Ketulusan Cinta Gadis Desa

Ketulusan Cinta Gadis Desa
episode 16 pingsan


__ADS_3

Setellah lama kemudian hari tak terasa mulai terang Laila pun tersadar beggitupun denggan Arlon dia kaget bisa satu ranjang bersama Laila


"lah kok gue ada di sini apa loe yang mindahin"


Laila tidak menjawab dia hanya diam


"heeh loe budek apa gimana"


"eh eungga kok ya kali aku yang mindahin"


"terus kenapa kita bisa satu ranjang"


"sebenarnya i"


Di saat Laila inggin menceritakan kejadian semalam namun dia di kaget kan oleh suara ketukan pintu lalu Laila tidak meneruskan perkataanya


"eh maaf ada yang ngetuk pintu"


Laila pun berjalan ke arah pintu lalu segera membuka pintu


sementara Arlon hanya diam sambil mengkerutkan kening Laila pun kaget dia mendapati sang mertua


"sayang apa kalian udah banggun"


"iya mah mari masuk"


"gak usah mamah cuma mau ngajakin kalian sarapan bersama"


"ya udah kalo gitu mamah duluan nanti kalian nyusul"


"iya mah aku mau mandi dulu"


Delia pun turun tangga lalu kembali keruang makan yang sudah ada Wijaya


"mah mana mereka"


"iya mereka katanya mau mandi dulu"


"oh ya udah kita tunggu mereka"


sementara Arlon masih binggung kenapa dia bisa tidur besama istri yang ia tidak di harapkan

__ADS_1


"aku mandi dulu ya"


"eungga pokonya gue dulu"


"nanti baru elo"


Arlon pun langsung menuju kamar mandi sementara Laila duduk terdiam sambil menanggis


setellah lama kemudian Arlon pun selesai mandi Laila langsung melap air matanya denggan punggung tangganya


"eh loe kok diuem aja buruan kalo mau mandi"


"ii yaaa"


Laila pun langsung menuju kamar mandi dia pun menghidupkan shower tanpa membuka pakaian nya terlebih dahulu


sementara Arlon sedang mengganti pakaian


Arlon pun senggaja menggangu Laila karena Laila menurut Arlon sanggat lama di kamar mandi


"eh loe mandi apa tidur buruan napa"


"iii yaaa bentar"(seru Laila dari dalam kamar mandi)


Setellah lama kemudian Laila keluar dari kamar mandi


"gitu dong lama amat"


"maaf"


Laila pun segera berganti baju lalu setellah ituh mereka turun dari tangga lalu berjalan ke ruang makan


"selamat pagi mah pah"


"pagi juga ayo makan"


Mereka pun menarik kursi lalu segera duduk lalu mereka semua sarapan bersama


setellah lama kemudian mereka selesai Wijaya pun segera berpamit ke kantor


"semua papah berangkat ke kantor dulu ya"

__ADS_1


"baik"


Setellah beberapa lama kemudian Wijaya pun sudah pulang tak terasa hari mulai malam Laila pun segera mandi lalu setellah ituh dia turun lalu berjalan ke arah dapur untuk membuat makan malam karena dia pikiranya tidak karu-karuan dia memtuskan untuk memasak lalu dia menggambil ikan dari kulkas


dia pun menggambil wajan lalu dia menyalakan kompor Laila sedang menggoreng ikan namun karena pikiranya tidak kuruan Laila malah melamun


Arlon yang melihat menegurnya


"loe kenapa sih mau masak atau melamun tuh liat goreng ikan loe gosong"


Laila pun terperanjat kaget dari lamunanya


"eh iya aduh gosong"


Laila pun segera mematikan kompornya


"kalo gak bisa masak ituh gak usah sosoan"(ledek Arlon)


Laila eunggan menjawab


Tiba-tiba Laila mencium bau ikan gosong itu diapun merasa mual yang luar biasa Laila pun langsung lari ke arah toilet dekat dapur dan memuntahkan isi perutnya sementara Arlon hanya diam


Laila pun kembali ke dapur lagi-lagi Laila merasa mual hampir 3× Laila bulak balik ke kamar mandi membuat Arlon binggung di buatnya


"loe kenapa sih bulak-balik ke kamar mandi mulu loe sakit"(tanya Arlon).


Lagi-lagi Laila tak mejawab tiba-tiba Laila pun pingsan Arlon pun panik di buatnya


"eh loe kok malah pingsan banggun woy"


"eh lo nyusahin bangget sih"(lanjut Arlon)


"mah Laila pingsan"(teriak arlon)


Delia pun menghampiri mereka


"apa Laila pingsan"


"iya mah kamu bawa ke kamar"


terpaksa Arlon membopong Laila ke kamar namun tak kunjung sadar merekapun memutuskan membawa Laila ke rumah sakit

__ADS_1


Bersambung.....!


__ADS_2