Ketulusan Cinta Gadis Desa

Ketulusan Cinta Gadis Desa
episode 13 hilang


__ADS_3

Setellah menyelimuti Arlon dia pun berjalan kembali ke arah ranjang lalu segera membaringkan tubuhnya sementara Arlon terbanggun dia menyadari ada selimut melekat di tubuhnya namun dia tidak terlalu memperdulikan nya namun karena mungkin antara sadar atau tidak Arlon pun kembali memejamkan mata nya sambil meringkukan tubuhnya denggan selimut melihat Arlon bergerak Laila pun lalu segera memejamkan matanya akhirnya mereka tertidur pulas tak terasa hari mulai pagi Laila pun terbanggun begitupun denggan Arlon setellah dia sepenuhnya sadar dia menyadari ada selimut di badanya


"hei loe apa loe yang nyelimutin gue hah"(tanya Arlon)


"iii ya ituh aku"(Laila menjawab denggan tergegap)


"lain kali janggan peduliin gue ngerti"


Laila tidak menjawab dia hanya mengganguk setellah itu Laila berniat berjalan ke kamar mandi namun dia memutuskan niatnya di saat ia inggin berjalan Arlon pun menghentikan niatnya


"berhenti"


suara dari Arlon membuat Laila berhenti mendadak lalu dia menoleh


"ada apa"


"biar gue dulu mandinya loe lama"


"ya udah sana"


Laila pun kembali berjalan ke arah ranjang


(Batin)"sabar sabar punya suami nyeselin"


lalu duduk di pinggir ranjang sementara Arlon berjalan menuju kamar mandi setellah beberapa menit kemudian akhirnya Arlon selesai mandi dia berjalan hanya menggunakan handuk awalnya Laila tidak menyadarinya dia pun memberanikan bertanya sambil menunduk


"kamu udah selesai"


"kalo ngomong ituh liat orang nya bukanya malah nunduk"


membuat Laila yang melihat nya kaget


Laila pun menuruti perintah Arlon akhirnya dia melihat ke atas dia kaget melihat Arlon hanya memakai handuk membuat dadanya yang bidang terlihat jelas Laila pun spontan berteriak


"Aaaaa"(teriak Laila)


Arlon yang panik replek membekap mulut Laila adeggan itu membuat Laila semakin jelas melihat dada bidang milik Arlon sementara Arlon menatap Laila cukup lama jantung Laila pun berdegup lebih cepat dari biasanya


"lepasin "(seru Laila)


Kini Laila mulai berkeringgat entah karena susah napas atau karena terlalu dekat denggan Arlon hingga membuat dia tidak nyaman entahlah yang jelas dia berkeringkat dinggin membuat Arlon yang menyadarinya membisikan suara ke telingga Laila dia bakal melepaskan bekapanya denggan syarat Laila tidak boleh berteriak lagi

__ADS_1


"oke gue lepasin asal loe janggan teriak kaya tadi ngerti"


Laila pun menggangguk Arlon lalu melepaskan bekapanya dari mulut Laila lalu dia kembali menuju koper dan segera berganti baju sementara Laila masih ngos-ngosan karena cukup lama dia di bekap Arlon


"heh loe jadi mandi ga cepetan"


Laila langsung terbangkit dari duduknya menuju kamar mandi setellah lama kemudian Laila selesai dia pun berjalan ke arah ranjang lagi-lagi Arlon curi-curi pandang ke arah Laila Laila pun berjalan meskipun ragu-ragu


lalu Laila segera berganti baju setellah selesai mereka memakai baju akhirnya mereka pun segera membereskan bajunya untuk bersiap-siap pulang setellah selesai akhirnya mereka ber 2 berjalan ke luar hotel mereka berdua kaget melihat sudah ada mobil untuk menjemput mereka


"tuan muda nyonya muda mari kita pulang"


"baiklah"(seru Laila sambil tersenyum)


sapa sang sopir


Arlon pun tanpa menjawab berjalan lalu memasuki mobil lalu Laila menyusul sesampai di rumah sopir pun menghentikan mobilnya lalu Laila turun dari mobil sedangkan Arlon tidak


membuat sang sopir memberanikan bertanya


"kenapa tidak turun tuan muda"


"taaapi i tuan apa tidak sebaiknya berpamitan kepada nyonya muda"


"cepat kalo tidak mau aku pecat"


Membuat sang sopir tidak menjawab dia hanya mengganguk sang sopir pun lalu melajukan kembali mobilnya melihat ituh Laila sejenak terdiam lalu segera berjalan menuju pintu masuk Delia pun menyadari Laila pulang dia pun segera menyambut sang menantu


"sayang kamu sudah pulang"


"iya mah"


Delia pun celinggak-celingguk menacari Arlon


"loh kok kamu sendiri"


"iya mah"


"mana suami kamu"


Laila pun terdiam sejenak membuat Delia penasaran

__ADS_1


"mana Arlon"


Laila pun mencari-cari alesan


"emm itu mah dia lagi ada urusan"


"oh gitu ya udah mari masuk"


"iya mah"


Laila dan Delia pun berjalan bersama namun Wijaya tidak melihat Arlon


"sayang di mana suami kamu"


Ketika Laila inggin menjawab Delia pun membantu menjawab


kemudian Delia menjawab pertanyaan dari Wijaya


"Arlon katanya ada urusan pah"


"apa itu benar sayang"


"iya pah"(seru Laila)


Setellah beberapa lama kemudian hari mulai gelap namun Arlon tak kunjung pulang Delia dan Wijaya pun mersa khawatir


"pah kok Arlon belum pulang"


"nanti juga pulang"


"mah meninggan kita tidur"


"sayang lebih baik kamu juga tidur sana"(seru Wijaya kepada Laila)


"baik pah"


Mereka bertiga pun menuju kamar masing-masing


malam pun tiba Laila pun mulai menggantuk


Bersambung.....!

__ADS_1


__ADS_2