Khayra Gadis Pilihan

Khayra Gadis Pilihan
Episode 29


__ADS_3

Pagi seperti biasa, Ayra segera beranjak dari tempat tidur nyamanya. Ia segera bergegas menuju dapur untuk membuat kopi hangat untuk suaminya.


"Pagi Non" sapa ketiga asisten rumah tangga hampir serentak.


"Pagi juga" senyum selalu mengembang dibibir manisnya.


"Mbok Yem masak apa, wangi banget aromanya."


"Ini Non, nasi goreng seafood kesukaan den Vano."


"Ada yang bisa saya bantu Non," Saroh menawarkan diri.


"Gak usah mbak, cuma mau bikin kopi aja."


Kopi buatanya sudah tersaji diatas meja makan, Ayra segera naik ke atas untuk membersihkan diri.


"Mas bangun mas," Ayra menggoyang-goyangkan lembut tubuh suaminya.


"Hem..." Vano menjawabnya singkat dengan mata masih terpejam.


"Tanggung sendiri ya nanti kalau telat ke kantornya."


Vano berlahan membuka matanya, tiba-tiba tangannya menarik tubuh istrinya ke dalam pelukan.


"Mas Vano apaan sih.."


"Cium dulu gih," Vano memanyunkan bibirnya.


Ayra menuruti keinginan Vano, tangan Vano berpindah menekan tengkuk istrinya. Ciuman pun semakin dalam, Vano terus ******* bibir mungil istrinya, semakin lama semakin menuntut.


Vano segera beranjak dan membopong tubuh Ayra membawanya ke kamar mandi.


Dan sudah bisa dipastikan, apa yang selanjutnya terjadi didalam sana.


"Mas nanti aku mau keluar sama Rima."


"Ia sayang hati-hati, memang mau kemana.."


"Ke tempat Roby mas, Roby kan ulang tahun. Mau ngerayain kecil-kecilan."

__ADS_1


"Iya gak papa, biar gak bosen dirumah terus. Ajakin Rima untuk belanja-belanja sekalian."


Setelah selesai sarapan Ayra mengantar Vano ke halaman depan, Vano yang berangkat dengan supir kantornya.


Ayra yang mencium punggung tangan suaminya dan Vano mencium sisi kepala istrinya.


"Hati-hati mas Vano."


"Iya sayang."


Saat mobil Vano sudah menghilang dari pandangan, Ayra segera ke kamarnya untuk bersiap.


Penampilan yang selalu sederhana tapi terlihat memukau, rok payung dibawah lutut dipadukan kaos street warna hitam. Terlihat sangat cocok sekali, Ayra menuruni anak tangga.


"Mbok Yem, Ayra pergi dulu ya.."


"Hati-hati Non Ayra."


"Kok pada belum sarapan mbok,"


"Bentar lagi Non, Dina masih cuci kain pel diatas."


"Sudah kok Non barusan, paling lagi duduk diteras Non."


"Pagi mang Dadang," Ayra menyapa supirnya yang duduk dipinggir taman.


"Pagi Non Ayra, kita berangkat sekarang Non?"


"Iya mang, kita jemput Rima di apartemen."


"Siap Non."


Mang Dadang segera membukakan pintu mobil istri majikanya.


Sekitar 40 menit mobil sudah masuk ke lobby apartemen.


Melihat mobil yang membawa Ayra berhenti, Rima segera menghampiri.


Mang Dadang yang melihat segera turun dan membukakan pintu untuk sahabat majikanya.

__ADS_1


"Pagi Non Rima..?"


"Pagi mang Dadang.."


"Lo bawa apaan Rim, gede banget kadonya.?"


"Rahasia donk, haha" Rima pun tertawa renyah.


"Ini yang waktu itu gue tanya sama Lo kan."


"Iya deh yang lagi pendekatan, semoga segera diperjuangkan sama pujaan hati.."


Mobil yang ditumpangi ketiganya melaju ke sebuah apartemen elit yang tak jauh dari rumah sakit terbesar di kota ini.


Mengingat Roby adalah seorang dokter, ia memilih mencari tempat tinggal yang tidak jauh tempatnya bekerja.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam, mobil memasuki lobby sebuah gedung apartemen.


Mang Dadang segera turun dan membukakan pintu untuk bos dan sahabatnya.


"Silahkan Non,," ucap mang Dadang pada kedua bosnya.


"Terimakasih mang, Oia mang Dadang. Setelah ini mang Dadang langsung pulang aja. Ayra sama Rima nanti pulangnya naik taksi aja.."


"Tapi Non.." Mang Dadang sedikit ragu.


"Gak apa-apa mang, nanti kelamaan nunggunya. Belum tau acaranya sampai jam berapa."


"Baik Non.." Mang Dadang segera pamit undur diri.


"Lo yakin kita gak bawa makanan sekalian..?"


"Nanti aja kan bisa pesan online, kita ngobrol-ngobrol aja dulu."


****


Sesuai perjanjian kemarin, Alexa dan Vano pergi ke suatu tempat. Kali ini Vano menyetir mobilnya sendiri, dengan Alexa yang duduk disampingnya.


Tidak ada yang memulai pembicaraan, keduanya saling diam.

__ADS_1


__ADS_2