
Kini petir yang ada di langit kota kerajaan Macan putih telah berhenti bersamaaan dengan matangnya pil buatan Li chen chen. Pil itu memiliki tiga pola di sekitar nya yang tak lain adalah pil yuan tingkat tinggi yang membuat para pengunjung penginapan sangat terkejut. Karena pil Yuan sudah lama menghilang dan tak ada yang bisa membuat nya . Pil tersebut juga sangat efektif untuk membersihkan darah di dalam tubuh yang terkena racun. Bisa juga untuk memperlancar aliran Spiritual di dalam tubuh yang mengalami hambatan.
Dengan cepat Li chen chen mendekati tubuh Tuan muda yang saat ini masih terbaring lemah. Tak menunggu lama ia langsung meminumkan pil buatannya. Dan tak lama kemudian Pil Yuan tersebut langsung larut terkena Slavina Pemuda itu.
Selang beberapa menit kemudian.
" Uhuk........uhuk........... uhuk........" suara Tuan muda terbatuk mengeluarkan segumpal darah hitam nya.
" Tuan .......tuan muda " Teriak pelayannya yang kini mulai mendekati Pemuda itu dan menolong nya untuk bersandar.
" Aku tak apa apa " Ucap pemuda itu kepada pelayan nya dan kini beralih memandang Li chen chen.
"Terima kasih Nona , kau telah menolong ku dan imbalan apa yang Nona mau ,akan saya berikan " Kata Hou lang kepada Li Chen chen.
" Terimakasih sebelumnya ,tapi saya tak mengharapkan imbalan dari anda dan saya dengan suka rela menolong anda " Ucap Li chen chen dengan senyuman manis nya , yang membuat wajah para pengunjung penginapan memerah seperti kepiting rebus.
" Baiklah Nona , sekali lagi terima kasih dan perkenalkan nama saya Hou lang " Kata Hou lang memperkenalkan diri nya.
" Panggil saya Li chen chen" Ucap Li chen chen dan berlalu pergi .
Tuan muda Hou lang.
Dan tak lupa ia juga meninggalkan sebuah catatan yang berisikan resep obat untuk mengembalikan stamina Hou lang yang saat ini masih lemah karena racun yang baru saja di keluarkan nya .
" Sungguh , gadis yang menarik " Guman Lirih Hou lang dengan senyuman di wajah tampannya .
Di tempat lain yakni di istana Kerajaan Macan putih , seorang prajurit kini menghadap kepada sang kaisar untuk melaporkan sesuatu yang ia dapatkan selama melakukan pemeriksaan di kota kerajaan Macan putih.
" Lapor Yang mulia , Petir tadi disebabkan oleh seorang gadis yang sedang membuat pil Yuan " Kata Prajurit Kerajaan macan putih kepada Kaisar Dong li .
" Apa????? , mustahil pil Yuan ??? , Apa Kau tak salah dengar ??" tanya Kaisar Dong li dengan ekspresi wajah terkejut nya .
" Tidak Yang mulia , gadis itu sedang mengobati Tuan muda Hou lang putra dari Jendral Kerajaan api utara " Jawab prajurit tersebut.
" Baiklah , kau boleh pergii" Kata Kaisar Kerajaan macan putih yang masih menampilkan wajah terkejut nya.
__ADS_1
Sang Kaisar langsung memanggil seorang kasim untuk mengundang Li Chen chen masuk ke istana . ia sangat penasaran dengan apa yang ia dengar tentang nya.
" Undang gadis itu ke istana di waktu hari ulangtahun putra mahkota" Perintah Kaisar Dong li, Kerajaan macan putih kepada Kasim Kerajaan.
" Baik , Yang mulia" Jawab Kasim sambil menundukkan kepalanya , memberi hormat kepada sang Kaisar.
Kaisar Dong li , Kerajaan Macan putih.
Kasim itupun langsung melangkah pergi meninggalkan ruang kerja Sang Kaisar dan menuju ke penginapan untuk memberikan undangan khusus untuk Li Chen chen. Tak ketinggalan pula beberapa prajurit mengawalnya. Karena undangan tersebut dari sang Kaisar , pemimpin di Kota Kerajaan Macan putih.
Sedangkan Li chen chen kini masih berendam di danau obat yang berada di ruang dimensi milik nya.
" Aaaaah ......... , betapa nyamannya tempat ini " Guman lirih Li Chen chen yang saat ini sedang bersantai di danau obat nya.
Danau tempat pemandian Li chen chen.
Sedangkan Cici dan Naga Dongfeng saat ini sedang berlatih bersama . Mereka juga menjadi sangat akrab saat pertama kali bertemu di kerajaan suku kuno.
" Ya masuklah" Kata Li chen chen yang kini sudah mengenakan Hanfu dengan warna kesukaan nya.
Guwen langsung memasuki kamar Li chen chen dan melaporkan bahwa ada seorang kasim ingin menemui dirinya . Sementara Li Chen chen begitu terkejut saat mendengar perkataan Guwen.
" Kasim Kerajaan??? , ada apa ??? , aku tak pernah berurusan dengan Kerajaan ini , kecuali dengannya " Kata Li chen chen kepada Guwen .
" Saya juga tak mengetahui apa maksud dan tujuan kasim Kerajaan itu mencari Yang mulia , apa perlu menyuruhnya kembali ? " Tanya Guwen kepada Ratu Kerajaan suku kuno.
" Tak perlu , aku akan menemuinya , dan pergilah , aku akan segera bersiap" Kata Li chen chen sambil mempersiapkan diri untuk menemui kasim Kerajaan Macan putih.
Kini Guwen melangkah pergi meninggalkan kamar Li chen chen dan menuju ke lantai satu untuk menemui utusan Kerajaan Macan putih .
Setelah beberapa menit kemudian ia sampai di lantai satu. Banyak mata memandang kagum akan ketampanan Guwen dan banyak juga yang iri karena dia menjadi pengawal pribadi Li Chen chen ,gadis cantik yang kini menjadi pusat perhatian para pemuda di Kota Kerajaan tersebut.
" Tuan , Nona kami akan segera turun menemui anda " Kata Guwen dengan sopannya.
__ADS_1
" Baiklah , aku akan menunggu nya " Kata Kasim yang juga menampilkan sikap sopannya.
Tak lama kemudian , terlihatlah seorang gadis cantik yang menuruni anak tangga . Aura kecantikan nya membuat para pria langsung terkesima melihat nya. Siapa lagi kalau bukan Li Chen chen yang saat ini mau menemui utusan Kerajaan.
" Salam Nona " Ucap Kasim Kerajaan
Li Chen chen pun hanya membalas dengan gerakan tangan nya dan menanyakan apa maksud dan tujuan sang Kasim Kerajaan menemui dirinya.
" Ada apa gerangan Tuan ingin Menemui saya ??" Tanya Li Chen chen dengan senyuman manis nya yang membuat wajah Kasim berubah menjadi merah seperti kepiting rebus.
" Saya kemari ingin menyampaikan undangan dari Sang Kaisar " Kata Kasim Kerajaan Macan putih yang membuat semua berlutut kecuali Li Chen chen.
Dengan posisi berdiri Li Chen chen menerima undangan tersebut , dan tak menghiraukan tatapan menghina dari beberapa orang di sekitar nya. Karena tak menghormati utusan dari sang Kaisar Kerajaan macan putih.
" Sungguh beraninya perempuan ini , tak menghormati utusan Yang mulia Kaisar " Kata beberapa pengunjung penginapan tersebut.
Mereka hanya belum mengetahui bahwa Li Chen chen mempunyai status yang lebih tinggi dari sang Kaisar. Dan Guwen pengawal pribadi tak memperbolehkan dirinya untuk bersujud kepada utusan Kerajaan Macan putih.
" Saya merasa terhormat atas undangan Yang mulia kaisar di ulang tahun putra mahkota , sampaikanlah rasa terimakasih ku kepada Yang mulia Kaisar dan aku usahakan untuk datang esok harii " Ucap Santai Li Chen chen .
Setelah itu sang kasim pergi meninggalkan Penginapan tersebut. Begitu juga dengan Li Chen chen yang akan kembali ke kamarnya , Namun seseorang menghentikan langkahnya.
" Sungguh tak memiliki sikap hormat , Di saat ada utusan Yang mulia Kaisar ,kau tetap berdiri dengan santai nya dan tak memberi hormat kepada nya " Kata seorang wanita dengan nada tinggi.
Li Chen chen hanya menampilkan seyumannya dan berkata" Apa ada masalah nya dengan mu ??"
" Kau...... , Apa kau tau hukuman bagi orang yang tak menghormati Yang mulia Kaisar?" Tanya Wanita itu dengan marahnya.
Namun Li chen chen tetap dengan nada santai nya.
" Aku tak peduli dengan ituu , tapi yang perlu kau ingat adalah jangan mengusik orang yang salah , atau kau akan tau akibat nya " Kata Li chen chen yang mulai mengeluarkan aura membunuh nya.
Wanita itu langsung merasa tertekan dan langsung menatap tajam ke arah Li Chen chen.
" Awas Kau " Ucap Wanita itu dan berlalu pergi meninggalkan Penginapan tersebut bersama dengan beberapa pelayan nya.
Sedangkan Li chen chen tak jadi kembali ke kamar nya dan sekarang menujuu ke tempat makan yang ada di penginapan tersebut bersama dengan Guwen pengawal pribadi nya.
__ADS_1
Penasaran , dimana Kaisar Fu Heng???? , nantikan Episode selanjutnya dan jangan lupa tinggalkan jejak dan komen yang mendukung .
Babay ...........😊😊😁😁 dan selamat membaca