Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
Eps83


__ADS_3

Penangkapan Kaisar Zi Sang sudah di lakukan oleh kedua Leluhur menara bintang .Ia saat ini tidak mampu untuk melawan keduanya .Rasa sakit di sekujur tubuhnya membuat Kaisar Zi Sang sangat tidak berdaya . Luka luka tersebut akibat dari pertarungan nya dengan putri tertuanya. Apalagi , ia kini sudah menjadi orang yang tidak berguna atau bisa di sebut Manusia sampah . Karena Semua pelatihan nya telah di hapus oleh Sansang putri tertuanya. Sangat malang nasibnya kini , Ia hanya pasrah dan mengharapkan bantuan dari seseorang.


Dan di saat penangkapannya , Kaisar Zi Sang hanya bisa menundukkan kepalanya , untuk menghadapi kejadian yang tidak pernah ia bayangkan. Tapi sangat di sayangkan , tidak adanya rasa penyesalan yang terlukis di wajahnya . Melainkan pikiran untuk membunuh Sansang putri tertuanya.


" Bila ada kesempatan , aku akan membunuhmu dengan kejam " Kata Kaisar Zi Sang saat melewati Sansang yang berada tak jauh dari nya.


" Akanku tunggu kesempatan itu datang ayahanda" Kata Sansang yang menunjukkan ekspresi wajah dingin nya.


Namun tiba-tiba sebuah serangan tersembunyi mengenai tubuh Sansang tanpa di ketahui oleh kedua prajurit bayangan nya. Sebuah serangan tersembunyi yang hampir mengenai jantung nya.


" Siapa ........???, tunjukkan dirimu" Kata Sansang yang menahan rasa sakit di dadanya.


Seketika seseorang bertepuk tangan sambil menunjukan dirinya di hadapan Sansang . Ia adalah Selir Rong any, ibu tiri Sansang yang sangat lihai dengan serangan tersembunyi nya.'


" Ooooh ........ rupanya ibunda selir , apa adik perempuan ku sudah siuman , sehingga ibunda selir masih sempat untuk menyerang ku di sini ?????" Kata Sansang dengan nada lembut nya sambil menyembuhkan diri.


" Diam ......... kamu tidak pantas untuk menanyakan tentang keadaan nya , Putriku akan baik baik saja ketika aku membunuh mu " Kata Selir Rong any sambil mengeluarkan cambuk es berdurinya .


Karena ia sangat marah akan perkataan Sansang putri dari Kakak tirinya.


" Apakah ibunda selir ingin seperti dia ???" Tanya Sansang yang memperlihatkan kondisi ayahanda yang penuh dengan luka.


Namun Selir Rong any tidak peduli sama sekali dan bergegas untuk menyerang Sansang dengan kemarahan yang memuncak. Tidak seperti biasanya yang menghadapi masalah dengan sangat santai . Sehingga ia mendapatkan keberhasilan yang memuaskan.


" Baiklah ..... ini adalah permintaan mu " Kata Sansang sambil mengeluarkan Langkah bintang nya.


Seketika membuat Selir Rong any tidak berdaya. Sehingga ia segera mengirimkan sebuah kembang api untuk meminta pertolongan kepada seseorang yang selama ini menjadi pendukung kuatnya.


" ooooh ........ mencari bantuan ya , Apakah mereka hebat dan bisa memasuki tempat ini " Kata Sansang yang sudah mengatur sebuah formasi penghalang yang tidak sembarang orang bisa memasuki nya.


" Kamu........ putri dari wanita J*l*ng , lihat saja mereka akan membuat mu bertekuk lutut di hadapan ku dan rela menjadi korban keenam putriku " Kata Selir Rong any sambil menatap tajam ke arah Sansang yang masih menampilkan ekspresi dingin nya.


" Baiklah........ terserah apa yang kamu katakan , tapi apakah para Leluhur suku es akan membiarkan Sang pewaris meregang nyawa di istana nya sendiri???" Kata Sansang dengan nada lembut nya namun masih menampilkan ekspresi wajah dingin nya.

__ADS_1


" Apa...... apa yang kamu maksud ??" tanya Selir Rong any tidak tau rencana Sansang sebelum tiba di istana kerajaan Suku es.


" Lihat saja nanti , Ibunda selir akan tau dengan sendirinya " Kata Sansang dengan seyuman tipis di balik cadar nya sambil membuka formasi penghalang yang di buat nya.


Seketika para prajurit dan para jenderal memasuki Aula istana . Mereka melihat Kaisar Zi Sang dan Ratu Rong any sudah tidak berdaya di tangkap oleh kedua orang yang tidak mereka kenal.


" Apa yang terjadi sebenarnya di sini ??" Kata Salah satu Jendral perang sambil melihat di sekitarnya dan berakhir dengan menatap wajah wanita bercadar yang saat ini sudah duduk santai di singgasana Ratu tertinggi.


" Sia.......... " Kata Salah satu Jendral perang yang terpotong .


Karena adanya sebuah cahaya terang yang menenangkan semua hati para penghuni istana, muncul di sekitar Sansang . Membuat para jenderal serta prajurit nya tertunduk hormat .


Sebab Cahaya tersebut adalah cahaya para Leluhur suku es yang akan mengumumkan Pergantian Tahta Kaisar yang akan di serahkan kepada pewaris yang Sah . Ia adalah Sansang , Putri dari Kaisar Zi Sang dan Ratu Rong wei , Ratu sebenarnya di Kota Kerajaan Suku es yang masih sangat di hormati oleh seluruh penduduk kota suku es .


Sedangkan Kaisar Zi Sang dan Selir Rong any akan di jatuhi hukuman seumur hidup di Lantai kosong Menara bintang untuk menerima siksaan setiap hari dengan rasa sakit yang amat menyiksa tanpa ada seorang pun yang bisa menolongnya.


Karena kesalahannya yang mereka perbuat di Kerajaan Suku es serta terkuaknya pembunuhan kepada para pemuda berbakat untuk pengorbanan Jiwa putri nya


" Hormat kami Yang mulia Ratu baru " Kata Para jendral beserta prajurit nya dan para penghuni istana lainnya.


Namun tiba-tiba kedua orang misterius datang dengan serangan yang membabi-buta. Kedua orang misterius tersebut adalah penolong Kaisar Zi Sang dan Selir Rong any. Mereka datang saat Selir Rong any meminta pertolongan. Dan untuk Serangan tersebut di tujukan kepada Sansang penguasa terbaru Kota Kerajaan Suku es.


Tapi dengan gerakan cepat kedua prajurit bayangannya , dapat menangkis setiap serangan mereka. Tak ada satu serangan pun yang berhasil mengenai tubuh seksi milik Sansang.


" Siapa kalian ???" Kata Sansang dengan nada lembut nya.


" Kamu tidak perlu tau siapa kami ??, Kami hanya ingin membawa mereka atas perintah dari Tuan Kami " Kata salah satu orang misterius yang datang di istana kerajaan Suku es sambil menunjuk ke arah Kaisar Zi Sang dan Selir Rong any berada .


" Aku tidak mengizinkan kalian membawanya , Leluhur bawa pergi kedua tahanan ini " Kata Sansang sambil menampilkan wajah seriusnya.


Dan dalam sekejap mata kedua tahanan menghilangkan bersamaan dengan menghilang nya Kedua leluhur menara bintang.


" Kamu ....... , baiklah ........ cepat atau lambat Tuan kami akan meratakan tempat ini " Kata Kedua orang yang dengan cepat pergi.

__ADS_1


Karena kekuatan mereka tidak akan mampu untuk mengalahkan kedua prajurit yang ada di samping Sansang.


" Akan ku tunggu kedatangan kalian " Kata Sansang dengan seyuman manis di balik cadar nya.


Sementara di Kerajaan Suku langit terjadi hal yang membuat para tamu undangan sangat waspada. Karena Kaisar Feng shui juga mengundang para kultivator dari Klan racun. Membuat Yuanheng mengerutkan keningnya.


" Ibunda ........" Panggil lembut Yuanheng.


" Jangan khawatir , pil obat yang kamu telan dapat menetralkan segala macam racun sampai dua hari kedepan " Kata Ratu Li Chen Chen dengan nada rendah nya.


" Iya ibunda , tapi ..... apa yang sebenarnya Kaisar Feng shui rencanakan??" Kata Yuanheng sambil menikmati makanan yang ada di mejanya.


Namun tiba-tiba seorang wanita datang menghampiri nya. Dengan langkah yang sangat gemulai dan tubuh seksi nya mendekati tempat dimana Yuanheng dan Ratu Li Chen Chen berada.


" Tuan Nona , saya mewakili ayahanda untuk menuangkan minuman kepada mu " Kata Wanita itu yang tidak lain adalah putri kandung dari Kaisar Feng shui dan Ratu Dong ziang yang bernama Putri mahkota Feng zizi.


" Terimakasih Yang mulia Putri mahkota" Kata Yuanheng dengan nada lembut nya.


Sedangkan Ratu Li Chen Chen hanya menganggukkan kepalanya sebagai tanda terimakasih atas apa yang di lakukan oleh Putri mahkota kerajaan Suku langit . Walaupun ia saat ini sangat marah di saat melihat putranya di dekati oleh wanita genit dari alam purba 😅😅 .


" Darahku sudah mendidih , disaat melihat Dia menatap putra ku dengan tatapan yang menggoda" Kata Hati Ratu Li Chen Chen yang seakan akan menjadi pengawas untuk Sansang.🤣🤣🤣


Udah dulu ya lanjut besok dan selamat membaca semoga tidak mengecewakan para readers tersayang.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like comen dan Votenya ya 😊🙏😊😊.


...Terimakasih...



Ratu Rong wei , di saat masih muda .


__ADS_1


Putri mahkota Feng zizi


__ADS_2