
Hari sudah berganti . Mentari pagi mulai menampakkan sinarnya. Begitu pula dengan kedua mata kecil nan cantik, yang kini memandang dalam wajah tampan kakak nya sambil menampilkan sebuah senyuman di bibir mungilnya. Siapa lagi kalau bukan Chanyu heng yang nampak bahagia dengan pemandangan pertama kali ketika ia terbangun di pagi hari .
" Kakanda .......... " Ucap Chanyu heng dengan nada manjanya sambil berusaha untuk membangunkan Kaisar Yuanheng.
Namun Kaisar Yuanheng tidak kunjung bangun dan langsung memberikan Chanyu heng sebuah pelukan hangat di tubuh kecilnya.
Sementara Chanyu heng menyentuh lembut hidung Kakak nya yang masih tertidur pulas dengan kedua tangan kekar melingkar di tubuh kecil Chanyu heng.
" Kakanda bangun , Yu el ingin main " Kata Chanyu heng dengan sikap manjanya .
Membuat Kaisar Yuanheng terbangun , karena gerakan memberontak dari sang adik .
" Mmmmm........ kenapa Yu er ???, ini masih begitu pagi untuk beraktivitas , Kakanda masih ingin tidur " Kata Kaisar Yuanheng dengan nada malasnya.
" Yu el mau main , cepat Kakanda bangun " Kata Chanyu heng yang merengek kepada Kaisar Yuanheng.
" Hah .......... baiklah - baiklah, tapi kamu harus mandi terlebih dahulu bersama nenek guru , Kakanda juga harus mandi , setelah itu kita baru main bersama " Kata Kaisar Yuanheng dengan nada sabarnya menghadapi tingkah manja adik perempuan nya .
" Eemmm........ aku akan cari Nenek gulu dulu dan meminta nya untuk memandikan Yu el , tapi Kakanda jangan tinggalkan Yu el lagi " Kata Chanyu heng dengan nada takutnya.
" Baiklah " Kata Kaisar Yuanheng dengan ekspresi wajah bahagia.
Namun tiba-tiba ia mengingatkan sesuatu yang mungkin akan membuat Adiknya kecewa.
" Aaah....... kenapa aku bisa lupa akan keadaan istana kerajaan setelah kepergian ku , Bagaimana caraku untuk berpamitan kepada Yu er ??" Gumaan lirih Yuanheng sambil melangkah menuju ke sebuah sungai untuk membersihkan tubuh nya.
" Haaah ........ Sudahlah nanti aku akan bicara pelan pelan dengannya " Kata Yuanheng dengan ekspresi wajah santainya .
__ADS_1
Setelah menyelesaikan aktivitas nya , Kini Kaisar Yuanheng dan Chanyu heng makan bersama . Dengan penuh kesabaran Kaisar Yuanheng menyuapi adiknya. Hatinya merasa bahagia di saat melihat tingkah manja Chanyu heng . Ia sangat enggan untuk meninggalkan nya. Seketika muncul banyak pertanyaan di benaknya. Sehingga membuat hatinya semakin bimbang untuk meninggalkan nya.
" Apakah aku bisa kembali kesini lagi untuk menjenguknya???? Apa Yu er akan menangis di saat aku meninggalkan nya nanti ???" Tanya hati Kaisar Yuanheng di sela aktivitas nya.
Sementara Tetua Huannuan merasa bahagia akan kebersamaan keduanya. Ia tidak menyangka akan melihat hal seperti ini di pegunungan segel Phoenix. Hal yang membahagiakan bagi Chanyu. Sehingga membuat para penghuni pegunungan segel Phoenix merasakan kebahagiaan nya juga.
" Jangan terburu buru " Kata Tetua Huannuan yang melihat Chanyu heng makan dengan tergesa-gesa.
Karena ia merasa bahagia di saat pertama kali di suapi oleh Kakaknya setelah sekian lama ia impikan.
" Eeemm , makanan dali tangan Kakanda sangat enak " Kata Chanyu heng dengan mulut penuhnya.
Membuat Kaisar Yuanheng dan Tetua Huannuan tersenyum manis , di saat melihat tingkah lucu Chanyu heng.
Dan beberapa menit kemudian mereka telah menyelesaikan aktivitas nya dan berlanjut ke aktivitas berikut nya. Yang tidak lain adalah menemani Chanyu heng bermain. Namun cara bermain adik Kaisar Yuanheng berbeda dengan cara bermain anak seumuran nya. Ia kini berlari bahkan melompat dengan kedua kaki kecilnya. Melewati dahan pohon ke dahan pohon lainnya. Gerakan nya sangat lincah di usianya yang masih kecil, membuat Kaisar Yuanheng waspada dalam pengawasannya saat ini.
Tak terasa hari sudah menunjukkan waktu di siang hari . Kini Kaisar Yuanheng dengan nada berhati-hati berpamitan kepada Chanyu heng untuk kembali ke istana . Walaupun hati nya tidak menginginkan perpisahan tersebut . Tapi apalah daya ia juga memiliki tugas sebagai Kaisar di sebuah Negeri yang menuntut nya untuk kembali.
Namun Kaisar Yuanheng tidak menyangka kalimat yang menurutnya tidak menyakiti hati Adik nya , akan membuat adik kecil nya merasa ditinggalkan . Bahkan kini kekuatan yang berada di dalam tubuhnya meledak seketika , hingga ke tingkat ketujuh Ranah tingkat dewa dan masih berlanjut lagi hingga ke tingkat kesepuluh Ranah tingkat alam semesta . Membuat para penghuni pegunungan segel Phoenix berusaha untuk menghentikan aktivitas nya yang akan membuat tubuh kecilnya hancur. Begitu pula dengan Kaisar Yuanheng yang mengeluarkan kekuatan nya untuk mendekati Chanyu heng , adik kecil nya.
" Tidak ........, kakanda tidak boleh pergi meninggalkan ku , tidak boleh ............. Aaaaahhh.............. " Kata Chanyu heng yang tanpa sengaja mengeluarkan kekuatan terbesar di dalam tubuh nya .
Sehingga menghancurkan semua segel buatan Ratu Li Chen Chen Ibundanya.
" Aku tidak mau sendiri , aku ingin bersama dengan Kakanda ............ Tidak mau berpisah lagi ......... aku tidak mau........." Kata Chanyu heng dengan ekspresi wajah marah nya.
" Yu er tenanglah , tubuh mu akan hancur bila seperti ini , Yu er Kakanda hanya pergi sebentar dan akan kembali ke sisi Yu er , jadi tolong tenanglah " Kata Kaisar Yuanheng yang hampir menggapai tubuh kecil Chanyu heng.
__ADS_1
" Tidak........ tidak aku tidak mau sedetik pun berpisah dengan Kakanda ...... Tidak mau......" Kata Chanyu heng yang mengeluarkan kekuatan nya.
Seketika membuat Kaisar Yuanheng terpental sangat jauh . Karena kekuatan yang mengerikan lambat laun mengendalikan pikiran Chanyu heng dan langsung disadari oleh Fei feng sang naga merah.
" Yuan ......... gawat , Kekuatan yang tersembunyi di dalam tubuh adikmu mulai menguasai pikiran nya , segeralah membentuk formasi segel untuk nya " Kata Fei feng yang kini menampilkan wajah serius nya.
" Tapi kekuatan spiritual ku tidak cukup untuk itu , Bagaimana jika di tengah jalan berhenti ??" Kata Kaisar Yuanheng sambil menahan rasa sakit akibat dari serangan Chanyu heng.
" Aku akan membantu mu , di sini kaya akan aura murni dan aura langit , kamu urus adikmu aku akan mengumpulkan aura di sekitar sini yang tersembunyi dari pandangan luar " Kata Fei feng sambil memulai aktivitas nya.
Sementara Kaisar Yuanheng dengan cepat membentuk sebuah pola di kedua tangan nya. Hanya dalam beberapa menit saja , terlihat sebuah formasi terbentuk di atas langit dengan aura naga merah menyelimuti nya .
Seketika membuat terkejut para penghuni pegunungan segel Phoenix.
Karena terkuak nya identitas asli Yuanheng yang sebagai Kaisar baru di kota kerajaan Suku langit.
" Ternyata dia adalah Kaisar baru dari kerajaan suku langit " Kata Zu wei Burung Phoenix api es yang kini memperhatikan aktivitas Kaisar Yuanheng yang mencoba menghentikan kemarahan pertama Chanyu heng di pegunungan segel Phoenix.
" Kekuatan pemuda ini sangat murni , apakah bisa menghentikan kemarahan Chanyu heng??? aku juga merasakan aura misterius di dalam tubuh Yu er dan kekuatan nya melebihi kekuatan kita yang berada di sini " Kata Xia Xia Ular Naga Phoenix sambil memperhatikan kembali aura yang berada di dalam tubuh Chanyu heng yang ternyata ada aura misterius yang akan menguasai tubuh kecilnya .
" Iya aku juga merasakan nya , Segel yang semula kita buat sudah terbuka oleh aura misterius itu , bahkan aktivitas ku saat ini telah di hentikan oleh nya " Kata Zu wei yang tadi berusaha untuk memulihkan segel di tubuh Chanyu heng yang telah terbuka karena kemarahan nya .
Udah dulu ya lanjut besok dan selamat membaca semoga tidak mengecewakan para readers tersayang.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya 😊😊
...Terimakasih...
__ADS_1