
Mentari pagi kini telah menyinari wajah cantik Li chen chen . Ia tak merasa terganggu dengan cahaya mentari tersebut dan tetap melanjutkan aktifitas tidurnya. Kehangatan yang ia rasakan saat ini. Sudah lama Li chen chen tak merasa kehangatan di rumah keluarga nya . Semenjak datang ke dunia ini ia selalu mengembara dan tak mengetahui siapa Keluarga kandung yang sebenarnya.
Namun tiba-tiba terdengar suara panggilan seseorang yang mengganggu tidur nyenyak nya.
" Chan er ...... bangunlah , ayahanda memanggil mu " Kata Kaisar Fu Heng dengan nada lembut nya.
" Fu Heng , aku masih mengantuk niiii..." Keluh Li chen chen dengan nada manjanya.
" Kau ini !!!! sana cepetan mandi , atau ............. aku yang mandiin niii " Kata Kaisar Fu Heng yang membuat Li chen chen langsung terbangun .
" Fu Heng........ Kau mau aku lempar ke luar yaa.... " Kata Li chen chen dengan tatapan tajam nya.
" Ha .....ha.....ha..... , makanya cepetan mandi , Kasian tu ayahanda dan kakak sudah lama menunggu mu " Kata Kaisar Fu Heng yang mengetahui akan perasaan nyaman yang di rasakan Li chen chen saat ini.
" Iya iya , aku mandii niii " Kata Li chen chen yang kini melangkah pergi menuju ke tempat mandi yang sudah di persiapkan oleh para pelayan Kerajaan chen lu.
Dua jam kemudian Li Chen chen sudah rapi dengan hanfu berwarna cerahnya. Ia kini terlihat lebih segar dari biasanya. Keceriaan pun terpancar darii wajah cantik nya. Tak biasanya ia merasakan bahagia seperti ini. Ini pertama kalinya bagi Li chen chen tinggal di tempat yang sama dengan keluarga nya.
" Selamat pagi ayahanda ,kakak" Ucap Li chen chen ketika sampai di ruang makan Keluarga istana kerajaan.
" Pagii juga sayang (adik kecil )" Kata Ayahanda dan Putra mahkota Lu Chen dengan seyuman manis di wajah keduanya
" Nak Fu Heng , maaf telah merepotkan mu untuk membangun putriku " Ucap Kaisar chen .
" Tak apa apa ayahanda ,aku sudah terbiasa dengan sikap malasnya , Ketika bangun tidur" Kata Kaisar Fu Heng dengan seyuman manis di wajah tampannya.
Kini mereka mulai menikmati makanannya. Rasa bahagia pun turut menemani suasana di ruang makan tersebut.
__ADS_1
...***...
Hari demi hari mereka lewati dengan rasa bahagia. Tak tau bahaya kini mulai mengancam keselamatan Keluarga nya. Karena Kekuatan Li chen chen telah menarik perhatian para pendekar di sekitar Wilayah Kerajaan Chen lu.
Kini genap seminggu Li chen chen berada di kerajaan Chen lu. Ia merasa sangat bahagia tinggal bersama dengan keluarga nya. Namun perasaan tak enak kini tiba-tiba menghampiri hati kecilnya.
" Guwen ...." Panggil Li chen chen yang saat ini berada di taman istana kerajaan chen lu.
" Ya Yang mulia Ratu" Jawab Guwen yang seketika datang setelah Li Chen chen memanggil nya.
" Perketat penjagaan di wilayah Kerajaan chen lu , aku merasakan Aura para pendekar sedang menuju ke sini " Perintah Li chen chen dengan nada kawatir nya.
" Baik , laksanakan" kata Guwen dan langsung melesat pergi meninggalkan Li chen chen sendiri di taman istana kerajaan chen lu.
Dan tiba-tiba seseorang datang menemui nya . Yang tak lain adalah Putra mahkota Lu Chen .
" Adik kecil , tinggallah lebih lama lagi , aku masih ingin berlama-lama melihat seyum manis mu ini " Kata Putra mahkota Lu Chen yang mengetahui rencana Li chen chen untuk segera meninggalkan istana kerajaan Chen lu.
" Tapi aku dan ayahanda sangat menginginkan adik kecil tinggal lebih lama lagi " Kata Putra mahkota Lu Chen dengan tatapan sedihnya.
" Maafkan aku kakak , aku tak bisa terus tinggal bersama kalian , banyak musuh yang kini sedang mencari keberadaan ku dan akan sangat bahaya bila aku terus berada di sisi kalian " Kata Li chen chen dengan air mata yang mulai jatuh ke pipi mulusnya.
" Dan hanya Kalian Keluarga yang aku punya saat ini " Kata Li chen chen lagii.
Sedangkan Putra mahkota Lu Chen kini langsung memeluk erat tubuh Li chen chen . Ia merasa sesak ketika melihat adik kecilnya menangis. Rasa bersalah pun menghampiri hati kecilnya.
" Li er Maafkan kakakmu ini ,telah membuat mu menangis , tapi kau harus berjanji akan sering datang menjenguk kami bila kau memutuskan untuk pergi " Ucap Putra mahkota Lu Chen yang masih memeluk erat tubuh Li chen chen.
__ADS_1
" Iya kakak, Adik kecil berjanji akan mengunjungi Ayahanda dan kakak " Kata Li chen chen yang masih berada di pelukan kakak kandungnya.
Namun tiba-tiba pengawal pribadi nya pun datang di hadapannya.
" Maaf Yang mulia , telah mengganggu waktu anda , tapi ini sangat mendesak , di bagian utara Kota Kerajaan chen lu ada lima pendekar berkumpul untuk menangkap anda " Kata Guwen yang membuat Li chen chen tersenyum jahat.
" Ooh akhirnya datang juga dan dimana Yang mulia Kaisar Fu saat ini ??" Tanya Li Chen chen yang sedari tadi tak melihat batang hidung nya.
" Seperti nya Yang mulia Kaisar masih di kamar nya , mungkin sedang bermeditasi " Kata Guwen yang juga tak melihat Kaisar Fu Heng keluar dari kamar nya.
" Li er , apa yang terjadi sebenarnya ??" Tanya Putra mahkota dengan wajah terkejut nya.
" Kakak , identitas ku sangatlah rumit , banyak para pendekar bahkan penguasa yang sedang mencari keberadaanku " Kata Li chen chen Sambil menatap jauh ke atas langit.
" Jadi inilah alasan mu untuk segera meninggalkan Kami??" Tanya Putra mahkota Lu Chen kepada adik kecilnya yang tak Lain adalah Li Chen chen.
" Ya kakak , maaf kan adik kecil mu ini " Jawab Li chen chen Sambil menampilkan senyum di wajah cantik nya .
" Ya adik , tapi ingatlah untuk berhati-hati dan kami juga bisa melindungi mu " Kata putra mahkota Lu Chen.
" makasih kakak , tapi aku ingin menyelesaikan sendiri " Kata Li chen chen yang tak mau Ayah dan kakaknya dalam bahaya.
sedangkan di kamar Kaisar Fu Heng kini sedang melakukan meditasi , karena dari kemarin tubuhnya mengalami gejolak yang sangat tinggi. Tak tau apa yang terjadi . Namun Kaisar Fu Heng hanya bisa melakukan meditasi untuk membuat terobosan lagi Ke tingkat yang lebih jarang di capai oleh seseorang , yang tak lain adalah Ranah tingkat alam semesta yang ke-dua. Dan Kekuatan ini akan menggemparkan dunia spiritual. Karena hanya segelintir orang saja yang bisa mencapai kekuatan tersebut.
Hanfu yang di kenakan Putra mahkota Lu Chen dan putri mahkota Li chen chen .
__ADS_1
Lanjut nanti ya dan selamat membaca , semoga tak mengecewakan para readers tersayang.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote jika kalian berkenan 😘😘😘😘