
(101) Wanita Bengis [S2]
...Welcome My Story Kisah Cinta Si Gadis Dingin S2...
...Happy Reading~...
.
.
.
Tisana pun menjawab pertanyaan dari Tio, dirinya tidak ingin membuat mantan kekasihnya itu khawatir terhadapnya.
"Aku tidak apa-apa, Tio. Kamu tidak usah khawatir terhadap kondisi ku."
"Tetapi...,"
"Sudahlah kamu tidak usah mengkhawatirkan ku, Tio. Aku sudah tidak apa-apa!." Ucap Tisana.
"Yasudah dan juga nanti lepas mau pulang ngampus, apa kamu mau aku antar ke rumah-Mu, Tisana?" tanya Tio.
"Aku tidak mau, Tio" jawab Tisana.
"Kenapa?" tanya Tio.
"Karena... aku tidak mau Mama ku mengetahui hubungan kita yang sudah mulai berbaikan." jawab Tisana yang tidak ingin hubungannya yang sudah berbaikan diketahui oleh Mamanya.
"Oke kalau begitu tetapi kalau misalnya kamu dalam berbahaya lepas menuju ke rumah-Mu, hubungi saja aku, Tisana" ucap Tio.
"Baik pangeran ku" sahut Tisana.
Tio secara tiba-tiba tersipu dengan perkataan Tisana yang mengucapkan dirinya adalah seorang pangeran. "I-iya," ucapnya yang sembari tersipu.
__ADS_1
"Kamu lucu banget Tio kalau lagi tersipu seperti itu." Goda Tisana ke Tio yang mengatakan bahwa dirinya lucu.
"A-apa-apaan kamu, Tisana?. A-aku tidak tersipu kok" ucap Tio yang masih tersipu.
"Hahaha! aku cuman bercanda, Tio dan lagipula lebih baik kita memperhatikan yang sedang diajarkan oleh Dosen." Pungkas Tisana.
"Hmm... oke."
...----------------...
Setelah Akasuki menyelesaikan pekerjaannya di kantor, ia secara langsung menuju ke tempat para preman sewaan nya tersebut berada dan dirinya menyuruh mereka untuk mencelakakan Driana seperti yang sudah ia rencanakan sebelumnya.
"Woy kalian para bajing*n, ke sini kalian!!" panggil Akasuki kepada mereka secara kasar.
Para preman tersebut pun menghampiri Akasuki.
Tap
Tap
Tap
"Banyak omong lu, bangs*t!!" ucap Akasuki yang lagi dan lagi mengatakan kalimat kasar.
"Berisik kalian dan juga apa mau lu dengan adanya memanggil kita ke sini?" tanya salah satu dari sekelompok preman tersebut.
"Pertanyaan yang bagus!. Gua memanggil kalian karena gua mempunyai rencana untuk mencelakai Driana dan yang gua inginkan rencana ini harus kalian selesaikan dengan baik!!," jawab Akasuki dengan tegas.
"Ok dan rencana lu untuk mencelakakan Driana dengan cara apa?."
"Memperkosa dirinya."
"Hah? yang benar saja lu? kita harus memperkosa itu cewek, dasar lu wanita bengis." Ucap salah satu preman tersebut dengan nada bicara yang keras.
__ADS_1
"Iya, kalian harus memperkosa dirinya secara bergiliran hingga ia meninggal!." Ucap Akasuki.
Preman tersebut pun berdiskusi dengan adanya rencana yang Akasuki pikirkan.
"Apakah kalian ingin terima rencana Akasuki ini? dan kalau gua, gua tidak ingin menerima soalnya dia sudah keterlaluan." Ucapnya dengan suara yang kecil supaya Akasuki tidak bisa mendengarkan ucapannya.
"Gua juga tidak ingin, Akasuki sudah keterlaluan." Ucap setengah dari sekelompok preman tersebut.
Dan setengahnya lagi, mereka ingin menjalankan rencana yang sudah direncanakan oleh Akasuki demi keuntungan mereka pribadi.
"Kalau kita ingin menerima dan menjalankan rencananya Akasuki." Ucap setengah lagi dari preman tersebut.
"Dasar kalian cuma ingin keuntungan secara pribadi doang dengan adanya menikmati tubuh wanita tersebut!!" oceh salah satu dari mereka.
"Berisik lu daripada kalian sok alim dan tidak ingin menikmati tubuh wanita tersebut!" sahut salah satu dari mereka.
"Kami bukan sok alim tetapi kami menghormati wanita itu karena wanita itu seharusnya dijaga bukan dirusak oleh pria seperti kalian!" ucapnya.
"Berisik kalian!."
.
.
.
Bersambung~
...
Jangan lupa untuk like, favorit, gift dan votenya karena itu semua membuat aku semakin semangat updatenya.
Terima kasih bagi yang sudah mampir dan dukung Author.
__ADS_1
Salam hangat Author.