
mereka tampak terdiam untuk beberapa detik mereka merasa canggung tiba-tiba Delia Wijaya dan bu Euis pun datang untuk
"sayang ada apa tadi kamu teriak"(seru Delia)
"iyah papah juga dengger tadi dari luar"
"nak kamu kenapa"
Laila pun merasa binggung untuk menjawab bagaimana tidak dia di cecar pertanyaan oleh mereka bertiga dia pun tampak terdiam untuk beberapa detik untuk mencari-cari alasan yg tepat tentu dia tidak akan menceritakan yg sebenarnya
"eh semuanya maafin Laila ya bikin heboh tadi cuma ada tikus lewat"
"oh iya ga apa-apa"
Mereka bertiga pun lalu kembali keluar sementara Arlon terus saja terdiam
"eh kamu kenapa sih diam aja"(tegur Laila)
Arlon pun tersadar lalu menyerahkan dot bayi itu lalu dia melanggang keluar tanpa sepatah kata pun sementara Laila menerimanya lalu dia melanjutkanya setellah beberapa lama kemudian Laila pun keluar sambil membawa dot berisi asi sementara Anita masih merasa khawatir dia belum bisa tertidur dia terus saja menggomel sendiri
"aduh gimana ini gimana aku benar-benar tidak tau"
"pokonya aku harus banggun lebih awal untuk melihat sendiri hasil tes dna itu"
Setellah ituh Anita pun tertidur sementara Laila pun segera memberikan dot berisi asi itu kepada Delia
"mah ini asinya"
Kemudian Delia menerimanya dan memberikanya kepada bayi sang bayi pun meminum nya lalu setellah kenyang sang bayi pun tertidur Delia pun lalu menaruh asi di meja nakas lalu mereka bertiga pun berpamit keluar
__ADS_1
"ternyata dugaan mamah benar ternyata dia lapar"
"iya mah"
"sayang mamah keluar dulu ya"
"ibu juga udah mulai ngantuk"
"sayang papah istrahat dulu ya"
"baik semua maafin Laila ya udah ngerepotin"
"eungga sayang brayen kan juga cucu kami"
Setellah ituh Laila pun segera menuju sofa dan membaringkan tubuhnya lalu beberapa lama kemudian akhirnya dia tertidur sementara Arlon entah dari kapan sudah tertidur pulas di kasur setellah lama kemudian hari mulai pagi namun masih agak gelap Anita pun kemudian banggun lebih awal lalu dia akhirnya segera mandi lalu segera bersiap-siap untuk ke rumah sakit lebih dulu
Dia berencana untuk melihat hasil tes dna itu tanpa sepenggetahuan orang lain anita pun segera keluar rumah dan melenggang ke arah mobil lalu segera melajukan mobilnya setellah beberapa lama kemudian akhirnya sampai di rumah sakit Anita lalu menghentikan mobilnya dia pun berjalan menggendap-ngendap setellah lama kemudian dia sampai di ruang pintu itu dia pun berusaha menarik pintu itu tapi Anita tampak kesulitan membuka pintu itu namun sayang nya tampaknya pintu ituh di kunci
Namun bukan Anita namanya kalo dia menyerah begitu saja dia pun tidak menyerah begitu saja dia pun terdiam beberapa detik lalu dia menggambil jepitan rambut kecil dari rambutnya
"inih dia semogga ini bisa"
Anita pun denggan jepitan rambut ituh berusaha membuka pintu awal nya dia tampak kesulitan namun pada akhirnya pintu ituhpun terbuka juga
"akhirnya berhasil"
Anita pun masuk lalu mencari hasil tes dna itu
"aduh dimana ya baiklah bakal aku cari"
__ADS_1
sampai akhirnya dia menemukanya
"ini dia"
Anita pun tampak ragu-ragu membuka kertas itu
"baiklah Anita kamu harus lihat"
Anita pun lalu membuka hasil tes dna Anita pun terkejut melihat hasil tes dna ituh
"what o may good apa itu benar"
Dia pun tampak terkejut dan tak terasa air mata nya pun mulai keluar dia pun lalu segera melap air matanya menggunakan tangganya
"baik Anita kau harus tenang"
Setellah ituh dia kembali memasuki hasil tes dna itu kedalam amplop putih lalu dia segera menaruhnya ke dalam tas dan dia menggambil amplop lain yang ia persiapkan sebelumnya dari dalam tas lalu dia taruh di tempat semula dia pun segera buru-buru keluar lalu dia kembali menutup kunci menggunakan jepitan rambut lalu dia kembali kedalam mobil lalu segera melajukan mobilnya setellah beberapa lama kemudian Anita pun sampai di rumah sementara Arlon pun menyadari sudah pagi dia pun terbanggun
"hey gadis kampung kenapa kau tidak baggunkan saya hah"
Laila pun yang baru terbanggun
"maafin saya saya juga baru banggun"
(batin)"aduh bisa-bisa telat inih"
"sudahlah kau memang istri tak berguna"
Arlon pun langsung melenggang ke kamar mandi
__ADS_1
Bersambung...!