
Laila pun memutuskan untuk datang ke cafe love dia segera bersiap-siap setellah ituh dia segera berpamitan kepada sang ibu
"bu kalo beggitu aku pergi dulu ya"
"baiklah tapi janggan pulang terlalu malam"
"baik bu"
Laila pun keluar dari rumah dia berjalan menelusuri jalan sempit sampai akhirnya dia sampai di pintu gang lalu dia memasuki nya dia berdiri di pinggir jalan menunggu ojeck online pesananya setellah beberapa lama kemudian
"permisi ini denggan mba Laila"
"iya"
"ini helm nya mba"
akhirnya Laila menaiki motor setella ituh dia memakai helm lalu driper ojol segera melajukan motornya setellah beberapa lama kemudian akhirnya mereka sampai di alamat tujuan
"mba sesuai titik"
"baiklah ini uangnya"
ojeck ituh pun menerimanya lalu segera melajukan motornya Laila pun berjalan menuju cafe dari jauh terlihat seorang laki-laki yang tak lain adallah Dapa sedang duduk menunggu Laila pun berjalan ke arah Dapa setellah sampai Dapa pun bangkit dari duduknya
"hai La kamu beneran dateng"
"udah deh Dap mau apa"
"bentar bentar duduk dulu dong kita makan dulu"
"em yaudah"(males)
Denggan terpaksa Laila menuruti ke ingginan Dapa
Setellah beberapa lama kemudian mereka
selesai makan bersama Laila pun berniat pergi
" Dap kamu mau bicara apa kalo gak ada yang penting aku mau pergi ajah"
"eh tunggu maen pergi-pergi ajah"
"hem buruan ngomong"
"Dap sebenarnya ada hal penting apa"
"sebenarnya aku cuma mau tau jawaban mu"
Laila pun mengkerutkan keningnya
"jawaban apa"
"eh La kamu lupa atau pura-pura lupa sih"
"iya soal apa"
"soal aku nembak kamu gimana jawabanya"
__ADS_1
"ya ampun Dap kirain apa"
"jadi gimana"
"aku maaf aku gak bisa"
"jadi kamu nolak aku La"
"bukan begitu"
"terus apa alesan kamu nolak aku"
"kamu eungga ngerti"
Laila pun berlari Dapa pun menggejar dan dia berhasil menggejar lalu dia memeluk Laila dari belakang membuat Laila mematung
"La aku sayang sama kamu kenapa kamu nolak aku apa aku kurang ganteng"
"Dap tolong janggan beggini lepasin aku"
"eungga pokonya aku gak bakal lepasin kamu hingga aku tau apa alesan kamu menolak aku"
"tapi kamu eungga ngerti"
Laila pun mendorong Dapa cukup keras sampai dia terjungkal akhirnya Laila lari Dapa kembali menggejar Laila dan berhasil dan lagi-lagi dapa berhasil menggejar lalu dia menggenggam tanggan Laila dia pun berniat lari namun dia tidak bisa karena ada tembok besar di belakang dan mungkin jalan buntu dia binggung akhirnya dia berdiri mematung
"diam"
Dapa-pun maju perlahan-lahan mendekati Laila dia hanya mundur sedikit demi sedikit sampai akhirnya dia terhimpit ke tembok salah satu tanggan Dapa memeggang tembok ituh
"tolong janggan"(dia pun bergetar dan ketakutan)
"apa maksud kamu aku tidak akan ngapa-ngapain kamu"
"beeenarkah kalo gitu tolong lepasin aku"
"baiklah asal kau janggan lari"
Laila tidak menjawab dia hanya menggangguk kecil
karena tidak tega melihat Laila ketakutan dapa pun melepaskan Laila namun dia terus mengertak laila apa alasan menolak cintanya
"kalo beggitu katakan apa alasan mu La"
"aku tidak bisa biarkan aku pergi"
"baiklah"
Laila pun pergi dia sudah tak tahan menahan tanggis sampai akhirnya dia berjalan tak terasa air mata mulai menetes Dapa pun melihat Laila dari kejauhan dia berjalan munuju motor karena mau gimanapun dia eungga tegga lihat Laila pulang sendirian di saat mulai malam Dapa pun menaiki motornya dan mendekati Laila
"La kamu setidaknya biar saya anter pulang"(tawar Dapa)
"eungga usah"(tolak Laila)
"tapi La ini mulai malam biarin aku anterin kamu pulang"
"aku mau pesan ojeck online"(menggambil handphone dari tas lalu menyalakan nya namun hendpone nya lowbet"
__ADS_1
Laila pun terdiam
"ngapain masih di sini sana pulang"
"eungga ah aku mau mastiin kamu pulang denggan selamat baru aku pulang"
"kamu kenapa kok diam"
dia pun menoleh ke arah hendpon Laila
"wah hendpone kamu lowbet yakin masih mau pesan ojeck online emang bisa"
(batin) benar juga kata dia gamungkin aku pulang sendiri ini mulai gelap"
Dapa pun masih memperhatikan Laila yg berdiri mematung
"La jadi gimana mau eungga"
"kalo gak mau aku pulang nih sambil menyalakan motornya biarin nanti ada begal atau apa"
"tunggu baiklah aku mau"
Laila pun menaiki motor Dapa akhirnya Dapa melajukan motornya di tenggah perjalanan Dapa bertanya
"La rumah kamu di mana"
"udah jalan ajah nanti aku bakal bilang stop kalo udah sampai"
"oke"
Setellah beberapa lama kemudian mereka akhirnya sampai dia pintu gang
"stop"
Dapa pun berhenti Laila pun lalu turun lalu dia terdiam untuk beberapa detik
(batin)"ternyata kamu sebaik ini selama ini aku salah menilai kamu"
"La kamu kenapa diam"
"eh eungga apa-apa kok"
Lalu dia pun berterima kasih
"makasih Dap "
"iya bay Laila"
Dapa pun masih berada di motor dia memperhatikan Laila dari jauh Laila pun menoleh
"kok belum pulang"
"iyah aku cuma mau lihat kamu sampai ke rumah denggan selamat"
"gak usah laggian ini juga mau sampai"
"baiklah aku pulang jadi ceritanya ngusir ya"
__ADS_1
"bukan gitu kan udah malam"
Bersambung.....!