
(25) Nico Di Penjara
Polisi menanyakan kepada Nico tetapi Nico memutuskan untuk melarikan diri supaya Nico tidak masuk ke dalam sel penjara.
"Apa gua melarikan diri saja..? supaya gua tidak masuk ke dalam sel tahanan, baik, gua akan melarikan diri saja daripada gua masuk ke penjara" ucap Nico didalam hatinya.
Nico mencoba mencari perhatian polisinya supaya dia bisa melarikan diri tanpa ada harus yang menghentikannya.
"Pak polisi coba lihat ke awan" ucap Nico yang berusaha mengalihkan perhatian polisinya.
"Untuk apa saya harus lihat ke awan..?!" tanya Pak Polisi kepada Nico.
"Lihat saja pak soalnya awannya sangat indah" ucap Nico.
"Apa kamu kira bisa melarikan diri dari kami..?" ucap Pak Polisi dengan tegas.
"Tidak pak, saya tidak akan melarikan diri tapi saya serius awannya sangat indah" ucap Nico.
Polisinya melihat ke awan dan Nico berusaha untuk tidak ketahuan kalau Nico melarikan diri.
"Gua harus cepat-cepat pergi dari sini supaya gua tidak masuk ke dalam sel tahanan" ucap Nico dalam hatinya.
Dan Polisinya mengetahui bahwa Nico akan melarikan diri dan maka dari itu Polisinya menembak kaki nya Nico supaya tidak bisa melarikan diri.
Contoh ilustrasi polisi sedang menembak
"Dor dor dor" terdengar nya suara tembakan.
"Sial, kaki gua pakai di tembak oleh Polisi, terus bagaimana gua akan melarikan diri dari sini..?" ucap Nico
"Kamu mau melarikan diri dari kami..?! kamu tidak akan bisa melarikan diri dari kami soalnya kami sebagai anggota kepolisian yang sudah terlatih" ucap salah satu anggota Kepolisian.
"S-saya t-tidak melarikan diri" ucap Nico.
"Berarti tadi yang saya lihat apa..? bukannya kamu ingin melarikan diri dari kami" ucap salah satu anggota Kepolisian.
"T-tidak.. !" ucap Nico.
"Kalau begitu kamu ikut kami ke kantor polisi sekarang..!!" ucap salah satu anggota Kepolisian dengan tegas.
Nico dibawa ke kantor Kepolisian dengan kedua tangan di ikat kebelakang.
Dan setelah sampai di kantor Kepolisian.
"Sekarang kamu coba jelaskan..! kenapa kamu melakukan penculikan dan penyekapan terhadap saudara Fadri dan saudari Angelica..?" tanya Kapolda kepada Nico.
__ADS_1
Nico hanya terdiam dan tidak menjawab pertanyaan dari Kapolda atau bisa di sebut Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah.
"Kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan saya..?" tanya Kapolda.
"Saya akan diam dan saya tidak akan menjawab pertanyaan dari anda" jawab Nico.
"Apa alasan kamu tidak menjawab pertanyaan saya..?" tanya Kapolda.
"Saya tidak mau menjawab pertanyaan Anda" jawab Nico.
"Apa kamu mau saya kasih tahu tentang sesuatu..?" tanya Kapolda.
"Tentang apa..?" tanya Nico kembali.
"Apa kamu mau tahu siapa yang melaporkan kamu ke Polisi..?" tanya Kapolda.
"Siapa..? kasih tahu ke saya siapa yang melaporkan saya..?!" pungkas Nico
Keberadaan Tisana, Tio, Fadri dan Angelica berada.
"Huff, untungnya berhasil rencana aku dan Tio" ucap Tisana.
"Iya, beruntungnya kita dan sekarang Nico tidak bisa berbuat apa-apa untuk sementara waktu" pungkas Tio.
"Terima kasih Tio sahabat gua yang paling gua cinta, muah" ucap Fadri yang sembari bercanda.
"Yaelah, orang gua cuma mau mencairkan suasana novel ini biar tidak terlalu serius" ucap Fadri.
"Tidak gitu juga konsepnya, Fadri" ucap Tio.
"Yasudahlah, sekarang kita akan ke mana..?" tanya Fadri.
"Kita akan ke... " ucap Tio yang terpotong oleh ucapan Tisana.
"Ke Kantor Kepolisian" jawab Tisana yang tidak sengaja memotong ucapan Tio.
"Oh begitu berarti kita bakal ketemu Nico di kantor Polisi" pungkas Fadri.
"Iya" ucap Tisana.
"Tisana" panggil Tio.
"Apa..?" sahut Tisana.
"Kamu memotong ucapan aku..!" ucap Tio.
"Maaf kalau aku memotong ucapan kamu" ucap Tisana.
__ADS_1
"Iya, tidak apa-apa Tisana sayang" ucap Tio.
"I-ingat kita berdua belum halal" ucap Tisana yang sedang tersipu malu.
"Memang belum halal tetapi bagaimana kalau aku memutuskan untuk menikahi kamu, Tisana..?" pungkas Tio.
"Hah..! i-iya kalau kamu tidak cuma omongannya saja, m-mungkin aku akan menerima kamu menjadi s-su.." ucap Tisana yang terbata-bata karena tersipu malu.
"S-su apa..? aku tidak paham ucapan kamu, Tisana" ucap Tio.
"Maksud Tisana itu suami, Tio sayang" ucap Fadri.
"Idiih, jangan memakai kata sayang Fadri, gua jijik dengarnya" ucap Tio yang merasa jijik oleh ucapan Fadri.
"Hahaha..!" Fadri tertawa.
"Kenapa lu tertawa..? padahal tidak ada yang lucu" ucap Tio.
"Hahaha..! gua merasa lucu saja sama ucapan lu yang tadi" ucap Fadri.
"Iya, makanya jangan pakai kata sayang, gua merasa jijik dan lagipula gua masih normal, gua masih menyukai perempuan" ucap Tio.
"Gua cuman bercanda" ucap Fadri.
"Gua tahu lu bercanda tetapi jangan bercanda seperti itu dan yang gua takutkan lu akan menjadi cowok yang suka sesama cowok alias homo dan sekarang gua tanya, apa lu masih suka sama perempuan.. ?" tanya Tio kepada Fadri.
"Tenang saja, gua masih menyukai perempuan" jawab Fadri.
Selama di perjalanan mereka berempat mengobrol di dalam mobil dan setelah sampai ke tempat Kantor Kepolisian.
"Apa benar ini tempatnya..?" tanya Angelica.
"Iya ini tempat di mana Nico akan di tahan..!" jawab Tisana.
"Oh begitu" pungkas Angelica.
Dan mereka berempat memasuki tempat Kantor Kepolisian dan mereka bertemu dengan Nico yang sedang di interogasi oleh Kapolda.
"Itu orang yang melaporkan kamu ke kami dan tentunya kami sangat senang bisa membantu mereka berempat dalam kasus ini" ucap Kapolda nya.
"Ternyata tebakan gua benar, jadi yang melaporkan gua ke polisi adalah Tisana dan Tio, mereka berdua sangat brengs*k, awas saja akan gua balas perbuatan kalian yang berani melaporkan gua ke polisi" ucap Nico yang penuh dengan emosi penuh ke dendaman.
Bersambung~
Maaf banget Author udah lama tidak update novel ini soalnya handphone Author sempat rusak dan terlebih lagi Author sibuk banget sama kehidupan real Author, jadi maaf banget kalau misalnya Author tidak up novel ini, itu karena Author sibuk sama kehidupan nyata Author karena Author ini masih seorang pelajar, jadi tolong di maklum kan kalau Author tidak update novel ini, dan Author sangat berterima kasih kepada kalian karena masih mendukung karya Author walaupun Author sudah lama tidak update novel ini dan maaf banget kalau episode kali ini kurang seru dan btw ini novel rencananya akan dibuat 2 season, jadi kali ini Author akan menyelesaikan season 1 dari novel "Kisah Cinta Si Gadis Dingin".
Terima kasih sudah mampir dan membaca novel saya yang berjudul "Kisah Cinta Si Gadis Dingin" tolong dukung Author agar Author semangat updatenya, like, favorit, dan vote nya, terima kasih~.
__ADS_1
Salam hangat Author.