Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
eps5


__ADS_3

Satu bulan di dunia dimensi , Li chen chen pun terbangun dari meditasi nya . Dia tampak lebih cantik dari sebelumnya. Bahkan kulitnya semakin putih . Tubuh Li chen chen juga tampak lebih ringan , Membuat nya lebih mudah berpindah tempat dan ia juga bisa berjalan d atas air . Kini Li chen chen sudah berada d tingkat ke lima yakni Ranah pembangunan pondasi 2.


" Wah benar - benar hebat " Guman Li chen chen saat menyadari akan perubahan pada dirinya saat ini.


Diapun langsung mencari Yu yu d tempat lainnya yang ada d dalam dimensi milik nya dan tak sengaja melihat pemandangan yang tak kalah indah dengan tempat yang ia buat latihan tadi.



...Salah satu pemandangan yang ada d dalam dimensi milik Li chen chen....


" Wah .......... !!! di sini juga ada pemandangan indah lainnya , makin betah berada di dalam sini" guman Li chen chen sambil berjalan menuju ke tempat tersebut dan d hentikan oleh Yu yu.


" Nona mau kemana ??? "Tanya Yu yu yang mengejutkan Li Chen chen.


" Aaaahhh ........ bisakah kau tak mengejutkan ku ???"kata Li Chen chen dengan memegang dadanya.


" Maaf Nona " Kata Yu yu terseyum lebar menampilkan gigi putih nya.


" aku hanya ingin melihat pemandangan yang ada di sini Yu yu " Kata Li chen chen Sambil memandang keindahan yang berada d depan mata nya.


Beberapa jam kemudian Li Chen chen pun memutuskan untuk segera kembali ke dunia luar. Di pejamkan nya kedua mata indahnya . Hanya dalam sekejap mata , jiwanya pun kembali ke tubuh nya .


Kini hari sudah malam kembali . karena Li Chen chen berada d ruang dimensi nya selama satu bulan yang berarti satu hari d dunia luar.


" Tok ........tok.........tok......" Suara pintu d ketok dari luar.


" Ya masuklah " Kata Li chen chen yang sudah rapi dengan Hanfu nya .



Pakaian yang di kenakan Li Chen chen.

__ADS_1


"Maaf telah mengganggu nona beristirahat , apakah nona tak enak badan ??"Tanya pelayan dari penginapan tersebut yang kuwatir akan keadaan tamu penginapan nya . Karena dari tadi pagi Li Chen chen tak keluar dari kamar nya.


"aku baik baik saja kak , emang ada apa ??" Tanya Li chen chen kembali dengan senyum menghiasi wajah cantiknya.


" Oh , saya kira nona tak enak badan ,karena sedari tadi nona tak keluar dari kamar , apakah nona membutuhkan sesuatu sekarang ini ??? " Tanya pelayan penginapan dengan sikap sopan.


"Ya kak ,tolong ambilkan aku makanan " Kata Li chen chen dengan senyuman manis nya.


" Baiklah nona " Kata pelayan itu sambil menepuk kedua tangannya memanggil pelayan lainnya untuk menyiapkan makanan d tempat khusus untuk para tamu penginapan bersantai.


" Mari ikuti saya nona " Ucap pelayan penginapan itu lagi .


Kini Li chen chen mengikuti kemana arah pelayan itu pergi . Setelah beberapa detik kemudian sampailah mereka d tempat tujuan yang berada d lantai satu penginapan tersebut. Banyak para tamu penginapan yang sedang bersantai d tempat itu . Dan ada juga alunan musik yang menemani makan mereka.


" ini nona , tempat nya " ucap sopan pelayan itu sambil menunjukkan tempat d mana Li Chen chen duduk .


Li Chen chen langsung duduk , dimana telah d sediakan oleh para pelayan penginapan tersebut. Di atas meja sudah tersusun rapi beberapa menu makanan. Li Chen chen langsung menyantap makanan itu , karena dirinya yang sudah lapar sedari tadi.


" Hai cantik , apakah kau mau aku temani " Kata salah satu Pemuda kaya itu kepada Li chen chen.


Li chen chen hanya diam tak menghiraukan pemuda itu dan tetap melanjutkan aktifitas makan nya .


" Tak sopan , kakak kami sedang berbicara dengan mu " Bentak pemuda lainnya yang tak lain adalah teman teman nya.


Namun Li chen chen tetap saja tak menghiraukan sekelompok pemuda kaya tersebut dan berlalu pergi meninggalkan nya .


" Kau.......... tunggu berhenti , berani nya kau mengabaikan ku " Teriak marah Pemuda kaya itu dan membuat para tamu menoleh ke arah nya.


" Kenapa aku harus takut??? , akupun juga tak kenal dengan kalian " Ucap Li chen chen dengan nada santainya.


" Heh dasar gadis sombong ,rasakan ini " Teriak Pemuda kaya itu dan langsung melesat pergi menyerang Li Chen chen yang kini masih bersantai.

__ADS_1


Namun dengan cepat Li chen chen menangkis serangan dengan menggunakan sebuah ranting yang sudah dilapisi dengan elemen angin yang d miliki nya.


" Treng........treng......treng....." Suara kedua benda tajam saling bertabrakan .


" Apa apa an ini ......... ??? gadis itu menangkis sebuah pedang hanya dengan sebuah ranting kayu kecil , sungguh hebat " Ucap kagum para tamu penginapan.


Seulas senyum muncul d bibir mungil milik Li chen chen ,seakan mengejek pemuda kaya tersebut.


Pemuda kaya itu semakin marah dan terus menerus menyerang Li chen chen tanpa henti. Namun hasilnya tetap sama . Li chen chen hanya mempermainkan pemuda kaya itu , Dengan terus menghidari serangan nya.


" Hai, kalian bantu aku , Siapa saja yang berhasil mengalahkannya , aku akan beri sekantung emas " Kata Pemuda kaya itu kepada teman teman nya.


Setelah mendengar perkataan pemimpin nya, sekelompok pemuda itu pun langsung menyerang Li chen chen. Namun dengan lincahnya , Dia menebaskan rantingnya ke setiap pemuda yang menyerang nya.


" Sreeeet.......... sreeet............ sreeeet......... sreeeeeet........" Suara Ranting milik Li chen chen.


" Ahhhhhkkkkk......." Suara Teriak ketiga pemuda itu.


Hanya dalam waktu beberapa menit ketiga pemuda itu langsung tergeletak pingsan. Dan membuat pemimpin nya ketakutan dan melarikan diri.


" Awas kau ,gadis sombong " Ucap Pemuda kaya tersebut sebelum melarikan diri.


" Pengecut kau " Kata Li chen chen dan berlalu pergiii menuju ke tempat pembayaran.


Karena tempat makan telah hancur akibat pertarungan tadi . Dan kini Li chen chen lah yang akan mengganti rugi semua kekacauan tersebut.


Hari pun semakin larut , kini Li chen chen akan memulai pertualangan nya . Dia segera membeli seekor kuda untuk menemaninya berkelana . Dan sekaligus mengasah kemampuan dan meningkatkan kekuatan nya . Dirinya harus bertambah kuat . Karena dunia yang kini ia tempati memiliki prinsip yaitu Yang kuat menindas yang lemah . Li Chen chen tak mau terus menerus merepotkan orang lain untuk menolong dirinya saat mengalami kesulitan. Ia harus menjadi semakin kuat dan menuju ke puncak yang terkuat.


Itulah tujuannya saat ini , karena belum mengetahui secara jelas akan identitas nya saat ini.


Jangan lupa tinggalkan jejak ya buat para readers tersayang ......

__ADS_1


Like , komen yang mendukung ,biar Author tambah semangat untuk terus Update 😊😊😊 dan terimakasih sebelumnya .😘😘😘


__ADS_2