Ketulusan Cinta Gadis Desa

Ketulusan Cinta Gadis Desa
episode 65 kenapa kau tidak percaya


__ADS_3

Anita pun lantas membanting hape nya cukup keras ke tempat tidur


"bruuukk!"


Lalu ia menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur nya


"kenapa!"kenapa di saat putrinya inggin menikah saja seakan-akan mereka tidak peduli!"


Anita pun akhirnya menanggis sambil memukul-mukul tempat tidurnya


"Kenapa!"tuhan"


Sementara sang pembantu pun sanggat terkejut mendenggar majikanya dia pun replek menutup mulutnya


(batin)"apa menikah!"apa non Anita inggin menikah!"


Sang pembantu pun akhirnya memberanikan masuk untuk memastikan nya


"non!"non kenapa!"


Anita pun tampak terkejut dia akhirnya berhenti menanggis


"bi !"sejak kapan bibi di sini apa bibi senggaja menguping!"


"tidak non!"bibi tidak senggaja"tapi bibi mendenggar non inggin menikah apa ituh benar!"(lanjut sang pembantu)


"kau bilang tidak mengguping lalu ituh apa!"


"maaf!"non bibi tadi tidak senggaja denggar"


"iyah!"ituh benar


" syrukurlah bibi ikut bahagia, tapi lantas kenapa!"non merasa sedih harusnya non bahagia"


Anita pun tidak menjawab melainkan malah meminta sang pembantu meninggalkan nya


"bi!"tolong tinggalkan aku sendiri aku mau tidur"

__ADS_1


"baiklah non!"selamat malam"


Anita pun tidak menjawab


Sang pembantu pun akhirnya keluar dari kamar Anita


"Ck!"semua orang menyebalkan"


Setelah lama kemudian hari mulai pagi Arlon pun lantas membuka matanya dia pun melirik ke arah samping


"Ck!"kenapa setiap aku banggun aku harus melihatmu"


Dia pun lantas terbanggun dan langsung bergegas ke arah kamar mandi sementara Laila dia akhirnya membuka matanya dan melihat ke arah tempat tidur Arlon


"haah di mana dia!"


tetapi dia tidak melihat suami nya melaikan hanya melihat sang bayi yang masih tertidur pulas


"apa mungkin dia sedang mandi!"sebaiknya aku harus menyiapkan baju ganti untuk dia"(lanjut Laila)


dia akirnya berjalan ke arah tempat tidur lalu menaruhnya di sana Laila pun berniat melangkah namun dia menggurungkan niatnya karena melihat sang bayi terbanggun seakan-akan dia tau keberadaan ibunya sang bayi pun terlihat inggin menanggis Laila pun buru-buru kembali dan maraih lalu menggendongnya


"cupp,cuup!"


Laila berusaha menenangkan bayinya namun sang bayi tak kunjung berhenti


(batin)"sayang berhentilah menanggis janggan bikin mamah binggung"


"sayang mamah tidak mau dia ngamuk,tolong berhentilah!"


"apa kau lapar!"


Laila saking paniknya meberikan brayen Asi di pinggir tempat tidur Arlon akhirnya brayen pun mulai tenang dan berhenti menanggis di saat yang bersamaan Arlon pun telah keluar dari kamar mandi


"arrrggg!"


Laila pun kaget dan replek dia pun ikut berteriak

__ADS_1


"aaaa"


dia langsung merapikan bajunya dan menggancingnya melihat Arlon yang melihat ke arahnya sementara tampak berayen belum kenyang


"heeh!"loe apa-apa an tadi loe senggaja mau goda gue"


Tuduh Arlon kepada Laila


"eh eungga kok!"aaaaku tidak senggaja"


Laila pun tampak tergagap sementara Arlon dia tampak tidak percaya dan terus menuduh Laila bahwa Laila senggaja


"alah ngaku aja deh!"loe emang cewe murahan"


Laila pun tampak tidak terima


"maap ya kenapa kamu menuduh dan menggatai ku seperti ituh!"


"alah emang bener kan"


"terserah kamu saja!"asal kamu tau tadi brayen banggun dan hampir nanggis dan aku berpikir kalo dia lapar,saking paniknya aku terpaksa memberikan bryen Asi di sini"


Laila pun menjelaskan semuanya


Arlon pun terdiam


(batin)"apa dia bicara jujur!"sudahlah yang jelas gue merasa tidak baik-baik saja setelah melihat untuk yang ke 2 kalinya"


"alah bisa aja loe bohong!"kalo iya kenapa loe eungga memberikan Asi di tempat Lain saja"(lanjut Arlon)


Laila pun merasa kesal Lalu menaruh brayen kembali di atas tempat tidur


"terserah kamu percaya atau tidak yang jelas yang aku ucapkan semua benar"(lanjut Laila)


Laila pun setelah menggatakan ituh melenggang ke arah kamar mandi sementara Arlon berdiri mematung


Bersambung....!

__ADS_1


__ADS_2