Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
eps 51 Kerajaan Chen lu


__ADS_3

Keindahan alam kini menyapa pagi Kaisar Fu Heng dan Li chen chen. Kali ini mereka berada di jalan menuju Kerajaan Chen lu. Tak tau mengapa hati Li chen chen saat ini ingin sekali mengunjungi Kerajaan tersebut. Rasa resah dan gelisah pun menyertai kepergian nya. Seakan akan ada sesuatu yang akan terjadi di kerajaan itu. Ntah tak tau apa hubungannya dengan nya . Namun kali ini rasa tak nyaman mampir di hatii kecilnya.


Sedangkan Kaisar Fu Heng kini masih setia menemani nya . Karena pekerjaan di istana Kerajaan atas angin sudah ia selesaikan lebih awal dari biasanya.


Sedangkan Li Chen chen juga merasa lebih nyaman bila sang Kaisar berada di dekatnya. Tak tau kapan benih benih cinta itu tumbuh. Namun yang pasti , Hati beku milik Li chen chen kini mulai meleleh karena kelembutan sang kaisar . Selain itu Kaisar Fu Heng juga selalu ada di waktu Li Chen chen sangat membutuhkan nya.


" Chan er , kenapa kita pergi ke kerajaan Chen lu ??" Tanya Kaisar Fu Heng yang tak mengerti .


" Aku tak tau , hanya ingin berkunjung saja " Kata Li chen chen dengan nada santai nya.


Perjalanan pun berlanjut . Langkah kuda terdengar dari kedalaman hutan . Kini Kaisar Fu Heng dan Li Chen chen memacu kudanya dengan kecepatan tinggi. Mereka harus secepatnya sampai ke Kerajaan Chen lu. Perjalanan akan memakan waktu dua hari dua malam.


Sedangkan di Kerajaan Chen lu saat ini sedang mempersiapkan diri untuk melakukan peperangan yang tak bisa di hindari. Peperangan ini adalah untuk mempertahankan negara nya dari pihak musuh . Yang tak lain adalah penyerangan dari Kerajaan bulan sabit .


" Yang mulia , para prajurit sudah bersiap dalam posisi nya" Kata Jenderal perang kerajaan Chen lu.


" Baiklah , tetap waspada , penyerangan tiba tiba mungkin akan terjadi hari ini atau mungkin esok hari " perintah Kaisar Kerajaan Chen lu yang bernama Kaisar Chen .


" Baik Yang mulia " Kata Jendral perang dan berlalu pergi meninggalkan sang kaisar yang kini berada di ruang kerja nya.


Setelah kepergian sang Jendrel, ia kini Menatap jauh ke arah jendela . Mengharapkan seseorang datang menemui nya saat ini. Semenjak istri tercinta nya di temukan dalam keadaan mati yang mengenaskan , sang kaisar tak menikah lagii. Banyak para jenderal dan mentri yang menawarkan putri mereka kepadanya . Namun Sang Kaisar Kerajaan Chen lu terus menolak tawaran Mereka . Ia tak menginginkan pernikahan lagii. Ia masih fokus dalam pencarian putrinya dan merawat putra satu satunya, Yang tak lain adalah Putra mahkota Lu Chen.


" Istriku , aku sangat merindukanmu dan putri kita " Guman lirih Kaisar Chen .


Namun tiba-tiba suara kasim membuyarkan lamunannya . Karena sang putra mahkota telah berkunjung ke tempat nya.


" Yang mulia , putra mahkota ingin menemui anda " Kata Sang kasim dengan nada hormat nya .


" Suruh ia masuk " Kata Kaisar Chen yang kelihatan sangat lesu saat ini.

__ADS_1


Setelah mendapatkan izin dari Kaisar Chen , Putra mahkota pun kini melangkahkan kakinya menuju ke ruang kerja tempat di mana sang kaisar berada.


" Ayahanda " Sapa Putra mahkota Lu Chen yang baru saja memasuki ruang kerja Kaisar Chen .


" Ya , ada apa putra ku , kenapa Kau begitu gelisah hari ini ??" Tanya Kaisar Chen kepada putra kesayangannya .


" putramu ini ingin memberitahu sesuatu , maaf jika ini sudah terlambat " Kata Putra mahkota Lu Chen dengan nada sedihnya.


" tak apa apa , emang Ada apa putra ku ??" Tanya Kaisar Chen dengan rasa penasaran nya.


" Sebenarnya aku sudah menemukan adik kecilku , tapi aku belum beranii menyapanya dan pertemuan ini sudah beberapa Minggu yang lalu " Kata Putra mahkota Lu Chen yang membuat sang Kaisar terkejuut.


" Apa......apa kau serius? sudah menemukan adik kecilmu , Putraku " Tanya Kaisar Chen yang menampilkan wajah bahagia nya .


" Iya ayahanda , mungkin dalam dua hari ini Li er akan tiba ke kerajaan kita " Kata Putra Mahkota Lu Chen yang menampilkan wajah kawatir akan keadaan adik kecilnya.


Karena di saat itulah peperangan di antara Kerajaan nya dan Kerajaan bulan sabit terjadii. Akan banyak para musuh yang berkeliaran di daerah Kerajaan Chen lu saat ini .


" Apa maksudnya ayahanda???" Tanya Putra mahkota Lu Chen yang belum mengetahui identitas asli Li chen chen .


" Kau akan mengetahuinya bila adik kecilmu sampai di kerajaan ini " kata Kaisar Chen yang penuh dengan teka teki.


Karena sang kaisar sudah mengetahui akan keistimewaan dari putrinya itu .


" Tapi ada satu lagi , Li er belum mengenaliku sebagai kakaknya " Kata Putra mahkota dengan nada sedihnya.


" Karena adikmu masih bayi di saat ia di bawa pergi oleh para leluhur , untuk menyelamatkan nyawa nya , jadi ketika ia sampai di sini ia akan langsung mengenali kita , melalui ingatan yang sudah di tinggalkan oleh para leluhur kita " Jelas kaisar Chen kepada putra mahkota kerajaan Chen lu.


...***...

__ADS_1


Satu hari telah berlalu , Kini Kaisar Fu Heng dan Li chen chen sudah sampai di perbatasan daerah pasar hantu. Mereka kini masih melanjutkan perjalanan. Langkah kuda nya pun terus berpacuu. Sesekali beristirahat untuk mengisi perut mereka. Namun di tengah tengah perjalanan nya , Mereka bertemu dengan para prajurit kerajaan bulan sabit yang kini menghadang perjalanan nya.


" Tunggu sebentar Tuan Nona " Kata Prajurit bulan sabit.


" Ada apa paman ??" Tanya Li Chen chen dengan lembut nya.


" Kalian tak boleh berkeliaran di sekitar sini " Kata salah satu prajurit kerajaan bulan sabit.


" Emang kenapa ??" Tanya Kaisar Fu Heng dengan tiba-tiba.


" Tak apa tuan ??, akan sangat berbahaya jika kalian menerus perjalanan ini" Kata Prajurit bulan sabit.


" Tapi aku dan calon istri ku sangat suka menantang bahaya " Kata Kaisar Fu Heng dengan tatapan tajam nya .


" Ba...... baiklah si........lahkan lewat sini dan berhati-hati lah " Kata prajurit dengan takut nya .


Karena aura membunuh telah keluar dari tubuh Kaisar Fu Heng. Sedangkan Li chen chen hanya menampilkan seyuman manis nya saat melihat sikap calon suami masa depan nya .


Perjalanan pun berlanjut , namun kali ini banyak pertanyaan di benak Li Chen chen. Karena dalam perjalanan menuju ke kota kerajaan Chen lu , banyak para prajurit yang kini sedang berjajar rapi , seperti akan melakukan penyerangan ke sebuah kerajaan .


" Ada apa ini ?? , kenapa banyak sekali para prajurit dengan senjata lengkap nya ??" Tanya Li Chen chen kepada Kaisar Fu Heng.


" Seperti akan terjadi peperangan besar di sini , tapi Kita harus cepat , supaya mengetahui secara jelas dengan apa yang terjadi saat ini " Kata Kaisar Fu Heng Sambil menambah kecepatan kudanya dan di susul oleh langkah kuda milik Li chen chen .



Kaisar Chen , Kerajaan chen lu.


Dan lanjutkan besok lagii ya .......

__ADS_1


Maaf telat update , imajinasi Author masih Loading 😂😂😂 dan selamat membaca , semoga tak mengecewakan para readers tersayang 😊😊😊.


Tapi jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen dan Vote jika kalian berkenan 😘😘😘


__ADS_2