
Setellah sampai di kamar Arlon pun segera melenggang ke kamar mandi sementara Laila sedang menemani brayen sambil duduk di pinggiran kasur setellah lama kemudian Arlon kembali dari kamar mandi Laila pun lantas menuju lemari untuk menggambil baju ganti untuk sang suami setellah membawa piyama Laila pun lantas memberikanya kepada Arlon namun Arlon malah membentak Laila
"nih baju gantinya
"alah eungga usah, sok perhatian segela" (bentak Arlon)
Laila pun memutuskan menaruh piyama itu kembali ke dalam lemari setellah ituh
Laila pun memutuskan menuju kamar mandi sementara Arlon segera berganti baju
sesampai di kamar mandi Laila pun merasa kesal Laila pun lantas diam beberapa detik
(batin)"em dia benar-benar bikin aku darting kalo bukan suami mana mau bersikap baik sama dia"
Lalu setellah ituh Laila memutuskan untuk mandi
"sudahlah lebih baik aku mandi kalo aku lama dia pasti bisa marah-marah"(gumam Laila)
Terdenggar dari luar
"hei loe ngomong sama siapa buruan mandi"
"iya bentar"
(batin)"tuh kan udah aku duga baru di omonggin juga"
Laila pun memutuskan segera mandi setellah lama kemudian Laila kembali dari kamar mandi Lalu dia segera berganti baju sementara Arlon dia sudah berganti baju dan berbaring di atas kasur Laila pun setellah berganti baju dia segera berjalan ke arah sofa lalu dia membaringkan tubuhnya setellah lama kemudian mereka pun tertidur pulas
tak terasa hari mulai pagi tiba-tiba
Tringgg....tringg
Terlihat pesan masuk ke hendphone Laila dia pun segera banggun dan meraihnya dari atas nakas di dekat sofa lalu dia membuka isi pesan tersebut dan membacanya
*isi pesan*
"La aku mau ajak kamu ke cafe di dekat sini bisa gak"
__ADS_1
Laila pun terdiam beberapa detik
(batin)"gimana ya apa mamah sama papah ngijinin aku keluar lagi"
lalu Nara pun kembali menggirim pesan sambil memberikan emot kecewa
"kok diam La kamu gak bisa ya...?😌
Laila pun lantas membalas
"gatau Nar aku takut eungga di ijinin keluar"
"ya udah kalo beggitu"😔
Nara pun membalas kembali denggan emot kecewa
"tapi Nar nanti aku mau coba bilang sama mamah,papah dulu"😊
Laila pun lantas membalas denggan emot tersenyum
"beneran ya La nanti kalo di ijinin kamu chet aku lagi baye La"
Setellah itu Laila pun menaruh kembali hendphone nya di atas nakas sementara Arlon pun segera banggun dan dia melenggang ke kamar mandi Laila pun seperti biasa lantas membawakan baju ganti untuk Arlon dan menyimpanya di atas kasur setellah lama kemudian Arlon pun terlihat sudah kembali dari kamar mandi dia tanpa menyentuhnya Lantas menuju lemari dan segera berganti baju Laila pun memutuskan untuk segera mandi dia pun berjalan ke arah kamar mandi setellah selesai dia kembali dari kamar mandi dia pun langsung bergegas menuju lemari dan berganti baju setellah selesai mereka berdua pun lalu segera turun tangga menuju ruang makan mereka berdua pun melihat sudah ada Delia dan Wijaya juga terlihat sudah tersaji berbagai Lauk pauk di atas meja
"morning pah mah"(sapa Arlon)
"morning sayang"
"kalian udah banggun ya"
"iya mah pah"
"ya udah Ayo sarapan"
Mereka berdua pun lantas menarik kursi lalu segera duduk mereka berempat pun sarapan bersama setellah lama kemudian terlihat mereka sudah selesai sarapan terlihat Arlon sedang berpikir untuk bisa keluar rumah
(batin)"gimana caranya aku bisa keluar hari ini"
__ADS_1
Laila pun meminta ijin untuk ke cafe
"mah pah aku boleh gak ke cafe"
"emang kamu mau ngapain sayang"(seru Delia)
"itu mah sahabat aku yang kemarin ngajak aku ketemuan di cafe"
"jadi gimana boleh eungga"(lanjut Laila)
"gi mana pah boleh...?"(tanya Delia)
Delia pun lantas melirik Wijaya dan bertanya
"boleh kok asal Laila eungga sendirian perginya"
"beneran pah...?"
Delia pun lantas kembali melirik Laila
"tuh papah bilang boleh sayang"
"ya udah mah pah kalo gitu"
mereka asik bercakap sementara Arlon merasa kesal dia pun terdiam beberapa detik
(batin)"eh giliran dia ajah di ijinin"
"Arlon"
"iya pah"
"kamu anterin istri kamu ya"
"baik pah"
setellah ituh Laila pun berpamit ke kamar
__ADS_1
Bersambung....!