
Setelah itu Arlon pun
"ya udah pah!"Arlon duluan ya tapi janji nanti papah sama yang lain beneran nyusul"
"iyah iyah!"kamu bawel amat sih nanti kita nyusul"
"ya udah aku pamit dulu!"
Wijaya pun kembali memasuki kamar nya sementara Arlon kembali
"pah!"ada apa tadi mamah dengger ribut-ribut di luar"
"ih!"mamah udah banggun ya iya pah abis nya tadi berisik"
Setelah lama kemudian Laila kemudian segera banggun lalu menggitmidasi kamar
"ih!"kok tumben dia sudah banggun sih bukan nya dia masih sakit ya!"
"ah!"aku lupa ini kan hari pernikahan dia sama mbak Anita"
sementara itu Wijaya dan Delia sedang berada di dalam kamar
Alih-alih siap-siap Wijaya pun malah menaiki kasur kembali lalu inggin membaringkan tubuh nya sementara Delia sudah bersiap
"pah!"kok malah mau tidur lagi"
"iya mah abis nya masih ngantuk!"
"ih!"papah bukanya kita mau ke acara pernikahan Arlon"
"hemm iya mah"
"sebenarnya mamah juga males sih pah!" tapi ya mau gimana lagi mau tidak mau kita harus datang apalagi papah udah janji mau datang itu juga gara-gara papah!"
"ih!"kok mamah malah nyalahin papah sih"
"emang bener kan"
"kalo saja papah eungga ngijinin Arlon nikah lagi"
__ADS_1
"ih!"mamah papah juga terpaksa ini demi kebaikan Anak kita"
"ah!"terserah papah aja"
Setelah perdebatan sepasang suami istri tersebut akhirnya Delia pun memutuskan untuk menggalah sementara Arlon terlihat sedang menggendarai mobil nya untuk menuju ke rumah Anita setelah lama kemudian Arlon sampai di Rumah Anita dia kemudian menghentikan mobil nya kemudian Arlon segera turun dari mobil sambil membawa baju penggantin dia lalu melangkah kan kaki nya ke arah pintu masuk Arlon kemudian menggetuk pintu
"Tokkk....tokk.!"
Anita pun langsung terperanjat dia saat ini sedang berada di kamar nya di temani pembantu
"non!"seperti nya ada tamu!"
"iya bi!"
"kalo gitu bibi liat dulu ya!"
"baiklah!"
Anita pun melanjut kan riasan nya setelah selesai
"Aduh!"bagaimana ini aku sama sekali tidak mempunyai baju penggantin"
"Arrrrghh!"kenapa...,"seharusnya ini hari yang bahagia buat aku"
"bagaimana ini!"
Anita pun bangkit dari duduk nya lalu berjalan mondar mandir di dalam kamar nya sesekali dia menggit jari telunjuk nya
"aduh!"papih,mamih juga apa mereka beneran bakalan datang eungga sih"
"kok belum dateng juga"
Sementara Wijaya kemudian memutuskan untuk datang dia segera bersiap-siap Wijaya pun akhinya selesai"
"pah!"apa sebaiknya kita ajak Laila"
"em!"mah ayo kita tanya dulu sama dia apa dia mau ikut atau tidak"
"iya pah mamah setuju"
__ADS_1
mereka berdua pun Lalu berjalan ke arah pintu masuk kamar
Tookkk...tokk
Laila terperanjat kaget
"ya ampun!"bagaimana ini!"kalo sampai mamah,sama papah masuk bisa ketau an"
Laila kemudian bangkit dari sofa lalu pindah ke atas kasur
"sayang ini mahah,sama papah"
"eh!"iya mah pah silakan masuk!"
Laila kemudian menyuruh mertua nya masuk ketika dia sudah berada di atas kasur
Wijaya dan Delia kemudian masuk bersama kedalam kamar Delia pun menghampiri menantu nya lalu kemudian ia duduk di pinggiran kasur
"sayang mamah,sama papah ke sini mau tanya kamu mau ikut eungga ke acara pernikahan emm maap, suami kamu"
Delia pun menjeda ucapa nya karena merasana tidak enak
"em aku"
Delia pun mencela ucapan Laila
"kalo kamu eungga mau juga eungga apa-apa mamah menggerti!"mamah tidak memaksa"
"eh!"iya mah Laila mau ikut kok!"
"eungga apa-apa sayang tidak usah di paksakan"
"eungga Laila emang mau datang!"
"mah Laila mandi dulu ya!"
"ya udah!"mamah sama papah tunggu ya"
Bersambung....!"
__ADS_1