Ketulusan Cinta Gadis Desa

Ketulusan Cinta Gadis Desa
episode 48 hampir putus asa


__ADS_3

di tenggah perjalanan Arlon pun kebinggunggan harus mencari Laila kemana dia pun menggomel sendiri


"aduh gue harus cari cewe ituh kemana"


"apa gue cari ke kampungnya aja"


"ah males bangget harus ke kampung"


"tapi apa boleh buat aku tetep harus pergi"


"tapi bagaimana kalo dia tidak ada"


"ah sudahlah"


Arlon pun memutuskan untuk mencari Laila ke kampungnya setellah lama kemudian Arlon pun sampai di kampung Laila dia pun sampai di pintu gang dia lalu meghentikan mobilnya lalu dia turun dari mobil setelah itu dia pun mulai melangkahkan kakinya ke pintu gang lalu berjalan menelusuri jalan sempit setellah lama kemudian Arlon sampai di pintu masuk Arlon denggan ragu-ragu menggetuk pintu dan menggucapkan salam


"Tokkk tookk..!"


"Asa'lamualaikum"


Tiba-tiba pintu pun terbuka


"iya wa'alaikum salam"


"ya ampun ternyata nak Arlon"


"iya bu"


Arlon pun menggulurkan tangganya langsung di sambut oleh bu Euis setelah ituh merekapun melepaskan jabatanya


bu Euis pun celinggak-celingguk mencari seseorang lalu dia pun bertanya ketika seseorang ituh ia tidak melihatnya


"bu apa Laila ada di sini...?"


"eungga ada justru ituh ibu lihat kok kamu datang sendiri sih"(lanjut bu Euis)

__ADS_1


"iya bu justru ituh saya datang ke sini"


"emangnya kenapa...?"


"ya udah sini masuk dulu gak enak masa gobrol di luar"


Arlon pun lalu menggikuti bu Euis ke dalam lalu bu Euis pun menyuruh Arlon duduk


"nak silahkan duduk"


Arlon pun lantas duduk sementara bu Euis berniat membuatkan Arlon minum namun Arlon menolaknya


"nak tunggu sebentar ibu mau ngambil minum dulu buat kamu"


"eh bu eungga usah repot-repot saya gak akan lama"


"ya udah"


bu Euis pun mulai menanyakan ucapan Arlon yang barusan yang tidak sempat di lanjutkan


"iyah bu sebenarnya"


Arlon pun menceritakan bahwa Laila kabur dari rumah


"kok bisa"


"saya kira dia kabur ke sini"


"tapi Laila tidak ada di sini"


bu Euis pun semakin penasaran denggan kenapa Laila tiba-tiba kabur dari rumah


"nak sebenarnya kanapa Laila sampai kabur segala"


terlihat wajah bu Euis berubah

__ADS_1


"iya bu gak usah khawatir dia cuma lagi ngambek"


"owh gitu ya"


"iyah"


"ya udah bu aku mau pamit pergi dulu mau lanjut cari Laila"(lanjut Arlon)


"ya udah nak semogga Laila ketemu"


Arlon pun lalu bangkit dari duduknya di pun berjalan menuju pintu keluar setellah ituh dia kembali menelusuri jalan sempit setelah sampai di pintu gang dia pun segera mamasuki nya lalu berjalan ke arah mobil dia pun lalu kembali mamasuki mobil


"ah ternyata dia gak ada di sini"


"arrrgh sial gue harus cari loe kemana..?"


"aduh gue juga eungga mungkin langsung pulang"


"ah loe bener-bener ngerepotin bagget jadi cewe"


Arlon pun lalu memukul-mukul setir mobil kemudian dia kembali melajukan mobilnya sementara Laila dia terus berusaha menenangkan bayi nya setelah itu berayen pun berhenti naggis setellah ituh dia pun tidur terlelap Laila pun kemudian denggan hati-hati menaruh berayen kembali ke kereta dorong


setelellah ituh Laila pun meresa lapar


"aduh aku lapar"


"brayen sayang mamah tinggal dulu ya bentar"


"kamu bobo yang nyenyak ya"


Laila pun lalu keluar dari dalam kamar lalu berjalan ke arah dapur lantas dia menarik kursi lalu duduk lantas dia pun lalu segera sarapan


"em enak Nara ternyata pinter juga masak"


Bersambung...!

__ADS_1


__ADS_2