
(95) Aku Harus Bisa Menerima Kenyataan [S2]
...Welcome My Story Kisah Cinta Si Gadis Dingin S2...
...Happy Reading~...
.
.
.
Sekelompok preman tersebut pun lari menuju ke tempat Akasuki berada dan ia pun bertanya kepada sekelompok preman yang dirinya sewa itu.
"Kalian habis kemana? dan apa yang cowok itu katakan kepada kalian?" tanya Akasuki dengan tegas.
"K-ka-a-mi baru saja habis ke tempat... dan cowok tersebut tidak mengatakan apapun kepada kami" jawab mereka dengan bohong.
"Apakah kalian yakin cowok itu tidak mengatakan apapun kepada kalian? atau kalian hanya ingin membohongi diri gua ini? hmm... sepertinya kalian sangat ingin mengibuli gua walaupun gua tahu itu, kalian hanya berbohong kepada gua!" lanjut tuturnya.
__ADS_1
Mereka pun saling berbisik satu sama lain untuk menanggapi ucapan Akasuki yang tahu bahwasanya mereka hanya berbohong kepada dirinya tersebut. "Sekarang kita harus apa? perempuan brengs*k itu tahu bahwasanya kita hanya mengibuli dirinya!!" ucap salah satu dari mereka.
"Ya kita mau atau tidak maunya, kita harus terpaksa jujur bahwasanya kita memang mengibuli perempuan jal*ng itu!" sambungnya.
"Tapi bukannya itu membuat diri kita rugi dikarenakan kita jujur bahwasanya kita mengibuli dirinya tersebut? dan coba lu berpikir lagi dengan adanya kita jujur kepada perempuan jal*ng tersebut! itu sama sekali tidak membawa keuntungan untuk diri kita sendiri dan hanya membuat diri kita rugi!," ucapnya.
Mereka berdua pun lama kelamaan malah menjadi adu argumen walaupun mereka adu argumennya dalam keadaan berbisik satu sama lain supaya Akasuki tidak mengetahui kalau mereka adu argumen satu sama lain. "Lu jadi orang kepala batu banget ya! dan lagipula lebih baik kita tidak usah jujur kepada perempuan brengs*k itu!." Marah dirinya kepada teman sekelompoknya tersebut hingga tanpa ia sadari suara marahnya itu terdengar oleh Akasuki.
Akasuki yang mendengar ucapan dirinya tersebut, ia lantas tidak menerima bahwasanya diri ia sendiri dibilang brengs*k oleh salah satu preman.
"Apa maksud dari ucapan lu itu?" tanya Akasuki kepada dirinya dengan emosi marah.
"Gua tidak percaya sama ucapan lu itu! dan tadi gua dengar sendiri bahwasanya lu bilang kalau gua perempuan yang brengs*k! sangat sialan lu!!" lanjutnya.
"Yasudahlah kalau lu tidak percaya sama ucapan gua dan lagipula lu memang perempuan yang sangat brengs*k! itu sama sekali tidak mengubah fakta tentang diri lu, Akasuki!" ucapnya.
...----------------...
Keadaan Tisana yang berada di kamar hotelnya tersebut sembari berusaha menenangkan dirinya tersebut yang menjadi korban pelecehan.
__ADS_1
"Aku harus menenangkan diriku ini walaupun di dalam diriku ini ada rasa trauma yang terus ada di pikiran ku ini! aku masih tidak bisa melupakan kejadian itu! hiks! tetapi... aku harus bisa menerima kenyataan ini walaupun... ah sudahlah! dan untungnya lepas aku lagi dilecehkan oleh lelaki brengs*k itu, ada lelaki yang menolong diriku walaupun aku tidak mengenali dirinya tersebut! aku harus mencari dan menemui dirinya untuk berterima kasih kepada dirinya tersebut" ucap Tisana.
.
.
.
Bersambung~
...
Salah tak bisa dicegah, dendam tak akan menyelesaikan masalah, izinkan aku memohon maaf, agar langkah ke depan menjadi mudah. Selamat idul fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Selamat Idul Fitri semuanya bagi yang merayakan. Jangan lupa untuk tetap terus mendukung karya ku ini walaupun mungkin di antara kalian sudah merasa bosan oleh alurnya tetapi walaupun begitu, aku akan tetap melanjutkan alur cerita ini hingga tamat. Saksikan terus kelanjutan dari cerita ini hingga tamat.
Terima kasih bagi kalian yang sudah mampir dan dukung karya Author.
Salam hangat Author.
__ADS_1