
Pertarungan antara pelindung Li chen chen dan para pendekar pun kini masih berlanjut . Serangan demii serangan mereka lakukan . Hingga musuh mati tak bernyawa . Banyak para pendekar yang matii karena pertarungan tersebut.
" Brengsek , aku telah meremehkan kekuatan yang berada di belakang gadis itu " Kata Muchen yang kini sudah penuh luka di tubuh nya.
Sedangkan di istana Kerajaan Merak bulan kini sedang mengadakan pertemuan di aula istana dan membahas tentang terjadi nya pertarungan antar para pendekar saat ini . Mereka takut pertarungan tersebut akan membuat Kota Kerajaan Merak bulan hancur hanya dalam waktu semalam. Tapi apalah daya , Para pendekar itu sangatlah hebat .Kerajaan kecil merak bulan tak akan sanggup untuk melawan kekuatan mereka saat ini .
Sang Kaisar pun hanya bisa berharap akan adanya keajaiban yang terjadii hari ini. Sedangkan para penduduk kota kerajaan Merak bulan akan segera diungsikan ke bagian utara kota , untuk menghindari kecelakaan yang tak di harapkan.
Malam semakin larut , Namun pertarungan belum juga usai . Malah semakin banyak para pendekar yang datang ke kota kerajaan Merak bulan . Sedangkan Li chen chen masih dalam mode meditasi nya dan akan terbangun dalam waktu tiga bulan kedepan. Itu juga waktu tercepat dalam meditasi pengikat ulang darah jiwa milik Li chen chen.
Namun itu tergantung pada diri Li Chen chen sendiri. Apakah ia mampu melewati rintangan kesengsaraannya atau malah sebaliknya ?? . Hanya Author yang bisa memprediksi masa depan Li chen chen 😅😅😅.
" Aura ini muncul dari gadis itu , Cepat serang gadis itu " perintah ketua pendekar yang baru saja sampai di tempat dimana Li chen chen berada.
Kelima pendekar itu pun langsung melesat pergi dan mengarahkan serangan ke arah Li Chen chen . Namun sebuah pelindung menghentikan serangan dari kelima pendekar itu.
" Duaaar.........." Suara ledakan kedua kekuatan saling bertabrakan.
" Sial terhalang oleh pelindungnya " Ucap salah satu pendekar itu.
" Kita coba untuk menyerang bersamaan" Kata pendekar lainnya yang masih ingin mencoba.
Sedangkan Su hang masih sibuk melawan pendekar iblis tingkat empat dan tak bisa memperkuat pelindung Li chen chen saat ini.
__ADS_1
" Gawat , ,Yang mulia Ratu dalam bahaya " Kata Su hang yang berusaha keras untuk mengecoh lawannya agar bisa memperkuat pelindung untuk Li chen chen lagiii .
Namun di saat kelima pendekar itu meluncurkan serangannya ke arah tubuh Li chen chen , Kekuatan besar menghalanginya dan mengakibatkan suara ledakan yang sangat dahsyat. Membuat tanah bergetar hebat dan Seketika pertarungan pun berhenti.
" Duuuuuuaaaarrrrr.........." Suara ledakan antara dua kekuatan.
" Suara apa itu ???" Tanya Salah satu prajurit bayangan Kerajaan Chen lu.
" Aku tak tau , seperti nya seorang master telah melindungi gadis itu" Kata prajurit bayangan kerajaan Chen lu lainnya.
Muncullah seorang pemuda bertopeng dari balik asap tebal , yang kini mengeluarkan aura membunuh nya. Seperti sang elang yang sudah siap menangkap mangsanya. Ia kini terlihat sangat marah saat melihat para pendekar menyerang gadisnya .
" Beraninya kalian menyerang calon Ratuku " Kata Pemuda bertopeng itu dengan tatapan tajam menuju ke arah para pendekar .
Para pendekar itupun menjadi sangat ketakutan akan aura yang di keluarkan oleh kaisar Fu Heng . Mereka tak berani meneruskan aktivitasnya dan sebagainya dari mereka melesat pergi meninggalkan tempat tersebut . Namun sebelum mereka melesat pergi , Beribu pedang es menghujani tubuh mereka . Seketika membuat Mereka mati tak bernyawa.
" ini pantas untuk kalian yang berani mengganggu calon Ratu ku" Kata Kaisar Fu Heng yang masih dalam mode marahnya.
Para pendekar yang tersisa pun kini segera bersujud meminta maaf atas kelakuan nya kepada Li Chen chen . Namun kemarahan Kaisar Fu Heng telah menutup pintu maafnya dan memanggil seluruh pengawal bayangan milik nya untuk membereskan para kecoa yang masih tersisa di kerajaan tersebut.
" Bunuh mereka semua , jangan beri ampun " Perintah Kaisar Fu Heng kepada para pengawal bayangan dan ia kini melangkah mendekati tubuh Calon Ratunya.
Namun di hentikan oleh Guwen yang baru saja tiba di tempat Li chen chen.
__ADS_1
" Maaf Yang mulia Kaisar, anda tidak bisa membawa Ratu Kami pergi , Yang mulia Ratu saat ini sedang dalam mode meditasi nya dan akan sangat berbahaya bila tubuh nya di pindahkan" Kata Guwen sambil menundukkan kepalanya tanda memberi hormat kepada Kaisar Fu Heng.
" Aku mengerti , aku juga tak akan mencelakainya , kamu tenang saja , aku punya cara tersendiri untuk membuat nya pindah dari tempat ini" Kata Kaisar Fu Heng sambil mengeluarkan kekuatan besar nya untuk membawa tubuh Li chen chen pergi dari Kerajaan Merak bulan.
" Akan sangat berbahaya bila tubuh nya masih berada di sini , Dari kejauhan aku sudah merasakan Aura yang sangat kuat sedang mendekat ke arah Chan er berada " Kata Kaisar Fu Heng lagi , yang kini sudah mengangkat tubuh Li chen chen .
Seperti itu posisi Li Chen chen dan kaisar Fu Heng(Anggap saja pakek topeng ).
Guwen pun tak punya pilihan lain selain menuruti perkataan Kaisar Fu Heng. Karena perkataan Kaisar Fu Heng ada benarnya juga . Selama Li Chen chen tak sadarkan diri , akan sangat berbahaya bila berdiam di kerajaan Merak bulan . Pasti akan banyak para master dan juga para pendekar yang akan datang untuk menyerang nya , bahkan akan lebih buruk lagi bila tubuh dan darah Li chen chen berada di tangan pendekar jahat itu.
" Baiklah , hamba akan menyerahkan Yang mulia Ratu kepada anda " Kata Guwen yang masih membungkuk hormat.
Tak menjawab , Kaisar Fu Heng pun langsung melesat pergi meninggalkan Kerajaan merak bulan dan tak lupa mengembalikan tempat yang hancur seperti sedia kala .
Sedangkan Kaisar Kerajaan Merak bulan pun sangat bersyukur akan pertolongan Kaisar dari Kerajaan atas angin dan tak menyangka bila Calon Ratu Kerajaan atas angin mau singgah di Kerajaan kecilnya.
...****...
Pagi pun datang , Kini Kaisar Fu Heng membawa tubuh Li chen chen ke gua yang penuh dengan energi murni dari alam . Ia kini meletakkan tubuh yang lemas tanpa kekuatan itu ke sebuah bunga besar yang mampu melindungi tubuh Li chen chen saat ini . Setelah itu Kaisar Fu Heng meninggalkan nya terbaring sendirian . Karena Li chen chen masih dalam mode meditasi nya . Kalau tidak ia akan bersedia menemani tidur gadisnya itu .
Tak lama kemudian satu persatu kelopak bunga teratai itu pun menutup dan langsung membentuk kuncup bunga yang bersinar terang. Tanda energi murni telah terisi penuh dan membuat Li chen chen terlindungi dari bahaya luar. sedangkan bahaya dari dalam hanya Li chen chen sendiri yang akan membereskan nya. Karena rintangan kesengsaraan nya masih berlanjut dan membuat tubuh nya merasakan sakit yang amat menyaksikan. Seperti terbakar habis hingga ke tulang tulang nya.
__ADS_1