
mereka berdua pun lantas duduk bersama di sofa setellah 30 menit kemudian Arlon pun segera berpamit pulang sayang aku tidak bisa lama-lama kalo gitu aku pulang dulu
"hah secepat itu"
"bahkan aku belum buat menuman buat kamu"(lanjut Anita)
"ya mau gimana lagi aku gak bisa lama-lama"
Arlon pun lantas baranjak dari sofa lalu dia melanggang keluar sementara Anita hanya terdiam Arlon pun lantas berjalan menuju mobil lalu dia memasukinya setellah lama
kemudian Arlon lantas melajukan mobilnya setellah lama kemudian dia sampai lalu Arlon segera menghentikan mobilnya dia berniat menghampiri Laila namun dia melihat Laila bersama seorang wanita dan mendenggar percakapan dia antara Laila dan Nara
"siapa dia"(gumam Arlon)
"ah dia bilang saya ganteng"
Arlon pun denggan percaya dirinya menghampiri mereka berdua
"owh jadi kamu kuliah di deket sini ya"
Laila pun lantas terdiam beberapa detik
(batin)"andai aja bapa tidak menjodohkan aku aku juga inggin seperti kamu nar"
Nara pun meresa
"La kamu kenapa diam"
"eh eungga Nar"
"owh ya udah"
Nara pun segera mendekat ke arah sang bayi lalu memperhatikanya
"ya ampun bayi kamu ganteng bangget apalagi idungnya ih gemes"
"pasti papih nya juga ganteng"(lanjut Nara)
"ih apa an sih Nar"
"emang bener kan"
Laila pun terdiam beberapa detik
(batin)"kanu bener Nar tapi dinggin dan
galaknya itu loh"
__ADS_1
"La kamu kenapa"
"eh eungga"
Setellah lama kemudian
"hai"(sapa Arlon)
"La dia siapa"
Laila pun hendak menjawab namun dia memutuskan niatnya karena Arlon langsung memperkenalkan diri dan menjulurkan tangganya
"hai gue Arlon suami Laila"
"kenalin Aku Nara sahabat Laila"
Mereka pun saling berjabat tanggan setellah ituh mereka melepaskan jabatanya Nara pun berbisik kepada Laila
"ya ampun duggaan gue benar suami kamu ganteng"
"ah biasa aja"
"eh kalian ngapain sih"
"eungga"
Nara pun berpamit pergi kepada Laila
"ya udah Nar hati-hati"
"makasih bay"
"iya bay"
Nara pun melenggang pergi sementara mereka berdua
"hei Ayo pulang"
"ya udah"
Mereka pun berjalan bersama ke mobil lalu memasukinya Arlon pun segera melajukan mobilnya setellah lama kemudian mereka sudah sampai di kediaman Wijaya Arlon pun segera menghentikan mobilnya
"udah ayo turun"
"baiklah"
Laila pun segera menurunkan brayen dari mobil Lalu dia membawa brayen ke dalam rumah sementara Arlon dia pun segera turun
__ADS_1
merekapun berjalan bersama menuju pintu masuk sesampai di pintu masuk lantas Laila pun menggetuk pintu
"tokkk...tokkk
Sang pembantu pun segera membuka pintu
"mari masuk"
"baiklah"
Mereka pun masuk bersama mereka pun di sambut oleh Wijaya dan Delia
"gi mana sayang kamu senang"
"iya mah"
"kok papah perhatiin kamu kaya seneng bangget"
"iya pah soalnya aku ketemu sahabat aku"
"owh benarkah"
"iya"
"papah seneng denggernya"
Mereka pun duduk bersama di sofa Wijaya pun beranjak untuk mendekat ke arah bayi
"em cucu kakek juga seneng bangget kayanya"
"dia senyum terus"
"ih gemes"
"iya kan habis jalan-jalan kek"(serua Laila)
setellah lama kemudian hari mulai gelap
"ya udah gih kalian istrirahat"
"mamah sama papah juga mau istirahat"
"baiklah mah pah"
"kalo begitu kita ke kamar dulu"
Mereka berdua pun menuju kamar begitupun Delia dan Wijaya
__ADS_1
Bersambung...!