Kembalinya Sang Pewaris Tahta

Kembalinya Sang Pewaris Tahta
eps38


__ADS_3

Malam semakin larut , kini Li chen chen dan Guwen sudah berada di danau merah tempat di mana tanaman beracun tingkat tinggi itu berada. Aroma wangi nan penampilan cantik membuat orang lain ingin segera mengambilnya. Namun mereka tak tau di balik kecantikannya ada kematian yang menanti mereka ketika mulai memegang tangkai tanaman tersebut .


Karena tanaman itu adalah tanaman beracun tingkat tinggi yang sangat langka dan sangat jarang muncul di dunia luar . Bahwa hanya sepuluh ribu tahun sekali tanaman itu muncul di luar hutan racun . Maka dari itu tak ada seorang pun yang mengetahui secara jelas tentang tanaman beracun tersebut selain Alkemis pada tingkatan master atau lebih .


Dengan gerakan cepat nya Li chen chen pun segera mengambil tanaman beracun tersebut. Namun tiba-tiba serangan dari hewan yang menjaga tanaman tersebut pun muncul.


" Grooooaaaaaar............. " Aungan hewan racun yang kini menyerang Li chen chen.


Tak tinggal diam Guwen pun langsung menghadang serangannya dengan kekuatan pedangnya. Demi melindungi Tuannya yang tak lain adalah Li Chen chen.


" Sreeeet......... sreeeeet......... sreeeet........" Suara pedang Milik Guwen .


Dengan cepat hewan racun itu pun langsung menghindari serangan dari pedang milik Guwen .


" Kalian para manusia sungguh serakah , aku tak akan membiarkan tamanan yang selama ini aku jaga , diambil oleh kalian " Kata Hewan racun yang hampir naik tingkat nirwana yang sudah memiliki kemampuan bicaranya dan memiliki pemikiran sendiri.


" Aku tak sependapat dengan mu , tak semua manusia memiliki sifat serakah dan Kami hanya lewat dan tak mengetahui bahwa tanaman itu milikmu " Kata Li chen chen yang masih dalam sifat santainya.


" Heh.......... Kau sungguh pintar memainkan kata kata ,tapi aku tetap tak mempercayai kalian " Kata Hewan racun itu yang tak lain adalah Rubah api ungu yang menjadi penjaga tanaman beracun tingkat tinggi.



Rubah api ungu.


" Baiklah , terserah kau bila tak mempercayai ku , namun aku punya penawaran untuk " Kata Li chen chen yang membuat Rubah api ungu terkejut.

__ADS_1


Karena ini pertama kalinya melihat manusia yang begitu santai menghadapi bahaya dari Nya , Rubah api ungu. Hewan beracun yang paling mematikan dari para hewan racun lainnya . Bahkan Li chen chen juga berani menawarkan sebuah kesepakatan kepadanya .


" Ha....... ha......... ha........ Apa yang kau tawarkan Kepada ku ???" Tanya Rubah api ungu dengan tawa yang mengelegar di seluruh hutan racun .


" Pil Tingkat Raja untuk meningkatkan kekuatan mu , aku tau saat ini kau mengalami hambatan dalam pelatihan mu " Kata Li chen chen kepada Rubah api ungu .


" Siapa kau sebenarnya??" Tanya Rubah api ungu yang nampak curiga kepada Li Chen chen , karena Li chen chen telah berhasil mengetahui apa yang terjadi kepadanya


Mendapatkan pertanyaan seperti itu , Li chen chen pun tersenyum dan langsung berkata ,


" Perkenalkan aku Li Chen chen , mempunyai banyak identitas , salah satunya adalah seorang Alkemis "kata Li chen chen dengan senyuman manis yang nampak di wajah cantik nya.


" Baiklah , aku menerima penawaran mu , Kalau pil buatanmu berhasil , aku akan berikan tanaman beracun ini kepada mu " Kata Rubah api ungu yang mulai melangkah ke tempat Li chen chen berada.


Li Chen chen dengan cepat mengambil sebutir pil dari dalam ruang dimensi milik nya dan kemudian ia berikan kepada Rubah api ungu .


Setelah meminum pil tingkat Raja , Rubah api ungu memulai proses kenaikan tingkat. Kini ia langsung merasakan efek dari pil buatan Li chen chen . Cahaya tanda kenaikan tingkat langsung keluar dari tubuh nya . Auranya juga kian lama kian meningkat . Seperti melebihi tingkat Nirwana bagi para hewan beracun.


" sungguh ajaib , pil buatanmu melebihi kata sempurna, dan sesuai perjanjian kita , ambillah tanaman beracun itu " Kata Rubah api ungu yang kini menatap Li chen chen dengan penuh kekaguman.


" Baiklah , terimakasih atas kerjasama nya " Kata Li chen chen sambil melesat pergi menuju ke tempat dimana tanaman racun itu berada.


Tak lama kemudian Li Chen chen pun sampai di dekat tanaman beracun itu . Dengan sangat pelan ia pun mengambil salah satu dari mereka. Karena jumlah tanaman beracun itu lebih dari satu.


...*****...

__ADS_1


Pagi pun datang , Kini Li Chen chen sudah terbangun dari tidurnya. Dilihat pemandangan yang indah yang menyapa penglihatan nya.


" Uuukkh ....... , aku ingin mandiiii , Tapi dimana aku bisa mandi tanpa di ketahui oleh orang yang selama ini membuntuti ku " Kata Li chen chen dengan muka sebelnya.


" Yang mulia bisa mandi di danau itu , akan saya buatkan pelindung kabut untuk melindungi tubuh Yang mulia" Kata Guwen yang seakan mengerti maksud dari perkataan Li Chen chen.


Dangan gerakan Kedua tangannya , Guwen dengan cepat membuat sebuah pelindung kabut di danau yang berada di hadapan nya . Hampir seluruh danau tertutup oleh Kabut buatan Guwen. Li Chen chen kini memberanikan diri untuk membersihkan tubuh nya. Satu persatu pakaian ia lepaskan. Kini terlihat tubuh polos Li Chen chen. Tak ada yang dapat melihat aktivitasnya di dalam kabut. Sedangkan Guwen memanggil para prajurit bayangan untuk melindungi seluruh danau tempat dimana Li Chen chen berada .


Hampir setengah jam Li Chen chen berendam di air danau tersebut. Rasa segar saat ini ia rasakan . Aroma wangi bunga teratai kini menjadi ciri khas dari aroma tubuh nya. Tak tau apa penyebab nya ,yang pastii aroma bunga teratai selalu keluar pa bila tubuh nya menyentuh air dan membuat nya menjadi tenang , seakan akan saat ini ia sedang melakukan perawatan seperti di dunia modern. Hal itu terjadi semenjak Li chen chen mempunyai tubuh Surgawi .


Sedangkan danau yang di buat mandi oleh Li Chen chen kini menjadi semakin jernih . Tak ada cairan racun yang ada di danau tersebut. Hanya ada harum bunga teratai yang menggoda para pendekar yang melewati tempat tersebut.


" Guwen , aku sudah selesai , kau hilang kan pelindung kabut " Kata Li chen chen yang kini tampil semakin cantik dengan gaya pakaiannya.


" Baik Yang mulia Ratu " Kata Guwen yang kini menggerakkan jemarinya untuk menghilangkan pelindung kabut yang berada di danau tersebut.


Perjalanan berlanjut . Dengan tubuh ringannya keduanya kini melesat pergi meninggalkan hutan beracun . Terlihatlah sebuah cahaya terang yang menyambut kedatangan Keduanya . Karena selama berada di dalam hutan racun , hanya sedikit cahaya yang memasuki hutan tersebut. Layaknya di sore hari.


" Apa masih jauh ???"Tanya Li chen chen kepada Guwen bawahan nya.


" Tidak Yang mulia , nanti malam kita akan sampai di lembah Kematian" jawab Guwen dengan sikap hormat nya .


Namun di tengah perjalanan sekelompok pria berpakaian hitam pun telah menghadang jalannya . Saakan tau jika Li chen chen akan menuju ke lembah Kematian.


Siapakah mereka ??? dan apa tujuannya?? Nantikan Episode selanjutnya dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian,

__ADS_1


like , komen dan Vote jika kalian berkenan 😊😊😊😊.


Selamat membaca dan semoga tak mengecewakan 😁😁


__ADS_2