Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
eps25 Kerajaan suku Air


__ADS_3

Dua hari kemudian di Negeri Zianzu tepatnya di Kerajaan suku Air , Kini terlihat Yuanheng dan kedua wanita sedang mencari sebuah penginapan . Karena mereka tiba di kerajaan suku air pada malam hari. Namun sampai setengah jam, ketiganya belum melihat penginapan yang kosong . Semua penginapan di Kota Kerajaan suku air kini sudah di penuhi oleh para pengunjung dari luar kota. Ntah apa yang membuat para tamu dari luar kota datang berkunjung ke kerajaan suku air . Tapi keadaan saat ini berbeda daripada malam biasanya, sangatlah ramai seperti akan adanya suatu acara di Kota Kerajaan tersebut.


" Adik sepupu seperti nya kita akan tidur di luar nii " Kata Wei chen dengan nada sedih nya.


Karena dari tadi mencari penginapan yang masih kosong sudah tidak ada .


" Ya bagaimana lagi Kakak sepupu , Kita sudah setengah jam mencari tapi tidak ada satu penginapan pun yang memiliki kamar kosong " Kata Yuanheng sambil memperhatikan sekeliling nya.


Karena suasana di kota semakin lama semakin ramai ,di penuhi oleh para pengunjung dari luar kota . Bukan hanya dari kalangan para pedagang melainkan para pendekar hebat dan juga baberapa utusan dari kota kerajaan tetangga . Membuat Yuanheng menggerutkan keningnya.


" Sebenarnya ada apa di kota ini ??" Guman lirih Yuanheng yang masih melihat di sekitar jalanan yang ia lalui .


Dan tidak lama kemudian , Yuanheng melihat salah satu penginapan yang terakhir di Kota Kerajaan Suku air .


" Kakak sepupu masih ada penginapan di sana , siapa tau masih ada kamar kosong untuk kita bertiga " Kata Yuanheng dengan nada semangat nya.


Dan melangkah pergi menuju ke tempat dimana penginapan itu berada.


Sedangkan Wei chen dan Sansang hanya mengikuti langkah kemana Yuanheng pergi.


Setelah beberapa menit kemudian , mereka sampai di penginapan dan langsung memasuki nya , untuk memesan sebuah kamar untuk nya beristirahat .


" Tuan Nona ada yang bisa saya bantu ??" Kata salah satu pelayan yang ada di penginapan tersebut.


" Kami mau pesan dua kamar , Apa masih ada ??" tanya Wei chen yang tidak sabar untuk beristirahat .


" Ada Nona , Apakah Kalian juga akan menghadiri acara pelelangan besok di pagi buta ??? " Tanya Pelayan dengan nada sopan nya.


Karena kebanyakan para pengunjung yang menginap di penginapan tersebut , untuk menghadiri pelelangan yang di adakan di paviliun terbesar di Kota Kerajaan Suku air, yang merupakan Paviliun terbesar kedua di negeri Zianzu.


" Tidak kakak , kami hanya ingin beristirahat " Kata Wei chen yang hanya ingin beristirahat untuk melepas rasa lelehnya.


Namun berbeda dengan Yuanheng dan Sansang yang ingin menghadiri pelelangan tersebut . Karena ada barang yang sangat mereka inginkan. Dan hanya di pelelangan barang tersebut di jual.

__ADS_1


" Pelelangan ?????" Tanya Yuanheng dengan nada penasaran nya .


" Ya Tuan pelelangan dari pasar hantu yang singgah di paviliun Thong an dan mereka kali ini membawa barang yang sangat langka sehingga menarik perhatian para pendekar serta pihak Kerajaan tetangga" Kata Pelayan yang berhasil membuat Yuanheng dan Sansang penasaran.


Tapi tiba-tiba Wei chen memotong percakapan mereka .


" Aaah ...... sudah sudah aku mau cepat istirahat tunjukkan kamar nya ,tapi untuk kamar yang satunya lebih besar untuk dua orang " kata Wei chen sambil menampilkan wajah cemberut nya .


" Ya Nona kebetulan masih ada satu kamar untuk dua orang , Mari ikuti saya " Kata Pelayan penginapan yang kini melangkahkan kakinya menuju dimana kedua kamar itu berada.


Dan untuk Yuanheng hanya menuruti apa yang Kakak sepupu nya inginkan . Karena perjalanan dua hari mereka sangat melelahkan . Bahkan banyak Bangsa kegelapan yang ingin membunuh ketiganya .


Sedangkan Master Tua pergi terpisah dari ketiga nya . Karena Master Tua masih memiliki misi tersendiri yang belum ia selesai .


...***...


Hari berganti pagi , Kini Yuanheng sedang bersiap untuk mengunjungi Paviliun tempat dimana pelelangan akan diadakan . Namun kali ini ia akan menggunakan kekuatan teleportasi untuk menuju ke Paviliun Thong an .


Seketika membuat Yuanheng berpindah tempat, Tapi suara teriakan seorang wanita langsung ia dengar setelah perpindahan tempat berhasil dilakukan dan membuat Yuanheng segera membuka kedua matanya .


" Di...di.....mana ini ????" Guman lirih Yuanheng yang bingung dengan apa yang sebenarnya terjadii .


Karena saat ini ia melihat dirinya yang sudah berada di kolam pemandian serta melihat tubuh polos seorang wanita yang nampak putih mulus menggoda. Apalagi dengan kedua gunung kembarnya yang kini sudah tertutup oleh tangan sang wanita . Tapi masih bisa membuat junior milik Yuanheng bersemangat untuk bertempur selama Lima puluh ronde dalam semalam .


" Pemandangan yang sangat indah " guman lirih Yuanheng tanpa menyadari bahwa wanita tersebut sudah mengeluarkan taringnya dan siap membunuh Yuanheng .


" Kamu............. " Kata Wanita yang kini marah serta malu dengan apa yang terjadi kepadanya saat ini.


Karena aktivitas mandinya terganggu dengan munculnya Yuanheng secara tiba-tiba serta memperlihatkan tubuh polos nya kepada Yuanheng yang kini sangat menikmati nya.


Sedangkan Yuanheng langsung tersadar dari aktivitas nya dan langsung melihat kearah wajah wanita tersebut.


" Maaf ..... maafkan ...... akuu...... tidak....." Kata Yuanheng yang sudah terputus dan di sambut oleh pukulan keras dari wanita itu yang tidak lain adalah Sansang salah satu teman Kakak sepupu nya.

__ADS_1


" Laki laki mesum........................ pergilah......... " Kata Sansang sambil melayangkan pukulannya kembali .


Kemudian ia melempar beberapa benda ke arah Yuanheng . Seketika membuat Yuanheng berlari menjauhi Sansang yang saat ini menatap nya dengan tatapan membunuh.


" Maaaf ....... maafkan aku , aku tidak sengaja...... sungguh aku tidak sengaja....... " Kata Yuanheng sambil melakukan teleportasinya sambil memegang mata kanan nya yang tadi di pukul oleh Sansang.


" Awas ya kamu Yuan........heng........ " Kata Sansang dengan nada kesalnya dan segera menyelesaikan aktivitas mandinya dengan wajah yang nampak merah seperti kepiting rebus.


" Sangat sial aku pagi ini ........" Gerutu Sansang sambil melangkah pergi meninggalkan ruangan untuk mandi.


Dan ditempat Yuanheng saat ini ia muncul di depan Paviliun Thong an dengan perasaan bingung nya . Karena untuk pertama kalinya kekuatan teleportasinya salah tujuan.


" Kenapa aku tadi bisa salah tujuan ya??" tanya Yuanheng dalam hatinya.


Namun tiba-tiba terdengar sebuah suara yang membuat Yuanheng melihat ke arah asal suara .


" Tuan.... apakah Tuan mau mengikuti pelelangan ??" Tanya seorang penjaga di paviliun tersebut.


" Aaah ....... iya paman , bagaimana cara aku bisa mengikuti pelelang di Paviliun ini ?? " tanya Yuanheng dengan nada sopannya.


" Tuan harus mempunyai Batu giok merah " Kata Penjaga Paviliun dengan nada sopan nya .


" Apakah yang ini ??" Tanya Yuanheng sambil memperhatikan sebuah batu giok berwarna merah pemberian ibunda nya .


" I.......in......ni....... " Kata Penjaga Paviliun saat melihat batu giok merah yang berbeda milik Yuanheng dan langsung mempersilahkannya masuk ke dalam Paviliun Thong an.


Karena Yuanheng merupakan tamu istimewa di pasar hantu sejak ia berumur sepuluh tahun mengganti ibundanya untuk mengantarkan beberapa botol pil kepada pimpinan pasar hantu . Dan Yuanheng juga pernah mengikuti pelelangan yang di adakan oleh pihak pasar hantu.


Udah dulu ya lanjut besok , maaf kadang Update kadang nggak . Karena Author kurang enak badan dalam beberapa hari ini .


Dan selamat membaca semoga tidak mengecewakan para readers tersayang.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen dan Vote jika kalian berkenan 😘😊😊.

__ADS_1


__ADS_2