
Mentari di siang hari kini tidak terlihat lagi . Hanya kegelapan yang menyelimuti seluruh kota kerajaan suku es. Suasananya pun juga semakin menegangkan. Para bantuan juga mulai berdatangan dari keempat suku lainnya. Para prajurit elit hingga Jendral yang memiliki kekuatan di ranah kesembilan dari keempat suku juga dikirimkan ke kerajaan suku es. Walaupun mereka memiliki persaingan dalam hal kekuasaan . Namun mereka akan saling membantu pabila ada penyerangan dari bangsa kegelapan.
Sedangkan Yuanheng dan ibunya kini di kelilingi oleh keempat Jendral bangsa kegelapan. Dengan senyum sinis yang meremehkan keduanya , Para Jendral kegelapan ingin membuat nya menyerah tanpa melakukan perlawanan . Karena keempat Jendral kegelapan hanya melihat tingkatannya yang masih jauh berada di bawahnya .
" Menyerahlah , kalian tidak akan mampu untuk mengalahkan kami " Kata Salah satu Jendral yang saat ini mengelilingi Yuanheng dan Ibundanya.
" Eeeh ....... apa kalian tidak tahu ?? , Kami ini lebih senang melawan orang yang memiliki tingkatan lebih tinggi dari kami , jadi jangan banyak omong, mari kita mulai " Kata Yuanheng dengan nada santai nya , membuat Ratu Li Chen Chen menggeleng kepala nya dan mengingat kembali di mana dirinya masih gadis .
" Aaaaah.......... Buah jatuh tak jauh dari pohon nya " Guman lirih Ratu Li Chen Chen sambil memperhatikan sikap putranya yang masih sangat santai seperti dirinya saat ini .
" Baiklah ini kalian yang minta " Kata Salah satu Jendral sambil melayangkan serangannya kepada Yuanheng dan Ibunda.
Seketika membuat Keduanya bergerak dengan langkah kilatnya. Menghindari setiap serangan serta memberikan Serangan kepada ketiga Jendral . Namun dengan mudahnya dapat di hindari oleh ketiga Jendral kegelapan . Membuat seulas senyum muncul di wajah tampan Yuanheng dan menggerakkan salah satu tangan nya untuk membuat pola yang bisa untuk mengaktifkan serangan bisunya .
Karena Ibu dan anak ini menggunakan serangan tersembunyi tanpa menyentuh tubuh lawannya dan memanfaatkan hembusan angin untuk melakukan penyerang.
Dan tiba-tiba muncul cahaya di tubuh ketiga jendral kegelapan bersamaan dengan rasa sakit seperti baru saja terkena sebuah serangan .
" Uuuuukh......... Apa??........ Kapan mere......" Suara ketiga jendral kegelapan yang merasakan keanehan di tubuh mereka.
" Wyuus................. sreeet...... sreeet...... " Suara kilatan cahaya yang berada di tubuh ketiga jendral kegelapan .
Dan................
__ADS_1
" Aaaaaaakkkkkkhh.......... " Suara teriakan ketiga jendral yang merasakan tubuhnya sakit seperti terkena sebuah serangan dan ketiga nya langsung kehilangan nyawa dengan tubuh yang penuh dengan sayatan pedang.
Membuat Yuanheng kagum dengan gerakan yang sudah ia lakukan bersama dengan ibundanya .
" Waaah ........ hebat , ibunda memang yang terhebat " Kata Yuanheng sambil menampilkan wajah senangnya .
Karena Ibunda nya telah mengajarinya melalui telepati nya.
Sedangkan Wei chen dan Guwen saat ini melawan para prajurit Mayat boneka dengan menggunakan metode yang sudah diajarkan oleh Ratu Li Chen Chen sebelum keberangkatan nya ke Kota kerajaan suku es.
" Tenang dan rasakan pergerakannya " Guman lirih Wei chen sambil memejamkan kedua matanya dan berkonsentrasi pada satu indranya.
Seketika membuat pendengar Wei chen menjadi lebih sensitif . Semua pergerakan tertangkap oleh pendengar Wei chen . Bahkan gerakan yang sangat tersembunyi sekalipun tidak lepas dari pendengaran Wei chen .
" Baik Yang mulia putri mahkota " Kata Guwen sambil memberi kode kepada beberapa anak buahnya dan berlalu pergii mengikuti petunjuk dari Wei chen .
Namun Kekuatan yang di gunakan oleh Wei chen saat ini dapat menghabiskan energi murni yang ada didalam tubuhnya . Oleh sebab itu ia kini berhenti dan segera membantu Guwen untuk menyerang setiap boneka mayat yang kini sedang menggila di sekitarnya .
Sedangkan sebagian prajurit bayangan suku kuno saat ini pergi menjalankan perintah dari Wei chen untuk mencari letak pasti para pengendalian Boneka mayat yang jumlahnya lebih dari sepuluh kultivator iblis . Dan Wei chen hanya bisa merasakan nafas orang yang mengendalikan boneka Mayat itu . Karena kekuatan Wei chen belum cukup untuk mempelajari jurus yang di ajarkan oleh bibinya.
" Yang mulia putri mahkota pulihkan tenaga anda terlebih dahulu , kami akan melindungi anda di sini " Kata Guwen yang tahu akan kekurangan Wei chen .
" Tidak Paman , aku baik baik saja " Kata Wei chen dengan gerakan cepat nya melawan para prajurit boneka Mayat yang kini mulai berkumpul dan menyerang kelompok Wei chen dan Guwen.
__ADS_1
Pertarungan semakin lama semakin sengit . Para prajurit kelima suku kini berjuang bersama untuk mengalahkan bangsa kegelapan. Sedangkan Raja Bangsa kegelapan masih belum menampakkan dirinya . Ia saat ini sedang mengawasi di balik kegelapan yang sangat sulit untuk di lihat oleh mata telanjang. Bahkan Aura khas dari Raja Bangsa kegelapan belum terdeteksi oleh Yuanheng yang saat ini melawan para Jendral kegelapan lainnya , hanya dengan sekali serangan langsung membuat para musuhnya kehilangan nyawa.
" Dia belum keluar juga , padahal sudah Keenam Jendralnya ku buat mati mengenaskan , apakah belum cukup untuk membuatnya jengkel?? " Guman lirih Yuanheng sambil melanjutkan langkahnya menuju ke para Kultivator bangsa kegelapan .
Dan tanpa sengaja Yuanheng bertemu dengan kedua Jendral Kerajaan Suku langit yang sangat sensitif terhadap Aura milik seseorang.
Namun dengan tatapan dinginnya , Yuanheng terus melanjutkan aktivitas nya dan sama sekali tidak mempedulikan tatapan tajam dari kedua Jendral kerajaan suku Langit yang saat ini mencoba mengungkap identitasnya melalui tatapan mata emas Sang jendral.
" Aura milik Pemuda ini ....... Aura suku kuno , tapi di dalam tubuh nya masih terdapat Aura lainnya " Kata Jendral Gu kian setelah selesai memeriksa tubuh Yuanheng menggunakan tatapan mata emasnya .
" Apa maksudmu dengan Aura lain ??, di benua ini tidak ada anak yang terlahir dengan darah campuran , Yang paling banyak anak akan terlahir dengan salah satu keturunan darah dari kedua orang tua nya " Kata Jendral Dugu sambil menyerang para kultivator bangsa kegelapan.
" Aku juga tidak tahu , tapi tatapan mata emas ku melihat Aura yang sangat kuat tersembunyi didalam tubuh pemuda itu , dan ketika aku memeriksanya lebih dalam , ada sesuatu yang tiba-tiba menyerangku " Kata Jendral Gu kian sambil menangkis setiap serangan dari lawannya saat ini.
" Menarik , setelah masalah ini selesai , coba kita dekati dia untuk memastikan berasal dari mana dia sebenarnya " Kata Jendral Dugu sambil menampilkan wajah seriusnya .
" Iya aku setuju dengan mu , Tapi apakah kamu sudah merasakan keberadaan Raja Bangsa kegelapan ??" Tanya Jendral Gu kian sambil menampilkan wajah seriusnya.
" Belum, seperti nya Dia merencanakan sesuatu yang lebih jahat daripada ini " Kata Jendral Dugu yang mulai mengkhawatirkan sesuatu .
Karena Raja Bangsa kegelapan sangatlah jahat dan selalu menggunakan rencana curang untuk melawan musuhnya.
Sudah dulu ya lanjut besok dan selamat membaca para Readers tersayang.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya 😊😊😊😊