
Setellah beberapa menit Arlon pun sudah selesai mandi dia pun lalu segera keluar dari kamar mandi lalu meleggang menuju lemari sedangkan Laila seperti biasa sudah menyiapkan baju ganti untuk Arlon
Arlon pun segera berganti baju yang lebih rapi Laila inggin bertanya namun dia menggurungkan niatnya Karena tentu Arlon tidak mungkin menjawab Arlon pun segera menyambar kunci Mobil lalu dia berkata
"heh gue keluar sebentar nanti kalo mamah nayain gue bilang aja ada urusan ngerti loe"
Laila pun hanya mengganguk lesu sementara Arlon dia segera berjalan menuruni tangga lalu dia keluar menuju garasi setellah ituh dia segera melajukan mobilnya setellah beberapa lama kemudian tak terasa Arlon sudah sampai di halaman rumah Anita dia pun segera menghentikan mobilnya lalu dia segera turun dan melenggang menuju pintu masuk dia pun lalu menggetuk pintu
Toook tokk..!
Anita pun segera beranjak dari sofa untuk membuka pintu setellah terbuka
"sayang kamu jadi kan nemenin aku kerumah sakit"
"em iya jadi kok"
"Ayo masuk dulu"
Arlon pun lalu masuk dia pun lalu duduk bersama Anita Arlon pun melihat Anita sudah rapi
"Sayang kamu udah lama ya nungguin aku"
"emm itu"
terlihat Anita tergagap
"kenapa sayang"
"soalnya aku liat kamu udah siap"(lanjut arlon)
"oh iya aku udah lama nungguin kamu"
"Kamu mau minum dulu ga"
"eungga deh aku gak sabar mau kerumah sakit"
"eh tunggu"
"ada apa"
" kok aku liat mata kamu kaya sembab gitu"
"masa sih eungga kok"
__ADS_1
elak Anita
"iya kaya orang abis nanggis"
"eungga cuma emm udah lupain aja"
"udah Ayo"(lanjut Anita)
Merekapun lalu keluar lalu segera menuju mobil di dalam hati Anita sebenarnya masih merasa marah kecewa namun dia tidak menunjukanya kepada Arlon namun Arlon merasa ada yang aneh denggan sikap Anita yang menjadi cuek setellah ituh Anita dan Arlon pun segera memasuki mobil Arlon pun lalu segera melajukan mobilnya di tenggah perjalanan arlon pun mulai bertanya
"sayang"
Namun Anita tidak merespon arlon pun memanggil lagi
"sayang"
lagi-lagi Anita masih terdiam rupanya dia sedang melamun
"sayang kamu ngelamun ya"
Anita pun tersadar
"eh eungga kok"
setellah menempuh perjalanan cukup lama akhirnya mereka sampai di rumah sakit Arlon pun segera menghentikan mobilnya laku dia turun di susul oleh Anita mereka pun jalan bersama menuju rumah sakit lalu mereka berjalan ke arah
"sus gimana apa hasilnya udah selesai"
"iya tuan tunggu sebentar saya ambil dulu"
"baik"
Anita dan Arlon menunggu sementara sang suster sedang menggambil hasil tes dna itu setellah beberapa menit suster pun kembali denggan amplop putih di tangganya lalu dia memberikanya kepada Arlon
"ini tuan"
Arlon pun lantas menerimanya
"terima kasih sus"
"baik"
mereka pun lalu segera menuju mobil tanpa melihat isi Amplop ituh
__ADS_1
hening beberapa saat Arlon pun mulai mencairkan suasana
"sayang kok aku liat kamu diem aja dari tadi"
"eh eungga kok cuma persaan kamu aja"
"em mungkin"
"ya udah Ayo pulang"
Anita pun mulai berbicara
"Sayang kok kamu belum buka sih hasil tes dna nya"
"iya nanti aja"
"kan aku penasaran isinya"
"ya udah aku buka"
tampak terukir senyum di bibir Anita sementar Arlon àsedang membuka Amplop putih lalu segera menggambil isinya
"Aduh sayang kok aku ragu-ragu bukanya"
"udah buka aja aku penasaran"
Arlon pun lalu membukanya
"why sudah kuduga"
"wah duggan kita ternyata benar sayang"
Arlon punterdiam beberapa detik
(batin)"awas kau gadis kampung bisa-bisanya kau menghianatiku"
"sayang kamu kenapa"
Arlon pun lalu segera melajukan mobilnya tanpa merespon ucapan dari Anita setellah beberapa lama kemudian mereka sampai di halaman rumah Anita Arlon pun segera menghentikan mobilnya lalu Anita pun turun
Arlon tanpa turun lalu segera melajukan mobilnya kembali setellah beberapa lama akhirnya dia sampai di rumah
Bersambung....!
__ADS_1