Kisah Cinta Si Gadis Dingin

Kisah Cinta Si Gadis Dingin
(77) PMS [S2]


__ADS_3

(77) PMS [S2]


...Welcome My Story Kisah Cinta Si Gadis Dingin S2...


...Happy Reading~...


.


.


.


Di sisi lain, Candra yang sedang ada di ruang kesehatan atau biasa disebut ruang UKS. Dia ada di UKS karena penyakit sampingan dirinya kambuh, dirinya tidak hanya seseorang lelaki pengidap penyakit kanker tetapi dia juga mempunyai penyakit sampingan dan nama penyakit sampingan yang ia idap yaitu penyakit yang kekurangan sel darah merah atau biasa dikenal dengan penyakit Anemia.


"Ibu kapan selang tranfusi darah ini dilepas? Candra ingin pergi ke kelas dan belajar bareng bersama teman-teman" tanya Candra kepada Ibu UKS yang sedang bertugas.


"Sampai benar-benar penyakit Anemia kamu itu tidak kambuh lagi dan kamu, Candra banyak-banyakin makanan yang mengandung zat besi biar penyakit Anemia kamu tidak kambuh lagi!." Suruh Ibu UKS yang bertugas untuk membuat Candra makan makanan yang mengandung zat besi supaya penyakit Anemia-Nya tidak kambuh lagi.


"Iya bu tetapi Candra tidak suka makan makanan yang mengandung zat besi" ucap Candra yang tidak suka makan makanan yang mengandung zat besi walaupun dirinya mempunyai penyakit anemia.


"Kamu tetap harus makan makanan yang mengandung zat besi supaya penyakit anemia kamu tidak kambuh dan apakah kamu mau penyakit anemia kamu terus dan menerus kambuh melulu? Ibu saja tidak mau penyakit anemia kamu kambuh melulu, ibu merasa kasihan sama kamu, Candra." Sambung Ibu UKS terhadap ucapan Candra yang tadi dan dirinya merasa kasihan sama kondisi salah satu siswa sekolah yang terkenal atau sebut saja nama sekolah itu SMA Merpati.


"Iya bu, terima kasih sudah mengkhawatirkan kondisi Candra." Ucap Candra sembari tersenyum.

__ADS_1


"Sama-sama nak Candra." Ucap Ibu UKS-Nya.


......................


Tisana yang masih berada di kampusnya tersebut, dirinya lagi dan lagi tertidur di dalam kelas saat Dosennya sedang menjelaskan suatu mata kuliahnya itu.


Sedangkan Tio yang melihat mantan kekasihnya itu yang sedang tertidur, dirinya mengatakan bahwa mantan kekasihnya, Tisana itu sangat cantik dalam kondisi sedang tertidur. Dirinya tidak fokus memperhatikan mata kuliahnya itu dikarenakan daritadi ia memperhatikan Tisana yang sedang tertidur.


"Kamu sangat cantik sekali, Tisana dan kalau untuk memilikimu itu seperti tidak mungkin untuk seseorang seperti gua, karena sampai sekarang hubungan gua sama Mama kamu, Tisana tidak berlangsung baik disebabkan Ayah gua sama Mama kamu pernah menjalin hubungan asmara walaupun akhirnya mereka menjadi seorang mantan satu sama lain hingga membuat Mama kamu membenci Ayah gua dan itu, gua sama sekali tidak menerima bahwasanya gua harus putus dengan kamu, Tisana." Ucap Tio yang masih tidak menerima bahwasanya dirinya harus putus dengan Tisana dikarenakan dirinya masih sangat mencintai sang mantan kekasih, Tisana.


...----------------...


"Aku sangat mencintaimu, oh kekasihku." Tiana sedang bernyanyi.


"Suara lu fals banget, sakit perut gua jadinya saat dengar lu nyanyi, Tiana," ucap Yalia yang sedang bercanda bersama Tiana.


"Yaudah, tidak usah di dengar suara nyanyian gua kalau buat lu sakit perut, Yalia dan tidak susah kan untuk lu tidak dengar suara nyanyian gua yang menurut lu fals." Ucap Tiana yang mulai kesel sama Yalia walaupun itu hanya bercanda sahabatnya itu.


"Gua cuma bercanda, Tiana dan jangan lu anggap beneran" ucap Yalia yang merasa bersalah.


"Hm, iya." Ucap Tiana dengan singkat karena dirinya sedang PMS.


"Lu lagi kenapa? dan tumben banget ucapan lu itu jadi singkat begini, apa gua ada salah sama lu? dan kalau ada, gua minta maaf." Yalia merasa sangat bersalah banget saat dirinya selesai bercandain Tiana yang sedang PMS walaupun dirinya tidak tahu bahwa sahabatnya itu sedang PMS.

__ADS_1


"Lu tidak ada salah sama gua dan lagipula gua lagi PMS, jadi maaf kalau tiba-tiba gua jadi sedikit cuek ataupun dingin sama lu, Yalia." Sambung Tiana.


"Iya, tidak apa-apa dan tadi gua kira, lu marah sama gua gara-gara tadi," ucap Yalia.


"Tidak, gua tidak marah sama lu, Yalia." Sambung Tiana.


.


.


.


Bersambung~


...


Apakah Candra akan masih tetap bisa menjalani kehidupannya walaupun dirinya pengidap penyakit kanker dan mempunyai penyakit sampingan yaitu penyakit anemia? dan apakah hubungan Tio dan Tisana akan membaik dan mereka berdua menjalani atau menjalin kembali hubungan asmara mereka berdua atau tidak? maka dari itu baca novel ini sampai tamat kalau kalian penasaran akan alur ceritanya.


Jangan lupa untuk like, favorit, gift dan votenya karena itu semua membuat aku semakin semangat updatenya.


Terima kasih bagi yang sudah mampir dan dukung Author.


Salam hangat Author.

__ADS_1


__ADS_2