Kisah Cinta Si Gadis Dingin

Kisah Cinta Si Gadis Dingin
(105) Sidang Pemutusan [S2]


__ADS_3

(105) Sidang Pemutusan [S2]


...Welcome My Story Kisah Cinta Si Gadis Dingin S2...


...Happy Reading~...


.


.


.


Di saat dirinya sedang di proses di pihak pengadilan yang dimana pihak pengadilan tersebut akan mengasih hukuman ke Akasuki.


Pihak pengadilan pun memutuskan hukuman untuk Akasuki dengan mempidana matikan dan sedangkan sekelompok preman tersebut mendapatkan hukuman di penjara selama dua belas tahun.


"Diperintahkan kepada PU, Terdakwa, dan Penasihat hukum untuk mendengarkan secara saksama. Putusan dibacakan oleh Majelis secara bergantian dan pada saat amar putusan dibacakan, Terdakwa diperintahkan untuk berdiri." Ucap Hakim Ketua.


"Baik, saya akan bacakan putusannya. Berdasarkan dari keputusan yang sudah terlampir di dalam surat ini dan berdasarkan hukum yang berlaku bahwasanya saudari Akasuki diputuskan untuk dipidana matikan dikarenakan perilakunya yang sudah melanggar Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia Pasal 340 dan KUHP Pasal 285." Ucap Majelis Hukum.


Majelis Hukum tersebut pun mengetuk palu satu kali.


Tok.


Hakim Ketua itu pun melanjutkan. "Apakah saudari Akasuki sudah mengerti?,"


"Iya saya mengerti."


Setelahnya Akasuki pun dibawa kembali ke tempat tahanan sebelum dirinya dipidana matikan.


Setelah sampai ke tempat tahanannya, ia pun dibully oleh tahanan lainnya.


"Jadi ini si sampah yang lu maksud?," tanya tahanan lainnya.


"Iya, dia si sampah yang gua maksud" jawabnya.

__ADS_1


"Baiklah gua akan menyingkirkan si sampah ini" lanjut dirinya yang paling berkuasa di tahanan tersebut.


"Baik."


Tahanan itu pun menghampiri Akasuki.


"Woy sampah." Ucap tahanan itu.


Akasuki pun mendiamkan ucapan tahanan tersebut yang menurut dirinya, orang yang sok paling berkuasa. Karena Akasuki mendiamkan ucapan tahanan yang mengusiknya itu pun merasa kesal dengannya hingga tahanan tersebut menjambak rambut indahnya Akasuki.


Akasuki pun teriak kesakitan karena rambutnya dijambak. "Akhhh! sakit tol*l," ucapnya.


"Berani banget ya lu bilang diri gua tol*l, bangs*t!!," ucapnya yang tidak terima.


"Berisik lu" sambung Akasuki.


Di saat mereka berdua berkelahi di dalam penjara, tiba-tiba seorang polisi datang untuk mengasih tahu bahwasanya ia akan dipidana matikan pada keesokannya.


"Dengan saudari Akasuki, saya akan memberi tahu bahwasanya anda akan dipidana matikan keesokan harinya" ucap polisi tersebut.


...----------------...


Sedangkan di keberadaan Angelica yang lagi menuju ke Indonesia.


"Ahh! aku sudah tidak sabar banget bakal ketemu sama Nico" ucap Angelica dengan perasaan senang.


Setelah sampai di Bandara Soekarno-Hatta, ia langsung mencari keberadaan Nico yang akan mengantarkan pulang Angelica ke rumahnya.


Dirinya sudah mencari Nico berjam-jam dan ternyata dirinya baru sampai ke Bandara tersebut. Dan alhasil Angelica pun ngambek kepada Nico.


"Ishh! kamu kenapa baru datang?" tanya Angelica dengan wajah yang cemberut.


"Maaf aku baru datang karena...," jawab Nico yang terpotong.


"Karena apa? kamu selingkuh gitu?"

__ADS_1


"Bukan atuh, aku baru datang kesini itu karena aku baru menguburkan Ibuku yang sudah tiada, Angelica"


"Hah? berarti Ibu kamu itu baru saja meninggal dunia ya... eh maaf"


"Iya, gapapa"


"Innalillahi, aku turut berduka ya, Nico"


"Iya, makasih dan juga ayo aku antar kamu ke rumahmu itu" ucap Nico.


"Ok Nico."


Mereka pun pergi dari bandara tersebut dan menuju ke rumahnya Angelica, setelah sampai ke tempat tersebut dan ternyata Angelica baru ingat bahwasanya rumahnya tersebut dijual kepada orang lain.


"Maaf saya baru ingat bahwasanya rumah ini sudah dijual, sekali lagi saya minta maaf" ucap Angelica yang baru ingat kalau rumahnya sudah dijual.


"Iya, tidak apa-apa dan juga silakan masuk terlebih dahulu ke rumah saya ini untuk sementara kamu beristirahat" lanjutnya.


"Iya, terima kasih"


"Sama-sama."


.


.


.


Bersambung~


...


Jangan lupa untuk like, favorit, gift dan votenya karena itu semua membuat aku semakin semangat updatenya.


Terima kasih bagi yang sudah mampir dan dukung Author.

__ADS_1


Salam hangat Author.


__ADS_2