mari masuk Kakek Kaisar " Kata Yuanheng yang sudah menemukan sebuah rumah yang di sewakan melalui pengawal rahasia nya .
" Tuan .......lama tidak bertemu , Tuan yang sekarang semakin kuat dan sudah melebihi kami " Kata Salah satu pengawal rahasia nya .
" Ini sudah tugas hamba sebagai bawahan Yang mulia putra mahkota " Kata pengawal rahasia yang bernama wu dong .
Pengawal yang hanya di khususkan kepada putra mahkota kerajaan Atas angin . Pemberian dari Kaisar Fu heng kepada putranya di saat Dia berusia lima tahun.
Kini Yuanheng dan kedua rekannya mengantarkan Kaisar tua Chen ke salah satu kamar yang berada di kediaman barunya . Setelah beberapa detik berjalan , mereka sampai disebuah kamar yang memiliki suasana tenang dan nyaman. Sehingga dapat membantu pemulihan Kaisar tua Chen.
" Kakek Kaisar , Yuan er bantu bersih-bersih ya " Kata Yuanheng dengan nada lembut nya.
" Ya Yuan er " Jawab Kaisar tua Chen dengan nada lembut nya .
Sedangkan Wei chen dan Sansang pergi menuju ke kamar nya untuk membersihkan tubuhnya sebelum malam tiba.
" Kakek Kaisar , apa yang sebenarnya terjadi ??" Tanya Yuanheng di sela aktivitas nya.
" Kakek juga belum tau pasti , siapa sebenarnya yang ingin membunuh Kakek mu ini , Setelah ledakan besar itu , hanya sekelompok bayangan hitam yang Kakek lihat " Kata Kaisar tua Chen sambil menahan sakit ketika Yuanheng melepaskan hanfu yang menempel di luka tubuh kakeknya.
__ADS_1
" Tapi kenapa Kakek Kaisar tidak langsung kembali ke kerajaan Chen lu saat itu ??" Tanya Yuanheng dengan nada menyelidik.
" Jalan menuju kesana sudah rusak total akibat ledakan itu Yuan er dan situasi saat itu mendesak Kakek Kaisar untuk segera pergi , namun di tengah perjalanan ada seseorang yang menyerang Kakek Kaisar secara diam diam dengan menggunakan jarum beracun sehingga dalam waktu dua bulan kedua mata kakek buta , karena kekuatan kakek sudah tidak mampu menekan penyebaran racun dan hanya bisa menjalani kebutaan sepanjang hari " Kata Kaisar tua Chen dengan nada pasrahnya.
" Trus bagaimana Kakek Kaisar bisa sampai di kerajaan suku petir ini dan kenapa pil obat pemberian ibunda tidak Kakek bawa di waktu pengasingan diri ???" Tanya Yuanheng kembali.
" Ha..... ha....... ha ...... , Kakek Kaisar hanya melangkah mengikuti arah angin berhembus , karena saat ini Kakek masih menyamar sebagai pengemis dan untuk pil obat seperti nya Kakek melupakan nya " Kata Kaisar tua Chen dengan nada bercanda nya .
Karena tidak mau membuat cucunya khawatir dan juga tidak semua kebenaran ia ceritakan kepada Yuanheng .
" Aaah ...... Kakek ini ??" Kata Yuanheng sambil mengobati luka di tubuh Kaisar tua Chen dan menyadari sebagian dari Meridian Kakeknya terluka parah .
...***...
Malam semakin larut , Saat ini Yuanheng sudah berada didalam kamarnya bersama dengan pengawal rahasia nya yang selama ini telah mengikuti langkahnya. Namun tidak di perbolehkan ikut campur dalam urusan keseharian Yuanheng .
" Wu dong perketat penjagaan di sekitar kediaman dan jangan sampai menarik perhatian para penduduk , dalam beberapa bulan ini Kakek Kaisar aku serahkan kepada Kalian dan jangan sampai ada orang luar yang tau bahwa Kakek Kaisar sudah di temukan " Kata Yuanheng dengan nada tegas nya .
" aku menduga ada orang dalam yang terlibat dalam masalah ini " Kata Yuanheng lagi .
" Tapi bagaimana dengan Tuan ??" tanya Wu dong dengan nada Khawatir nya .
" Jangan khawatir aku bisa menjaga diriku sendiri " Kata Yuanheng sambil meletakkan kuasnya .
" Dan suruh salah satu anak buahmu untuk mengirimkan surat ini kepada Yang mulia Ratu , tapi jangan sampai kau sentuh segel yang ada di surat itu "Kata Yuanheng memperingati .
Karena segel yang ada di surat tersebut hanya bisa di buka langsung oleh tangan Ratu Li Chen Chen dan apabila orang lain yang membukanya akan hangus terbakar api abadi. Jadi kebocoran informasi tidak akan terjadi . Cara ini hanya Yuanheng yang bisa .
" Baik Tuan " Kata Wu dong sambil melesat pergi meninggalkan tuannya untuk beristirahat .
" Yuan er tahu , kakek Kaisar belum mau menceritakan semuanya dan berusaha untuk menyembunyikan dariku " Guman lirih Yuanheng sambil merebahkan tubuhnya .
Udah dulu ya
Lanjut besok dan selamat membaca, semoga tidak mengecewakan para readers tersayang .
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya .....