Ketulusan Cinta Gadis Desa

Ketulusan Cinta Gadis Desa
episode 7 hari kelulusan


__ADS_3

Sesampai di rumah Laila duduk di kursi lalu dia menonton tv sebentar sampai akhirnya dia lalu beranjak pergi ke kamar mandi setellah ituh dia berganti baju setellah berganti baju hari tak terasa sudah mulai gelap Laila akhirnya membaringkan tubuhnya di kasur perlahan-lahan mata Laila mulai berat lalu Laila pun tertidur setellah lama kemudian matahari mulai bersinar Laila pun terbanggun dan segera mandi dan bersiap-siap untuk pergi sekollah begitupun Arlon dia sudah siap untuk menjemput Laila ke sekollah Arlon pun lalu segera turun tangga dan berjalan menuju garasi lalu menggendarai mobilnya sementara Laila selesai bersiap-siap dia menuju ruang makan terlihat ibu sudah selesai memasak


"selamat pagi ibu"


"pagi sayang sini sarapan dulu"


"baik bu"


Laila pun sedang sarapan setellah selesai sarapan dia langsung berpamitan kepada ibu ibu langsung memberikanya uang


"bu aku berangkat dulu ya"


"ini uang nya"


"gak usah bu kan sekarang di anter jemput anak kota"


"hah maksud kamu"


"Arlon"


"oh nak Arlon yaudah ini uang saku buat jajan"


"baiklah makasih bu"


Laila pun berjalan menulusuri jalan sempit lalu di tenggah perjalanan dia berhenti melihat Arlon sudah menunggu di dalam mobil denggan wajah kurang bersahabat


"heh lo udah lama malah berhenti lagi cepet lama bangget kaya keong"


Terlihat Arlon menggomel-ngomel sambil melihat Laila dari kaca mobil Laila pun tidak memperdulikan omelan Arlon dia pun melanjutkan melangkah lalu menuju mobil sesampai dia luar pintu mobil Laila langsung menarik pintu mobil lalu masuk dan duduk


Arlon pun kembali melajukan mobil sampai di sekollah Laila langsung turun dan berjalan menuju sekollah sementara Arlon seperti biasa tancap gas menuju warung menunggu Laila lalu setellah lama kemudian Laila pulang


SATU TAHUN KEMUDIAN........!


hari yang cerah mata hari bersinar terang tapi tidak secerah suasana hati Laila tepat hari ini adallah hari terakhir Laila sekollah tampak Laila masih tertidur setellah lama kemudian Laila pun terbanggun lalu segera menuju kamar mandi setellah ituh Laila pun bersiap-siap untuk pergi sekollah setellah selesai Laila menuju ruang makan denggan raut muka malas ibu pun melihat anaknya sanggat khawatir


"nak ko kamu kenapa malah cemburut gitu mukanya bukanya seneng kan ini hari kelulusan mu"


"eungga apa-apa kok bu"


Laila pun lalu sarapan setellah ituh dia akhirnya pamit pergi ke sekollah


"bu aku pergi dulu ya"

__ADS_1


"iya nak ini uang jajan buat kamu"


"makasih bu"


Laila berjalan menulusuri jalan sempit sementara Arlon sudah siap untuk menjemput dia akhirnya menggendarai mobil dan Arlon pun sampai di pintu gang Laila pun berjalan menuju mobil dia akhirnya masuk Arlon pun melajukan mobil setellah 30 menit kemudian mereka sampai di sekollah Laila lalu turun sementara Arlon langsung tancap gas terlihat Nara sedang berdiri menunggu di pintu gerbang lalu menyapa Laila yang sedang berjalan menuju gerbang


"pagi La"


"pagi"


"La kamu"


"apa"


Nara seperti inggin menanyakan sesuatu namun tidak jadi Nara pun akhirnya memutuskan untuk tidak bertanya lebih jauh kepada Laila Nara pun akhirnya menggalihkan pembicaraan


"engga kok eungga jadi ayuk kita ke kelas"


"ya udah ayo"


mereka pun berjalan menuju kelas sesampai di kelas terlihat Dapa sedang berdiri lalu melihat Laila sampai dia pun lalu menarik tanggan Laila Nara pun kaget di buatnya


"eh kamu apa-apa an maen tarik tanggan Laila segala"


Dapa tidak menjawab dia pun membawa Laila jauh melihat ituh Nara berniat menyusul mereka namun Dapa melarang nya Nara pun terpaksa memutuskan niat nya Dapa akhirnya membawa Laila ke taman sekollah


"eh kamu janggan ikut aku punya urusan sama Laila kamu diem ajah di sini"


Sesampai di taman sekollah Dapa pun melepaskan genggamanya Laila pun berniat kabur namun Dapa menghentikan nya


"janggan pergi duduk di sinih tunggu aku"


Dapa pun berjalan ke arah kelas mau tidak mau akhirnya Laila menuruti ke ingginan Dapa


batin(sebenarnya dia mau ngapain sih)


setellah beberapa menit kemudian Dapa berjalan ke taman sekollah denggan membawa sesuatu di belakang sesampai di taman sekollah Dapa pun menghampiri Laila Dapa pun lalu duduk dekat Laila sambil memberikan bungga mawar Laila kaget di buatnya sampai gugup


"ma ma maksud kamu apa"(sambil menerima bungga mawar)


"udah terima aja"


Dapa pun menarik napas dalam-dalam lalu meberanikan diri untuk mencurahkan isi hatinya kepada Laila

__ADS_1


"sebenarnya aku cinta sama kamu dari dulu


kamu mau gak jadi pacar aku"


"hah kamu serius"


Dapa pun menggangguk pelan


setellah ituh lalu dia berusaha memeggang tanggan Laila namun Laila masih belum percaya orang yang selalu buat dia kesal ternyata minyimpan rasa


"jadi gimana kamu mau ga jadi pacar aku"


laila Tidak menjawab dia pun berlari sambil menanggis Dapa berusaha untuk menggejar


Di tenggah tanggisnya Laila berkata sambil menggusap air mata menggunakan punggung tanggannya


"maafin aku Dap maafin aku sebenarnya aku juga mulai suka sama kamu tapi aku gak bisa


"hikk hikk hikk"


"kepada murid sma nusa bakti kelas tiga mohon semua kumpul di lapang"


namun suara speker mulai terdenggar Dapa akhirnya memutuskan untuk menuju lapang


penggumuman kelulusan pun terdenggar semua murid pun berkumpul begitupun denggan Laila dia segera melap air matanya lalu menuju lapang suasana hati Laila sanggat kacau Nara pun menghampiri Laila


"Nar kamu kenapa"


"eungga apa-apa"


"kok kamu kaya orang abis nanggis kamu di apain sama Dapa"


"eungga kok"


"ya udah"


Setellah beberapa menit kemudian merasa semua murid sudah kumpul penggumuman pun di mulai Laila merasa cemas namun setellah pengumuman di lontarkan Laila merasa lega


"semua siswa di katakan lulus"


Setellah raut wajah semua siswa teggang akhirnya merasa lega


Bersambung....!

__ADS_1


__ADS_2