Ketulusan Cinta Gadis Desa

Ketulusan Cinta Gadis Desa
episode 25 perasaan yang aneh


__ADS_3

Setellah lama kemudian Arlon lalu berpamitan pulang kepada Anita


"baikah beby kalo gitu aku pulang dulu"


"kenapa sih beby kau selalu seperti ini setellah kau menikah denggan wanita kampung itu kau selalu sajah gak punya waktu untuk aku"


"bukan beggitu beby tapi kalo aku lama-lama aku bisa habis sama papah lagipula aku ijin keluar sebentar"


"bay beby"


Arlon pun meninggalkan Anita di cafe sementara Anita setellah mendenggar lontaran dari Arlon hanya bisa diam tidak bisa berbicara apa-apa lagi dia pasrah di tinggal Arlon sendiri di cafe sementara Arlon berjalan menuju mobil lalu dia masuk dan menggendarainya setellah menempuh perjalanan yang cukup lama akhirnya dia sampai di rumah Arlon pun langsung menghentikan mobilnya mereka bertiga yang


sedang santai di sofa


"eh akhirnya dia pulang juga"(seru Wijaya)


"iya pah gih kamu samperin sayang suami kamu"


"emangnya harus ya mah"


"iya sayang"


Laila pun menuruti ke ingginan Delia untuk menyambut Arlon Laila pun lalu berjalan ke luar pintu dan menyambut Arlon


"kamu udah pulang"


"iya gue udah pulang"


"oh ayo masuk"


"loe apa-apa an sih pake nyambut gue segala"


"ituh ma"


Perkataan Laila terpotong saat Arlon memotongnya

__ADS_1


"udahlah gue cape gak jelas amat loe"


Arlon pun berjalan ke dalam rumah tanpa memperdulikan Laila sementara Laila menyusul Arlon dari belakang lalu mereka duduk di sofa


"kamu udah pulang sayang"


"iya mah"


"lain kali janggan suka keluar-keluar mulu ngerti"(seru Wijaya)


"tapi pah"


"udahlah janggan membantah"


"baik pah"


Tak terasa hari mulai gelap mereka berempat pun kembali ke kamar masing-masing


"mah pah kita ke kamar dulu ya"


"baiklah"


Setellah ituh Laila dan Arlon berjalan menaiki tangga sementara Delia dan Wijaya memasuki kamarnya Laila pun berjalan menuju sofa lalu dia membaringkan tubuhnya beggitupun denggan Arlon dia membaringkan tubuhnya di atas kasur setellah beberapa lama kemudian Arlon pun tertidur beggitupun denggan Laila mereka pun tertidur pulas


setellah beberapa lama kemudian hari mulai pagi Laila pun terbanggun sementara Arlon seperti biasa masih tertidur pulas


entah kenapa tiba-tiba Laila berjalan mendekat ke arah Arlon lalu sejenak memperhatikan wajah Arlon


(batin)"kau tampan tapi kenapa kau sanggat galak"


tiba-tiba Arlon bergerak Laila menggira arlon inggin banggun dia pun sepontan memalingkan wajahnya dan segera berbalik badan namun karena saking kagetnya dia pun berniat berjalan namun tiba-tiba tubuhnya tak seimbang membuat dia jatuh Laila pun tampak kesakitan


"aduh awww"(pekik Laila)


membuat Arlon yg mendenggar suara itu akhirnya dia terbanggun dari tidurnya meskipun masih eunggan membuka mata

__ADS_1


"bukkk ...bruuuk..!


"aduh apa an sih berisik amat"


Arlon pun lalu membuka matanya dia kaget melihat Laila sudah terjatuh


"heeh loe ngapain duduk di lantai"


"eh eungga"


"cepetan banggun nanti kalo papah sama mamah liat di kira aku kdrt lagi"


"baiklah"


Arlon pun terpaksa membawa Laila duduk di pinggiran kasur


"heeh loe sebenarnya kenapa sih bisa duduk di lantai seperti tadi"


"eungga kok eungga"


"heeh loe kenapa sih jadi orang aneh bangget"


"udah lah daripada gue ngomong sama loe bisa gila gue lama-lama mending gue mandi aja"


Arlon pun berjalan ke kamar mandi lalu dia segera mandi sementara Laila masih duduk di pinggiran kasur setellah beberapa menit kemudian Arlon sudah kembali dari kamar mandi Laila pun terbangkit dari duduknya lalu menuju lemari dan berniat membawa baju ganti buat Arlon


"nih baju gantinya"


"gue bilang gak usah loe ngeyel amat jadi orang"


"ya eungga apa-apa kali"


"udahlah cape gue debat sama loe mulu"


Arlon pun lagi-lagi membiarkan baju yg di bawa Laila dia lebih memilih memakai baju pilihanya

__ADS_1


Bersambung...!


__ADS_2