Ketulusan Cinta Gadis Desa

Ketulusan Cinta Gadis Desa
episode 44 pergi dari rumah


__ADS_3

Laila pun memutuskan untuk tidak banyak membawa banyak baju dia hanya membawa beberapa baju ganti dan perlengkapan untuk brayen setellah ituh dia pun berjalan menggendap-ngendap ke arah kasur untuk membawa brayen Laila pun mulai menggulurkan tangganya untuk meraih brayen bayi ituh pun mulai menggeliat Laila pun menepuk-nepuk bayi guna menenangkanya


"cup cup kamu harus ikut mamah pergi mamah gak mau kamu tinggal sama papah kamu yang nyebelin di sini"(gumam Laila)


Laila pun berhasil menggendong brayen lalu memindahkan nya ke kereta dorong bayi setellah ituh dia membawa beberapa baju di tas yang lumayan besar Laila pun perlahan-lahan keluar dari kamar namun sambil membawa brayen dan tas nya namun di saat sudah keluar dari kamar dia kesusahan menuruni tangga namun Laila berusaha sebisa mungkin untuk melewatinya akhirnya usaha dia pun berhasil


"ah akhirnya"(gumam Laila)


Setellah berhasil melewati tangga Laila pun berjalan pelan menuju pintu keluar setellah sampai di pintu Laila pun meraihnya lalu denggan hati-hati membukanya


"kreek...!kreek"


Laila pun keluar sambil meraih brayen dan mendorongnya pelan lalu setellah ituh dia menutup kembali pintunya Laila pun terdiam beberapa detik


(batin)"apa tidak bakal ada maling kalo aku tidak mengguncinya ah mungkin tidak apa-apa"


Laila pun lalu berjalan kembali sambil membawa brayen setellah lama kemudian Laila pun sudah jauh dari kediaman Wijaya dia sudah sampai di pinggir jalan Laila pun kebinggunggan


"aduh aku harus kemana inih"


"gamungkin kan aku pulang ke kampung ini udah malem laggian dia bisa nemuin aku kalo pulang ke kampung"(lanjut Laila)


Laila pun terus menggomel sendiri di pinggir jalan


"sudahlah lebih baik aku sekarang pesan taxsi online nanti aku pikirkan aku harus ke mana"?


"aduh apa mungkin udah malam begini masih ada taxsi yang beroprasi"


"ah mendinggan aku coba dulu semogga ada"


Laila pun lalu meraih tas nya lalu menggambil hendphone nya kemudian dia segera memesan taxsi online Laila pun segera menunggu beruntungnya malam ituh ada taxsi online yang beroprasi


"ah syukurlah"

__ADS_1


Laila pun menunggu taxsi online di pinggir jalan Laila pun mulai khawatir karena sanggat lama menunggunya


"aduh kok belum datang juga sih"


Setellah lama kemudian terdenggar suara mobil mendekat


"ah apa itu taxsinya"(gumam Laila)


Lalu terdenggar suara dari arah mobil ituh


"hei mba apa anda yang pesan"


Laila pun merespon


"iya saya yang pesan"


"mari masuk mba"


Laila pun lalu memasuki brayen ke mobil dia tampak ke susahan mamasuki brayen driper ituhpun menawarkan bantuan namun Laila menolaknya


"ah tidak usah saya mungkin bisa"


"baiklah"


setellah ituh Laila pun berhasil memasukin bayi ke mobil setellah ituh Laila pun lalu masuk


"maaf ya mba saya sedikit terlembat soalnya sedikit macet tadi"


"iya eungga apa-apa pak"


Driper ituh pun kemudian melajukan mobilnya di tenggah perjalanan sang driper pun bertanya ke mana tujuan Laila sebenarnya


"maaf mba emba sebenarnya tujuan anda mau ke mana"

__ADS_1


"iya pak jalan dulu aja nanti saya mau bilang berhenti kalo udah sampai tujuan"


"baik mba"


Laila pun tampak berpikir


(batin)"aduh aku harus kemana ya"


Laila pun seketika teringgat sesuatu


(batin)"eh Nara kan sekarang dia bilang kuliah di dekat sini pasti dia otomatis juga ngekost di derah sini juga kan"


"ah apa aku minta bantuan dia ajah"


"tapi aku tidak kosan dia"


Laila pun memutuskan untuk pergi ke kosan Nara dia akhirnya menyuruh sang driper untuk berhenti di sebuah kosan


"pak tolong berhenti di sini aja"


"baiklah mba"


Setelkah lama kemudian mereka pun sampai di sebuah tempat yang bertuliskan^Terima kos putri^


sang driper pun lalu segera menghentikan mobilnya Laila pun lalu turun dia setellah ituh menurunkan berayen dan membawa tas nya


"makasih pak ini uangnya"


"baiklah sama-sama"


Sang driper ituh pun segera menerimanya Lalu dia kemudian kembali mamasuki mobilnya dan segera melajukan nya kembali


sementara Laila dia pun berjalan ke arah kosan ituh berharap di salah satu kosan ituh ada Nara di sana

__ADS_1


Bersambung....!


__ADS_2