Khayra Gadis Pilihan

Khayra Gadis Pilihan
episode7 Kemarahan papa Reno


__ADS_3

Dimedia cetak dan elektronik berita Vano mulai tersebar, berita itu disertai foto saat Vano menggendong Amel.


Tanpa Vano ketahui papa Reno sudah menunggu diruangan kerjanya, saat Vano membuka pintu alangkah terkejutnya ada papa Reno yang duduk disofa


Terlihat aura kemarahan dimuka papanya, sosok yang biasanya penuh sayang dan kelembutan kini hilang.


"Van ada apa denganmu? Kenapa sampai muncul berita yang menjijikkan seperti itu?" Papa Reno bicara dengan nada meninggi.


"Maafin Vano pa, vano gak bermaksud bikin papa malu."


"Segera selesaikan masalah ini, jangan bikin malu dirimu sendiri Vano,"


Papa Reno berbicara sambil berlalu pergi, meninggalkan Vano yang menunduk karena merasa malu. Malu pada dirinya sendiri dan malu dengan papanya, imbas dari masalah ini sekarang banyak wartawan yang menunggunya dilobby.


Han menatap bosnya dengan tatapan bingung, pasti ini semua jebakan alias disengaja batinya.


Papa Reno meminta sistenya untuk membereskan masalah ini, paling lambat besok berita ini harus sudah menghilang.


Baik dimedia cetak atau elektronik, dan benar hari ini berita tentang Vano sudah menghilang.


Vano pun sudah mengklarifikasi bahwa ini merupakan kesalahpahaman, dirinya dengan Amel tidak ada hubungan hanya sebatas hanya hubungan kerjasama.


****


Dilain tempat seorang wanita tampak marah dengan membanting remot tv yang dipegangnya, Amel merasa kesal dengan pengakuan Vano.


Impinan mendapatkan cinta seorang pengusaha kelas atas hancur sudah, sepertinya Vano juga tidak begitu tertarik denganya.


"Jika aku tidak bisa mendapatkan Vano, jangan harap anak sialan itu mendapatkannya,," ucapnya.

__ADS_1


Mama Sarah yang melihat berita di televisi menghujani Amel dengan banyak pertanyaan, Amel menjawabnya dengan sedikit kesal.


Pastinya mama Sarah selalu mendukung Amel, meskipun salah. Dua wanita beda generasi ini memang sama, sama-sama jahat.


****


Gak terasa waktu cepat sekali berlalu setahun sudah khayra di luar negeri, hari ini Ayra mendapatkan undangan makan malam.


Seperti komunitas mahasiswa Indonesia yang kuliah di Eropa, ditempat dimana Ayra menempuh pendidikan khususnya.


Total semua sekitar 40 orang, sebagian besar mereka berasal dari Jakarta.


Ayra termasuk gadis yang humoris dan mudah bergaul, tidak sulit baginya mudah akrab dengan orang yang baru dikenalnya.


Dari awal acara hingga akhir ada sepasang mata yang terus saja mengawasi khayra, dia adalah Rafa seorang mahasiswa berprestasi dibidang IT.


Mereka semua memiliki satu group media sosial dan disitu Rafa mulai mengirimi pesan singkat setiap hari, hanya sekedar tanya kabar mengajak makan atau nongkrong dicafe.


Tapi asisten Han melarangnya, dengan alasan mungkin kesabaran Vano akan berbuah manis dikemudian hari.


Gak tau kenapa Vano mulai timbul benih-benih cinta dihatinya, vano mengutuki kebodohannya yang mengajak Ayra menikah dengan perjanjian. Ternyata gadis kecil itu tidak selemah seperti yang dibayangkan Vano, tanpa bantuan siapaun dia bisa menempuh pendidikan yang berkelas ini merupakan nilai plus dimata Vano.


Menurut informasi yang diperolehnya dari Rima, ayra mengatakan akan menikah sekali seumur hidup. Dengan seseorang yang dicintai dan mencintainya, saat Vano sudah mulai mencintai Ayra nanti tinggal bagaimana perasaan Ayra terhadap Vano.


Vano mulai percaya cinta tumbuh dengan seiring berjalannya waktu, beda usia 13 tahun tidak menghalangi bagaimana cinta itu tumbuh


Meskipun tinggal di Eropa Ayra selalu memegang prinsip budaya kita, laki-laki dan perempuan tidak tinggal satu apartemen.


Banyak kan muda mudi lokal atau luar negeri yang memilih tinggal bareng pacarnya, tinggal dinegara bebas tidak ada larangan untuk itu.

__ADS_1


Bahkan ayra menolak memiliki kekasih selama pendidikanya, takut akan mengganggu belajarnya. Semua tentang Ayra tidak luput dari pengawasan orang kepercayaan papa Reno, semakin kesini papa Reno semakin kagum dengan gadis kecil ini.


Papa Reno orang kedua yang mengharapkan ayra menjadi menantunya, setelah mama Vano.


Semakin kesini hubungan ayra dengan Rafa semakin akrab, walau hanya sebatas sahabat menurutnya tapi tidak dengan Rafa.


Rafa berharap lebih dari hubungan ini, menurutnya ia mulai jatuh hati pada gadis kecil berwajah cantik ini.


Semua yang ada pada ayra membuat Rafa tertarik ingin memilikinya, selain cantik ayra adalah gadis yang cerdas.


Bukan hanya Rafa bahkan semua laki-laki yang mengenalnya, bahkan asisten Han juga menyukainya.


Saat tahu Vano juga menyukai Ayra, Han memilih untuk mengagumi dari jauh tanpa sepengetahuan Vano.


****


Rima bahagia dengan kabar akan kepulangan Ayra ke Indonesia, Malam ini Rima memutuskan untuk menjemputnya di bandara.


Tidak dengan Roby, Roby sedang koas diddesa yang jauh dari kota. Roby meminta maaf karena tidak bisa ikut menjemput kepulangan Ayra, tapi setelah koasnya selesai Roby janji akan langsung menemuinya.


Rima berdiri didepan pintu kedatangan dari luar negeri 20 menit yang lalu, rasa bahagianya mengalahkan rasa lelah dikakiknya.


Dari jauh sosok yang sangat dikenalnya melambaikan tangan kepadanya, mereka berdua berlari saling mendekat.


Dan mereka berpelukan sangat erat dengan tangisan bahagianya, malam ini Rima memutuskan untuk menginap di apartemen milik Ayra.


Ayra telah bergabung di salah satu firma hukum milik salah satu pengacara terkenal dinegara ini, besok ayra sudah mulai bekerja.


Vano yang mendengar kepulangan Ayra meminta Han untuk mengantarnya menemui Ayra dikantor, kebetulan firma hukum tempat Ayra bekerja milik sahabatnya.

__ADS_1


"Apa yang akan terjadi?? Apa Vano akan memaksa Ayra untuk menikah?.." Banyak pertanyaan yang terlintas dibenak asisten Han.


__ADS_2