Ketulusan Cinta Gadis Desa

Ketulusan Cinta Gadis Desa
episode 34 ibu yang baik


__ADS_3

Laila hanya terbenggong melihat wajah Arlon yang begitu kesal dia pun untuk keduakalinya bertanya


"ada apa....?"


"alah cepet keluar"


Laila pun menuruti perintah Arlon tanpa bertanya Lagi karena dia tidak mau berdebat setellah sampai Arlon pun menunjukan kasurnya yang basah


"tuh liat anak loe ngompol bersihin sana"


Laila hanya terdiam untuk beberapa detik


(batin)"aduh gimana caranya aku belum pernah ngurus bayi"


Arlon pun merasa kesal karena bukanya segera menggurus sang bayi Laila malah terdiam


"heeh cepetan bisa gak sih"


"gue udah mandi malah arrghh sudahlah gue kayanya harus mandi lagi"(lanjut Arlon)


Laila pun terperanjat kaget


"eh iya iya"


Laila pun berusaha untuk membersihkan sang bayi sedangkan Arlon menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya sambil terus menggomel


"argggh sial kayanya gue harus mandi lagi"


sementara Laila kebinggunggan beruntungnya sang ibu memperhatikan Laila dari celah pintu lalu memutuskan untuk menghampiri sang Anak


"ada apa nak"


"emm ini bu dede bayinya pipis"


"oh yaudah biar ibu bantu"


"iya makasih bu"


"eh suami kamu mana"


"itu bu kan dede bayinya pipis jadi dia kena gitu bu"


"owh"

__ADS_1


Arlon pun mendenggar ada suara dari balik kamar


(batin)"ada siapa kayanya ada ibunya"


Arlon pun segera menyelesaikan mandinya namun dia tidak langsung keluar dia menunggu sang ibu mertua keluar


sementara mereka berdua selesai menggurus sang bayi ibu pun berpamit keluar


"sayang kalo gitu ibu keluar dulu ya"


"em iya makasih ya bu"


"sama-sama sayang"


(batin)"em kayanya dia udah keluar"


Arlon pun begitu sang ibu mertua keluar dia pun segera melanggang keluar"


"eh gimana udah selesai kan"


"iya tapiii"


Laila pun tergagap


"ituh seprainya belum di ganti"


"aduh loe gimana sih"


"jadi gimana"


"sebentar aku mau minta bantuan dulu"


Laila pun pergi keluar kamar lalu dia menghampiri sang pembantu


"bi"(seru Laila)


"iya ada yang bisa saya bantu non"


"iya bi kan dede bayinya pipis bibi bisa bantu aku gendong dede bayi"


"em maksud non"


Terlihat sang pembantu merasa binggung

__ADS_1


"maaf non bibi eungga ngerti"


"ya udah mendinggan bibi ikut aku ke kamar"


"baik non"


Laila pun menarik tanggan pembantu


sesampai di kamar


"tuh bi"


Sang pembantu pun menghampiri sang bayi


dia merasa heran


"maaf non bibi liat kan udah di ganti"


"iya bi tapi bibi liat dech seprainya belum di ganti jadi bibi bisa bantu gendong dede bayinya"


"biar aku ganti seprainya"


"ya udah non kenapa eungga bibi aja"


"soalnya aku belum bisa gendong bayi"


"owh ya udah"


sang pembantu pun menggendong sang bayi


"bi seprai gantinya di mana"


"oh iya non seprai ganti nya ada di lemari biasanya"


"oh iya makasih bi"


Laila pun segera menggambil seprai yang terkena pipis sang bayi lalu dia menaruhnya di keranjang baju kotor lalu dia segera menggambil seprai ganti dari lemari lalu dia segera menggantinya sementara Arlon dia sedang berganti baju setellah beberapa lama kemudian Laila pun selesai


"ya udah non bibi keluar dulu ya"(sambil kembali menaruh sang bayi)


"iya bi makasih"


Sang bibi pun hendak keluar dia terheran terdapat baju ganti di sofa tapi kenapa Arlon malah memilih baju dari lemari dia hendak bertanya namun dia memutuskan niatnya lalu segera keluar

__ADS_1


Bersambung...!


__ADS_2