
Pemandangan di sore hari kini mencuri perhatian Li chen chen. Begitu indah dan menakjubkan. Apalagi di saat seperti ini Kaisar Fu Heng bersamanya . Menambah kemesraan bagi pasangan kekasih .
" Hah........ begitu nyaman dan menenangkan " Kata Li chen chen yang sangat jarang merasakan kenyamanan seperti hari ini .
" Tenanglah ,Kita akan segera menyelesaikan semua permasalahan saat ini , biar kenyamanan ini bisa chan er nikmati setiap hari di kerajaan Atas angin " Kata Kaisar Fu Heng yang tiba-tiba memeluk erat tubuh Li chen chen dari belakang .
" Ya , aku sangat menantikan nya Fu Heng " Kata Li chen chen dengan nada lembut , selembut hembusan angin saat ini.
Beberapa menit kemudian , seseorang pun datang menghampiri nya dan mengganggu perbincangan hangat di antara Li chen chen dan Kaisar Fu Heng.
" Maaf mengganggu Yang mulia Kaisar " Kata Tetua pertama perguruan Yin suyang.
" Ada apa Tetua?? " Tanya Kaisar Fu Heng yang langsung membalikkan tubuhnya dan di ikuti oleh Li Chen chen .
" Ada sesuatu yang ingin saya tunjukkan kepada Yang mulia Kaisar " Kata Tetua pertama perguruan Yin suyang.
" Apa itu penting ?? , sehingga Tetua pertama mengganggu ku dan calon Ratu ku " Kata Kaisar Fu Heng dengan tatapan tajam nya .
" Maafkan saya , Yang mulia Kaisar , tapi ini sesuatu yang sangat penting " Kata Tetua pertama perguruan Yin suyang.
" Baiklah , jika ini tidak sepenting apa yang Tetua pertama katakan tadi , Tetua taukan apa yang akan terjadi selanjutnya ?? bila aku sedang kesal " Kata Kaisar Fu Heng dengan nada marahnya.
Seketika membuat Tetua pertama menelan Saliva nya , karena aura membunuh yang saat ini keluar dari tubuh Kaisar Fu Heng.
" Ya........ya........ Yang mulia , mari ikuti saya " Kata Tetua pertama perguruan Yin suyang dengan nada yang berhati hati .
Sedangkan Kaisar Fu Heng kini beralih menatap lembut Li Chen chen dengan ekpresi wajah meminta izin darinya .
" pergilah , aku akan menunggu mu di sini " Kata Li chen chen yang tau Apa yang akan di katakan Kaisar Fu Heng kepada nya .
" Baiklah , jika ada yang menggangu ketenangan mu saat ini , langsung bunuh saja mereka " Kata Kaisar Fu Heng sebelum kepergiannya .
" Baiklah , itu pasti " Kata Li chen chen dengan nada santainya .
__ADS_1
Tak lama Kaisar Fu Heng melangkah pergi . Kini ia kedatangan sekelompok wanita yang sudah dari tadi memperhatikan Aktivitasnya . Siapa lagi kalau bukan murid dari Perguruan Qingdao ,yang tak lain adalah putri mahkota dari Kerajaan suku Api .
" Akhirnya keluar juga para hama hama ini " Guman lirih Li Chen chen yang sudah mengetahui bahwa dirinya sedang di awasi .
Begitu juga dengan Kaisar Fu Heng yang sangat sensitif dengan pandangan tajam dari seseorang . Namun di hentikan oleh Li Chen chen . Karena ia mau bermain sedikit dengannya orang tersebut . Jika di perlukan ia juga akan membunuhnya . Sangat kejam dan tak ada kata terkecuali bagi orang yang berani menyinggungnya . Bahkan para penguasa dapat ia bunuh tanpa pandang bulu . Itulah akibat dari seseorang yang berani menyinggung Li chen chen.
" Nona .apakah aku memiliki wajah untuk mengetahui namamu ??" Tanya Xiao zu nama dari putri mahkota Kerajaan suku api .
" Boleh saja , perkenalkan nama saya Li chen chen " Kata Li chen chen dengan nada lembut nya tanpa ekspresi seyuman di wajah nya .
" Nama yang sangat indah " Kata Xiao zu dengan seyuman tipis menghiasi wajah cantiknya , (namun masih cantikan Li chen chen ya )
" Terimakasih " Kata Li chen chen yang kini beralih memperhatikan pemandangan sekitar nya .
" Ooh... jadi lupa untuk memperkenalkan diriku sendiri , perkenalkan saya Xiao zu putri mahkota dari kerajaan suku api , dan ini Canyu ran teman setia ku , semoga ke depannya kita menjadi teman baik " Kata Xiao zu dengan nada seramah mungkin .
Sedangkan Canyu ran hanya menampilkan senyuman di wajah nya untuk menyapa Li chen chen .
Walaupun ia tau maksud dan tujuan kedua wanita itu untuk mendekati nya . Tapi saat ini Li Chen chen hanya bisa mengikuti sandiwara yang di lakukan kedua nya .
" Apa Nona li mau minum teh bersama dengan kami ??" Tanya Xiao zu dengan maksud dan tujuan yang tak baik .
" Boleh saja , sambil menunggu Fu Heng kembali , aku akan ikut dengan kalian menikmati teh di sore harii " Kata Li chen chen yang membuat ekpresi wajah Xiao zu sedikit kesal.
" Mari ikuti saya , Nona Li " Kata Xiao zu yang saat ini menahan amarahnya nya karena Li chen chen memanggil pujaan hatinya dengan namanya langsung dan menandakan bahwa hubungan kedua sudah sangat dekat .
Kini Ketiganya pun melangkah pergi menuju ke tempat yang sudah di sediakan oleh Putri Mahkota Kerajaan suku api . Dan beberapa menit kemudian , ketiganya sudah sampai di tempat tujuan .
Di sana nampak pemandangan yang lebih indah dari tempat Li chen chen tadi . Pemandangan di atas pegunungan sekaligus dapat melihat dengan jelas proses terbenam nya matahari . Namun yang paling mengejutkan adalah para prajurit hebat yang sedang berjaga di sekitar tempat minum teh saat ini. Seperti di sengaja untuk di tempat kan di sana.
Seketika seyuman pun muncul di bibir seksi milik Li chen chen .
" Dibalik keindahan pasti akan ada bahaya sangat cocok untuk di katakan hari ini " Kata Hati Li chen chen di balik seyuman manis nya .
__ADS_1
Sedangkan di sisi lain .......
" Kau tak akan selamat kali ini , Selain racun di dalam teh , aku sudah menyiapkan banyak kejutan untuk mu Wanita jal**ng " Kata hati Xiao zu dengan senyum di wajah cantik nya .
Dan tak lama kemudian ......
" Mari Nona Li , di sini pemandangan lebih indah dari tempat yang tadi " Kata Xiao zu yang kini memegang lembut tangan Li Chen chen.
Seolah-olah sudah berteman dalam waktu yang lama . Dan menunjukkan sikap hangat nya
" Baiklah , ayo kita nikmati bersama " Kata Li chen chen yang masih mengikuti sandiwara nya dan seolah-olah menjadi wanita lemah tanpa memiliki kekuatan spiritual sama sekali.
Karena Li chen chen tak pernah memperlihatkan tingkat pelatihan nya . Hanya sedikit aura suku kuno yang saat ini ia keluarkan . Dan itu juga hanya orang tertentu yang bisa merasakan nya . Seperti para master dari lembah Kematian .
Dan perbincangan pun masih berlanjut . Kini Canyu ran sedang menuangkan teh di ketiga cangkir mungil yang kini ada di hadapannya . Dan membagikan nya kapada Li chen chen dan Xiao zu putri mahkota kerajaan suku api.
" Silahkan Nona Li " Kata Canyu ran dengan senyuman manis nya .
" Terimakasih , dan selamat atas kelulusan kalian dalam ujian pertarungan kali ini " Kata Li chen chen dengan kata kata lembut .
Bagaikan seorang wanita yang baik , namun kenyataannya Li chen chen adalah wanita mematikan bagi orang yang berani menyinggung nya .
Sedangkan keduanya hanya menampilkan senyuman nya dan menikmati teh yang ada di cangkirnya .
" Emmmmm.......... sangat nikmat , darimana kalian mendapatkan teh senikmat ini ???" Tanya Li Chen chen yang kini sudah meminum teh yang mengandung racun .
Namun ................
Kita berhenti dulu , untuk kelanjutan nya esok hari ya 😁😁😁
Selamat membaca semoga tak mengecewakan para readers tersayang.
Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen dan Vote jika kalian berkenan 😊😊😊
__ADS_1