
Kini mentari tepat berada di atas kepala. Menandakan bahwa hari sudahlah siang. Terlihatlah kedua insan yang masih terlelap tidur di kamar nya . Tak ada yang berencana untuk bangun terlebih dahulu. Kehangatan dan Kenyamanan yang mereka rasakan saat ini. Hanya pelukan hangat yang mereka lakukan.
Sedangkan Kaisar Fu Heng hanya bisa bersabar , walaupun sang ular kobra sudah bersiap untuk memasuki guanya . Namun ia masih Menunggu lelehnya es dalam hati Li Chen chen saat ini dan menunggu kesediannya menikah dengan nya . Kerena status calon Ratu hanya sesuatu gelar yang melindungi keselamatan diri Li Chen chen. Karena begitu banyak para penguasa yang menginginkan gadisnya untuk mati .
Sudah banyak para pendekar yang kini mengejar Li Chen chen ,tapi Kaisar Fu Heng bertindak dengan cepat . Bawahan yang bertugas melindungi Li Chen chen akan membunuhnya terlebih dahulu sebelum sampai ke tempat gadisnya.
" Fu Heng ......, aku mau mandi , lepaskan pelukanmu ituu" Ucap Li chen chen ketika dirinya terbangun.
" Aku ikut..... " Kata Kaisar Fu Heng yang membuat Li chen chen menatap tajam ke arah nya.
" Fu Heng , apa kamu mau aku tendang keluar dari sini ??" Tanya Li Chen chen dengan marahnya.
" Gak mau Chan er , aku hanya bercanda kok " Kata Fu Heng sambil melepaskan tangan nya dari pinggang ramping milik Li chen chen ,tak lupa sebuah seyum manis di wajah tampannya.
" Pria ini............"Kata Li chen chen sambil menggelengkan kepalanya.
Li Chen chen pun langsung menuju ke tempat untuk nya mandi. Tak lupa ia juga membawa Hanfu dengan warna yang senada kulitnya. Rasa hangat dan segar kini ia rasakan. Membuat nya menjadi rileks sejenak. Mandi adalah pilihan utama setelah Li Chen chen terbangun dari tidurnya.
Setengah jam kemudian , Li Chen chen sudah menyelesaikan aktivitas mandinya . Sekarang ia terlihat cantik dengan Hanfu yang ia kenakan . Dan rambut nya hanya di ikat kebelakang tanpa mengenakan penghias rambut sama sekali. Kemudian ia keluar dari ruang ganti nya dan menuju ke tempat Kaisar Fu Heng yang kini masih bermalas-malasan.
Hanfu yang di kenakan Li Chen chen.
Hanfu yang di kenakan Kaisar Fu Heng.
" Bangunlah , apa kau tak lapar ?" tanya Li Chen chen kepada Kaisar Fu Heng.
__ADS_1
"Cium dulu ,baru aku bangun " Pinta Kaisar Fu Heng sambil menampilkan wajah imut nya.
" gak mau , dan cepatlah aku tunggu kau ke bawah , kalau tak kunjung datang ,aku tinggal " Ucap Li chen chen sambil melangkah pergi meninggalkan Kaisar Fu Heng yang masih terbaring di tempat tidur.
" Gadis ini...... " Guman Kaisar Fu Heng dan melangkah pergi menuju ke tempat untuk nya mandi.
Kini Li chen chen sudah sampai di tempat makan yang berada di penginapan tersebut. Hari ini adalah hari terakhir baginya berada di Kerajaan Macan putih . Karena ia akan melanjutkan perjalanan nya menuju ke tempat yang belum ia kunjungi dan siapa tau musuh yang selama ini ia cari akan muncul di hadapannya dan ia tak perlu bersusah payah untuk mencari nya.
Namun tiba-tiba sepasang tangan memukul meja di mana tempat Li chen chen berada.
" Braak ........" Suara meja di pukul dan membuat Li chen chen tersadar dari lamunannya nya.
Terlihatlah seorang gadis yang tak lain adalah putri Mahkota Kerajaan Macan putih.ia kini mulai membuat masalah lagi dengan Li Chen chen. Namun kali ini kesabaran Li Chen chen telah habis dan akan membunuh siapa saja yang menganggu ketenangannya.
" Ada apa lagi , putri ??" Tanya Li Chen chen yang berusaha menahan amarahnya.
" Aku tak merasa bahwa kita memiliki hutang " Kata Li chen chen dengan nada yang sedikit kesal.
" Kau wanita jalang , akan ku bunuh sekarang juga " teriak Putri mahkota Ling li dengan mengeluarkan aura membunuh nya.
Seketika membuat ruangan menjadi berantakan , karena terkena aura milik Putri mahkota Ling li. Sedangkan para pengunjung dengan cepat d selamatkan oleh para prajurit bayangan milik Li chen chen .
" Kau ingin membunuh ku , baiklah silahkan mencoba nya , namun jangan menyesal bila terjadi hal yang tak di inginkan" Ucap Li chen chen yang penuh dengan teka teki.
" banyak omong kau " Teriak putri mahkota Ling li sambil mengarahkan senjatanya ke dalam Li Chen chen.
Namun dengan santainya Li Chen chen menghindari serangan dari Putri mahkota Ling li. Tak berhenti di situ saja, Putri mahkota Ling li terus menghujani Li chen chen dengan begitu banyak serangan . Namun hasilnya masih tetap sama dan itu membuat nya semakin marah kepada Li Chen chen.
Sedangkan Li chen chen hanya menampilkan senyum manisnya dan membuat semua pengunjung penginapan begitu ngeri saat melihat nya. Karena di balik seyuman Li Chen chen pasti ada sesuatu rencana yang mengerikan.
__ADS_1
" sekarang giliran ku , bersiaplah" Kata Li chen chen dengan senyuman manis nya.
Tak menunggu lama serangan Li Chen chen pun di mulai . Gerakan nya sangat cepat dan terlatih. Serangan nya juga tepat mengenai titik lemah milik putri mahkota Ling li.
Sedangkan putri mahkota Ling li tak menyadari serangan Li chen chen dan Seketika menjadi lemah tak berdaya. Hanya rasa sakit yang kini ia rasakan.
" Kau .......kau apakan tubuhku , hingga menjadii seperti ini hah??" Tanya Putri mahkota Ling li sambil berusaha berdiri namun tak bisa karena Kekuatan nya semakin melemah.
Li Chen chen pun tersenyum dan mendekati tubuh putri mahkota Ling li , untuk mengakhiri kehidupan nya. Namun suara Teriakan menghentikan aktivitas nya. Kini ia langsung melihat ke arah asal suara.
" Oh rupanya Putra mahkota , kanapa semua anggota keluarga kerajaan ingin menemui ??" Ucap Li chen chen dengan santainya.
" Maaf kami tak bermaksud untuk mengganggu anda , aku ke sini untuk menjemput adik ku yang bandel ini , dan tolong maafkan dia " Pinta putra mahkota Yung li sambil bersujud kepada Li Chen chen.
Kaisar Fu Heng pun datang dan langsung menjawab perkataan putra mahkota Yung li.
" Dia pantas menerimanya , dia telah menggangu calon Ratu ku " Kata Kaisar Fu Heng yang menbuat putra dan putri mahkota sangat terkejut.
" Ap......apa....., tak mungkin , wanita jalang in......" Kata Putri mahkota Ling li yang terpotong karena Sebuah tamparan mendarat di pipinya.
" Plaaak ........., jangan sembarang berkata , cepat minta maaf" Bentak Putra mahkota Yung li yang tak sanggup bila menyinggung Kaisar Fu Heng dari Kerajaan atas angin.
" Tapi ......tapi kak , aku... aku...." Ucap Putri mahkota Ling li dengan gagapnya dan malah mendapatkan tatapan tajam dari sang kakak.
Akhirnya Putri mahkota Ling li meminta maaf kepada Li Chen chen . Kemudian dia di bawa pulang oleh sang Kakak dalam keadaan lemah tak berdaya karena serangan yang Li Chen chen lakukan kepada nya .
Udah dulu yaa........ dan nantikan Episode selanjutnya .
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote 😁😁😁😁😁
__ADS_1