
Lalu tiba-tiba Wijaya pun bertanya kepada Arlon
"Arlon apa kau tidak mau menggendong anak mu"
Arlon pun seketika kaget dia binggung dia tidak mau menggendong anak yang menurut dia bukan anaknya namun dia sadar dia tidak bisa menolaknya membuat dia gelagapan
"emm anu"
"apa Arlon coba kamu gendong"
Arlon pun terdiam sambil berusaha mencari-cari alesan yang tepat sampai akhirnya dia menemukan alesan yang sesuai
"kok diam"
"eh pah"
"maaf pah aku belum bisa gendong bayi hee"
"oh iya papah lupa"(Wijaya pun terkekeh kecil)
Sementara Arlon bernapas lega
(batin)"syukurlah"
Wijaya pun lalu bertanya kembali
"Arlon kamu mau beri nama siapa anak pertamamu"
Arlon pun lagi-lagi terdiam
(batin)"hah nama"
"ya ampun kebisaan di tanya ko malah diam"
"eh iya pah sebaiknya papah aja yang kasih nama"
"kenapa emangnya"
"Arlon binggung mau ngasih nama apa"
"owh oke papa kasih nama"
Wijaya pun terdiam untuk berpikir
"brayen"
"gimana kalian setuju kan"
"ya terserah papah aja"
"kalo kamu Laila"
__ADS_1
"iya nama yang baggus"
"gimana mah bu Euis kalian setuju kan kalo nama bayi ini brayen"
"iya kami setuju"
Setellah itu mereka setuju bahwa anak Arlon dan Laila bernama brayen tiba-tiba
"pah bayinya belum di adzanin"
seketika Wijaya menatap sementara Arlon hanya terdiam
(batin)"aduh skakmat"
"Arlon apa itu benar"
"ii ya pah"
Arlon pun lagi-lagi menjawab denggan gelagapan
"kenapa kirain papah udah kamu adzani brayen"
"Arlon lupa pah"
"em kamu"
Wijaya pun lalu berniat memberikanya kepada Arlon namun dia memutuskan niatnya
"ya udah biar papah aja yang adzanin nya"
"iya mau bagaimana lagi kan"
atas ijin mereka semua akhirnya Wijaya pun pun langsung menggadzani brayen
"makasih ya pah"(seru Laila)
"em gaperlu bilang makasih inikan cucu papah"
"iya pah tetep aku berterima kasih kepada papah"
3 hari kemudian....!
Setellah 3 hari kemudian Laila di rawat di rumah sakit Laila pun inggin pulang
"pah Laila inggin pulang"
"bosen di rumah sakit mulu"(lanjut Laila)
"pulang bentar biar papa tanya sama docter"
"doc apa menantu dan cucu saya boleh pulang"
__ADS_1
"tapi bu laila masih belum pulih"
"tapi doc aku bosan"
"ya udah kalo gitu bu Laila dan bayinya boleh pulang"
"makasih ya doc"
"Laila pun berniat membawa bayi namun dia belumm bisa akhirnya Delia yang membawa bayi ituh
"biar mamah aja yang bawa"
"ya udah makasih ya mah"
Wijaya pun menyuruh Arlon membayar adminstrasinya lalu memberikan Arlon caredit carrd
"Arlon kamu urus adminstrasinya ini kartunya"
"baik pah"
"kalo gitu kita tunggu di mobil"
setellah sampai
"sus saya mau membayar"
"silahkan mas atas nama siapa"
"Laila"
"oke ini nota nya"
"ini sus"
"baik udah selesai"
"terima kasih"
"baik"
Mereka berempat pun akhirnya segera pecking dan bersiap untuk pulang mereka berempat pun berjalan menuju mobil lalu Arlon menyusul
"Arlon kamu udah selesai"
"iya pah"
"kalo gitu ayo pulang"
Wijaya pun segera memasuki mobil beggitupun Delia dan Laila juga bu Euis dia inggin mengginap untuk beberapa hari setellah ituh dia segera melajukan mobilnya setellah beberapa lama kemudian akhirnya meraka sampai di kediaman Wijaya dia pun segera menghentikan mobinya lalu mereka berlima pun turun
Bersambung....!
__ADS_1