Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
eps46


__ADS_3

Tak lama kemudian , muncullah sayap di kedua punggung Li chen chen . Dan membuat Ye jin sangat terkejut dengan apa yang ia lihat saat ini.



Sayap Phoenix milik Li chen chen.


" Mustahil , kau dapat mengendalikan Burung Phoenix ini ??" Tanya Ye jin tatapan terkejuut nya.


" Ya , aku bisa mengendalikannya Namun sudah terlambat ,Kamu akan segera mati dii tangan ku " Kata Li chen yang dengan seyum jahat nya.


Seketika jemari Li Chen chen pun menari dan mengeluar api di telapak tangan nya. Kemudian ia lemparkan ke arah Ye jin yang kini masih dalam kewaspadaan nya . Dengan cepat Ye jin menghindari serangan dari li Chen chen .


" wyuuus...... wyuuuus......" Suara Ye jin melesat pergi menghindari serangan Li chen chen.


Tak berhenti di situ saja , kini Li chen chen menyerang menggunakan pedang naga Phoenix.


" Sreeeet .... sreeeet....... sreeeet...." Suara pedang milik Li chen chen.


Yejin masih bisa menghindarinya serangan dari Li Chen chen.


" Hebat juga kau paman " Kata Li chen chen yang semakin bersemangat .


Pertarungan semakin seru . Serangan demi serangan kini mereka lakukan. Belum ada yang menunjukkan kekalahan nya.


Sedangkan Kaisar Fu Heng dan Guwen kini masih melawan para pendekar lainnya yang sama hebatnya dengan Ye jin . Tebasan demi Tebasan mereka arahkan kepada lawannya. Namun dengan cepat para pendekar itu menghidari. Namun sebuah serangan tersembunyi mengambil salah satu nyawa dari para pendekar itu. Dan membuat pendekar lainnya terkejuut.


" Apa ........???" Kata bersamaan ketiga pendekar itu.


Serangan tersebut dari Kaisar Fu Heng yang sengaja memberi serangan ganda untuk mengecoh lawan lawan nya.


Serangan masih berlanjut . Kini beribu pedang angin milik Kaisar Fu Heng pun siap menyerang ketiga Pendekar itu. Dengan cepat ketiga pendekar itu melakukan serangan balik . Namun apalah daya , ketiga pendekar itu akhirnya kehilangan nyawanya . Karena pedang angin milik Kaisar Fu Heng lah yang lebih cepat dari pada senjata ketiga pendekar itu .


Sedangkan Guwen saat ini melawan satu pendekar yang tersisa. Ia kini menebaskan pedangnya ke arah lawannya . Dengan cepat gerakan tangan nya memainkan pedang yang masih penuh dengan racun. Tebasan demi tebasan ia lakukan. Bahkan pendekar itu merasa kuwalahan melawan Guwen .


" Sial , hebat juga dia " Guman Pendekar itu.


Masih tetap di tempat yang sama . Pertarungan kini semakin seru . Begitu pula dengan sambaran petir yang belum juga selesai.

__ADS_1


Namun kini di daerah tersebut , mengalami perubahan waktu secara mendadak . Yang tadinya pagi menjadi malam hari . Seakan akan adanya seorang master yang sedang marah . Siapa lagi kalau bukan Li chen chen . Yang saat ini sedang bertarung dengan Ye jin.


" sreet .......sreeet..... sreeeet....." Suara tebasan pedang naga Phoenix Milik Li Chen chen.


Dan tebasan tersebut berhasil mengenai tubuh Ye jin. Dan membuat kulitnya sedikit demi sedikit menjadi meleleh karena terkena racun api milik Li chen chen.


" Aku telah meremehkan mu Li " Kata Ye jin yang kini masih bertahan dengan tubuh yang mulai meleleh .


" Kau saja yang selalu meremehkan lawanmu dan sekarang rasakan ini " Kata Li chen chen dengan Tebasan pedang naga Phoenix.


" Sreeeet..........." Dengan sekali tebas Ye jin pun kehilangan nyawanya.


Dan akhirnya pertarungannya pun usai . Kini Li chen chen langsung terjatuh pingsan , Dengan sigapnya Kaisar Fu Heng menangkap tubuh Li chen chen yang kini lemas tak berdaya.



Seperti itu posisi Kaisar Fu Heng dan Li chen chen saat ini.


" Istirahat Chan er , aku akan membawamu ke pasar hantu" Kata Kaisar dengan senyuman manis menghiasi wajah tampan nya.


Kini kekacauan yang ada di pintu masuk portal perpindahan , langsung di urus oleh para pengawal bayangan milik Kaisar Fu Heng Untuk di bersihkan , biar tak ada yang mengetahui bila di sana baru saja terjadi pertarungan.


Perjalanan pun berlanjut , kini Kaisar Fu Heng menuju ke portal perpindahan yang akan memindahkan mereka ke daerah pasar hantu .


Sesampai di sana terlihatlah gerbang portal perpindahan. Kaisar Fu Heng pun melangkah memasuki Portal tersebut dengan Li Chen chen yang saat ini berada di pelukannya.



Portal perpindahan .


Setelah memasuki portal tersebut , Hanya dalam sekejap mata Kaisar Fu Heng dan Li chen chen sudah berada di daerah pasar hantu bagian timur . Dan hanya memerlukan waktu satu jam perjalanan mereka akan sampai di pasar hantu, tempat pelelangan akan di adakan .


Kaisar Fu Heng pun langsung melesat pergi menuju ke pasar hantu. Tak lupa sebuah topeng menutupi wajahnya dan Wajah Li Chen chen . Ia tak mau identitas asli gadisnya terbongkar .


Setelah satu jam kemudian , mereka pun sampai. Disana sudah ada beberapa orang pasar hantu yang menyambut kedatangannya.


" Siapkan satu kamar untuk kami " Perintah Kaisar Fu Heng kepada orang orang tersebut.

__ADS_1


Karena acara pelelangan akan di adakan esok hari. Dan Li Chen chen masih tertidur pulas, untuk mengembalikan energi nya.


" Beristirahatlah Chan er ,aku akan pergi sebentar" Kata Kaisar Fu Heng yang akan kembali ke istana kerajaan atas angin untuk memeriksa sesuatu.


" Guwen " Panggil Kaisar Fu Heng kepada pengawal pribadi milik Li chen chen.


" Ya Yang mulia " Jawab Guwen yang dengan cepat muncul di hadapan Sang Kaisar.


" Aku akan pergi sebentar , tolong jaga kamar ini , jangan sampai ada orang yang mengganggunya" Kata Kaisar Fu Heng dangan nada dingin nya.


" Baiklah Yang mulia " Kata Guwen dengan nada patuhnya.


Dengan cepat Kaisar Fu Heng pun melesat pergi . Ia tak tau ada masalah apa di kerajaan atas angin. Sehingga para tetua menyuruh nya kembalii secepatnya.


" Sungguh merepotkan " Guman Kaisar Fu Heng dengan nada malasnya


Sedangkan di tempat lain , di pintu masuk portal perpindahan , kini ada beberapa orang yang saat ini berada di sana . Melihat sekitar yang nampak biasa saja. Ntah apa yang mereka cari . Namun yang pasti Ketiganya sedang memastikan sesuatu.


" Terakhir kali Langit berbintang kita menunjukkan lokasi Auranya di sekitar sini, tapi di tempat ini tak ada apa apa " Kata Master pertama dengan kedua mata yang masih melihat sekeliling nya .


" Ya , seperti nya ada orang yang membantu gadis itu sangatlah hebat dan cerdik " Kata Master kedua .


" Ayo kita kembali dulu , seperti mereka sudah membersihkan tempat ini , sebelum kedatangan kita" Kata Master ketiga dengan tatapan tajam nya


" Baiklah ayo pergi " Kata Master pertama lagi


Kini ketiganya melesat pergi meninggalkan tempat tersebut. Dan tak menyadari seseorang telah mengawasi gerak gerik mereka saat ini.


" Kau mau menangkap nya , tak akan semudah itu " Kata seseorang di balik pepohonan yang ada di sana.


Siapa orang misterius itu ???


Kenapa ingin menolong Li Chen chen ???


Apa orang itu memiliki tujuan yang tak baik ??


nantikan kelanjutan nya esok hari ya dan selamat membaca , jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen dan Vote jika kalian berkenan 😊😊 .

__ADS_1


__ADS_2