
Sambutan meriah Kaisar Yuanheng dapatkan ketika memasuki Kota kerajaan Suku Air . Mereka sangat senang dengan kedatangannya. Bahkan kereta khusus dari istana kerajaan juga sudah menunggu nya . Mereka tidak akan membiarkan Kaisar Yuanheng berjalan mengelilingi kota kerajaan Suku Air. Walaupun Kaisar Yuanheng sendiri nyaman dengan berjalan kaki . Karena Santai adalah salah satu ciri khas nya. Untuk melihat secara langsung kemajuan di Kota kerajaan Suku Air.
" Kenapa kalian menjemput ku di sini ???, aku hanya ingin berjalan mengelilingi kota kerajaan kalian " Kata Kaisar Yuanheng dengan nada santainya.
" Ini ........... tidak pantas untuk Yang mulia Kaisar , saya mohon untuk naik ke dalam kereta " Kata Jendral yang bertugas untuk menjemput Kaisar Yuanheng dengan hormat kesatriaannya.
" Aaaah....... baiklah baiklah , kalian bangunlah" Kata Kaisar Yuanheng yang menaiki kereta yang telah di persiapkan untuk nya.
Kini Kaisar Yuanheng melihat suasana kota kerajaan Suku Air dari balik tirai keretanya. Banyak nya para penduduk kota kerajaan yang menyambut kedatangan nya . Ada pula yang masih bersujud ketika kereta yang di naikinya melewati mereka. Namun dengan cepat pengawal pribadi Kaisar Yuanheng menghentikan mereka. Karena Dia tidak sama dengan Kaisar langit sebelum nya.
" Aaaah ........ kenapa beberapa dari mereka masih sangat takut kepadaku , Apakah aku ini kejam ??" Kata Hati Kaisar Yuanheng yang mendapatkan Jawaban dari Fei feng Naga merah.
" Iya , sangat kejam , sehingga aku di lupakan setelah datangnya bidadari "Kata Fei feng Naga merah yang membuat Kaisar Yuanheng tersenyum manis di wajah tampannya.
" Kamu........ marah , Baiklah aku akan menemanimu sekarang sambil menunggu kereta sampai ke istana " Kata Kaisar Yuanheng yang kini jiwanya memasuki ruang dimensi nya .
Untuk bertemu dengan para hewan Spiritual nya dan berlatih bersama . Karena semenjak menjadi Kaisar , Yuanheng sangat jarang berlatih , jika ada sedikit waktu ia gunakan untuk bersantai bersama dengan istrinya.( masih bucin aja ni Kaisar 🤣🤣).
...**...
Setelah setengah jam perjalanan , Kereta yang di tumpangi Kaisar Yuanheng sampai di dalam istana. Kaisar Duan linian dan istri nya menyambut kedatangan nya. Termasuk dengan ketiga putra putri nya. Yang tidak lain adalah Putra mahkota Duan Ye , Pangeran Duan Ze dan Putri mahkota Duan yinyin.
" Selamat datang di istana kami Yang mulia Kaisar " Kata Kaisar Duan linian dan keluarga nya.
" Terimakasih , tapi....... apakah ini tidak berlebihan , saya hanyalah junior di sini dan anda adalah Senior nya " Kata Kaisar Yuanheng yang membuat Kaisar Duan linian terkejut .
Karena di saat pertemuan terakhirnya, hanya ketegasan yang terlukis di wajah Kaisar Yuanheng.
__ADS_1
" ini...... sama sekali tidak berlebihan untuk Yang mulia Kaisar langit" Kata Kaisar Duan linian yang masih menampilkan sikap hormat nya kapada penguasa seluruh Negeri Zianzu .
Sementara pandangan kedua mata Kaisar Yuanheng beralih ke dua sosok yang ia kenal . Mereka adalah Pangeran Duan Ze dan Putri mahkota Duan yinyin .
Dengan nada yang bersahabat Kaisar Yuanheng menyapa kedua nya "Lama tidak bertemu , kalian bertambah kuat saja , Apakah kalian sudah melupakan aku ??"
Seketika membuat keduanya terkejut dan menunduk hormat menjawab sapaan dari Sang Kaisar langit.
" Tidak Yang mulia Kaisar langit , kami masih mengingat dengan jelas kebersamaan kita bertiga di acara bakat waktu lalu " Kata Pangeran Duan Ze yang nampak bahagia dengan sikap Kaisar Yuanheng yang tidak berubah setelah menjadi seorang pemimpin.
" Dan kami juga mengucapkan banyak terima kasih , Yang mulia Kaisar sudah melindungi kami selama acara bakat berlangsung " Kata Putri mahkota Duan yinyin yang memberanikan diri untuk berbicara kepada pujaan hati nya .
" Itu...... adalah hal yang wajar untuk menolong antar sesama" Jawab Kaisar Yuanheng dengan nada lembut nya.
Dan perbincangan tersebut berlanjut hingga ke tempat pertandingan. Mereka dengan nada bersahabat menceritakan tentang legenda yang ada di Kerajaan Suku Air. Dan untuk Putri mahkota Duan yinyin hanya terdiam dan mencuri pandang wajah tampan Sang Kaisar.
" Dia semakin tampan setelah dia menikah , istrinya sangat pandai , aku sangat kagum terhadap nya " Kata hati putri mahkota Duan yinyin yang masih dengan aktivitas nya .
Dengan wajah merona Putri mahkota Duan yinyin memberanikan untuk mengeluarkan suara lembutnya " Yang mulia Kaisar , silahkan duduk dan nikmati hidangan yang telah kami persiapkan untuk anda "
"Baiklah ... terimakasih Putri mahkota " Kata Kaisar Yuanheng yang menatap wajah cantik Putri mahkota Duan yinyin yang saat ini masih merona.
Membuat Kaisar Yuanheng khawatir akan kesehatan nya. Namun Putri mahkota Duan yinyin meyakinkan sang Kaisar bahwa dirinya baik baik saja.
...**...
Waktu berlalu sangat cepat . Para tamu undangan dari berbagai perguruan sudah tiba di istana kerajaan Suku Air . Mereka akan mengambil murid berbakat dari acara pemilihan bakat yang di adakan di kota kerajaan Suku Air.
__ADS_1
Bersamaan dengan suara gong dipukul, pertandingan resmi di mulai . Membuat para peserta bersemangat untuk menjadi yang pertama. Dan tahapan yang harus di lalui oleh para peserta adalah ;
Pengukuran bakat alami,
Pengecekan elemen,
Pertandingan.
Sementara Kaisar Yuanheng masih memperhatikan dengan seksama jalannya pertandingan yang baru saja di mulai. Melihat para peserta yang sangat bersemangat dalam aktivitas nya.
" Aku pernah berada di posisi mereka , menyembunyikan identitas diri dan berbaur bersama dengan peserta yang lain , itu sangat membahagiakan bagiku , tanpa beban dan tanggung jawab , jika di ingat kembali membuat ku tertawa , begitu nakalnya aku dahulu , membuat Ibunda sangat lelah dengan perilaku ku " kata Kaisar Yuanheng secara tiba-tiba dan membuat Putri mahkota Duan yinyin tertegun dengan apa yang ia dengar .
" Itu sangat menyenangkan , dapat mengembara mencari jati diri , kenapa aku tidak mengenal Yang mulia Kaisar terlebih dahulu ??? itu .......... akan sangat menyenangkan bagiku " Kata Putri mahkota Duan yinyin yang masih melayani Kaisar Yuanheng yang menjadi tamu terhormat di kota kerajaan nya.
" Takdir kita sudah ada yang mengatur , kita hanya bisa menjalani nya " Kata Kaisar Yuanheng dengan senyuman di bibir nya dan tidak mengetahui maksud dari perkataan putri mahkota Duan yinyin.
Yang masih berharap untuk menjadi salah satu orang yang dia cintai nya.
"Apakah Yang mulia Kaisar ada waktu untuk minum teh bersama dengan ku ??? , ini....... untuk ucapan terima kasih ku kepada Yang mulia Kaisar " Kata Putri mahkota Duan yinyin dengan nada tulus nya.
" Ini................. baiklah , tapi aku hanya punya waktu sebentar , tidak apa apa kan ??" Jawab Kaisar Yuanheng yang sudah membuat Putri mahkota Duan yinyin merasa senang .
" Tidak ......... tidak apa-apa , ini...... sudah cukup membuatku bahagia , Yang mulia Kaisar menerima undangan dari ku " Kata Putri mahkota Duan yinyin dengan nada terbata bata.
Setelah perbincangan panjang , keduanya melanjutkan untuk melihat pertandingan bakat yang masih belum usai . Karena banyak nya peserta di pertandingan tersebut.
Sudah dulu ya jangan lupa like komen dan votenya .
__ADS_1
Selamat membaca semoga tidak mengecewakan para Readers tersayang .
...Terimakasih...