Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
Ektra part2


__ADS_3

Sepuluh tahun sudah berlalu. Kini waktunya Putra mahkota Lu Chen naik tahta menjadi Kaisar muda di kerajaan Chen lu . Sedangkan Kaisar Chen memutuskan untuk beristirahat dari posisi yang sangat melelahkan . Ia ingin mengasingkan diri di daerah pengunungan yang tak jauh dari istana kerajaan nya.


" Ayahanda...... " Panggil Putra mahkota Lu Chen yang ingin menanyakan alasan sebenarnya ayahnya mengambil keputusan yang begitu mendadak baginya.


" Aku tau , kamu memiliki banyak pertanyaan saat ini , tapi ini sudah menjadi keputusan ayahanda , selama kepergian ku nanti jaga kota kerajaan chen lu ini dengan baik dan jadikan Kaisar yang bijaksana " Kata Kaisar Chen dengan seyuman manis di wajah tuanya.


" Ya ayahanda ,Tapi ..... apa perlu ayahanda pergi untuk mengasingkan diri ??" Tanya Putra mahkota Lu Chen yang sebentar lagi akan menjadi kaisar muda di kerajaan Chen lu.


" Ya putraku , ayahanda hanya ingin menenangkan diri dan meningkatkan kekuatan " Kata Kaisar Chen dengan nada lembut nya.


" Baiklah jika itu sudah menjadi keputusan ayahanda , tapi apa li er setuju dengan keputusan ayahanda saat ini ??" Tanya Putra mahkota Lu Chen .


" Dia akan setuju dan bersiap lah para tamu sudah mulai berdatangan " Kata Kaisar Chen dengan langkah santai meninggalkan Putra mahkota Lu Chen.


Hari semakin siang , kini waktu baik telah tiba . Berbagai ritual kenaikan Tahta ia lakukan . Para pengusaha dari berbagai kota Kerajaan juga datang untuk menjadi saksi kenaikan tahta Putra mahkota Lu Chen . Begitu juga dengan Kaisar Fu Heng dan Ratu Li chen chen yang sudah berada di samping Kaisar Chen .


Sedangkan putri mahkota Thang Qingge kini telah diangkat menjadi Ratu di kerajaan Chen lu.


" Selamat buat kalian " kata Kaisar Fu Heng dan Ratu Li chen chen secara bersamaan .


" Terimakasih adik kecil , adik ipar " Kata Kaisar Lu Chen dengan seyuman hangat nya.


Kini mereka masih menikmati pesta perayaan . Berbagai menu makanan sudah tersusun rapi di aula istana . Para menteri dan Jendrel juga nampak berbincang dengan perasaan bahagia nya. Tak lupa ucapan selamat Meraka sampai kepada Kaisar baru kerajaan chen lu.

__ADS_1


Sedangkan Putra mahkota Yuanheng dan putri mahkota wei chen saat ini terlihat tampan dan cantik. Mereka tumbuh dengan sangat cepat. Umur keduanya adalah lima belas tahun, walaupun putra mahkota lebih dulu lahir daripada putri mahkota .


Kejeniusan keduanya juga mulai tersebar luas di seluruh negeri . Bahkan tahun depan keduanya akan masuk ke perguruan Yin suyang untuk belajar di sana . Karena keduanya tak mau berdiam diri di istana Kerajaan. Apalagi putra mahkota Yuanheng yang sering kali mencoba untuk kabur dari istana kerajaannya. Namun tetap saja berujung kegagalan. Karena Indra pendengaran Ratu Li chen chen ibunya sangat lah sensitif pada pergerakan nya.


Keesokan paginya , Keluarga besar istana kerajaan Chen lu saat ini sedang berkumpul . Mereka ingin melihat kepergian ayahandanya yang akan mengasingkan diri untuk melakukan peningkatan kekuatan nya .


" Ayahanda jangan lama-lama , kami selalu menunggu kedatangan mu kembali " Kata Ratu Li chen chen dengan senyuman manis nya.


" Iya putriku dan selamat tinggal semuanya , jaga kedamaian kerajaan Chen lu di saat aku tak ada " Kata Kaisar Chen sambil melesat pergi meninggalkan kedua anaknya dan menantunya .


Tak lupa ia juga mencium kening kedua cucu cucunya.


"Kakek Kaisar , di saat kakek kembali aku dan kakak sepupu akan menjadi orang terhebat , kakek kami sangat menyayangi mu " Kata Putra mahkota Yuanheng dengan nada tinggi nya.


...****...


" Ayahanda , ibunda Yuan er berangkat " Kata Putra mahkota Yuanheng dengan nada lembut nya.


" Baiklah putra ku , berhati-hati dan tetaplah bersikaplah rendah hati , walaupun kamu saat ini sudah kuat dari anak seumuran mu " Kata Kaisar Fu Heng dengan nada lembut nya .


Karena semenjak diusianya empat tahun , putra mahkota Yuanheng sudah mendapatkan latihan dari kedua orang tua nya dan kini sudah mencapai tingkat keenam Ranah tingkat kaisar .


" Baik , akan aku ingin pesan ayahanda dan ibunda " Kata Putra mahkota Yuanheng dengan seyuman manis di wajah tampannya.

__ADS_1


Dan beberapa menit kemudian , pintu portal perpindahan pun muncul dan langsung terbuka . Kini Putra mahkota Yuanheng memasuki pintu tersebut dan langsung mengarah ke kerajaan Chen lu untuk menjemput kakak sepupunya yang tak lain adalah putri mahkota wei chen yang saat ini memiliki kekuatan di tingkat kelima Ranah pembangun pondasi 2.


( maaf kemarin Author salah ngetik 😊😊😊 , putri mahkota wei chen adalah kakak sepupu nya)


Setelah sampai di istana Kerajaan Chen lu , putra mahkota Yuanheng disambut hangat oleh Kaisar Lu Chen dan Ratu Thang Qingge.


" Selamat datang keponakan tampanku " Kata Kaisar Lu Chen Ratu Thang Qingge secara bersamaan .


" paman , bibi " panggil putra mahkota Yuanheng dengan nada manjanya .


" dimana Kakak sepupu ??, apa dia belum bersiap ??" Tanya Putra mahkota Yuanheng lagi yang kini sudah berada di dekat Kaisar Lu Chen dan Ratu Thang Qingge .


" Sudah , tu dia " Kata Ratu Thang Qingge dengan seyuman manis nya .


Kini keduanya langsung berangkat tanpa menggunakan kereta kerajaan dan prajurit pelindung nya . Karena kedua nya tak mau jati diri mereka di ketahui oleh orang lain .


Saat ini Putra mahkota Yuanheng dan putri mahkota Wei chen hanya menggunakan kedua kudanya untuk mempercepat perjalanan . Tak lupa pula keduanya berpamitan kepada Kaisar Lu Chen dan Ratu Thang Qingge untuk memulai perjalanan nya ke Perguruan Yin suyang untuk belajar selama empat tahun kedepannya .


Sekian dan terima kasih para readers yang masih setia di cerita ku ini . Dan untuk Season ke 2 tunggu pengumuman dari Author 😊😊😊😊.



Putra mahkota Yuanheng , Kerajaan Atas angin.

__ADS_1



Putri mahkota Wei chen , Kerajaan Chen lu.


__ADS_2