Kisah Cinta Si Gadis Dingin

Kisah Cinta Si Gadis Dingin
(58) Memutuskan Cara Untuk Membayar Utangnya


__ADS_3

(58) Memutuskan Cara Untuk Membayar Utangnya.


...Welcome My Story Kisah Cinta Si Gadis Dingin....


...Happy Reading~...


.


.


.


"Sudahlah tidak adanya aku ngobrol sama kamu, Fadri dan ingat kamu itu jangan terlalu percaya ucapan orang lain." ucap Angelica yang langsung pergi begitu saja.


Baric yang menghentikan anak perempuannya itu untuk pergi dari acara pertemuan mereka berdua.


"Berhenti nak! kamu mau kemana? acara pertemuan kamu sama Fadri belum selesai ataupun kita belum membahas tentang perjodohan kalian!."


Angelica hanya berhenti sebentar dengan tatapan mengerikannya itu. Setelah itu dia pergi lagi ke suatu tempat untuk menangisi nasibnya yang sama sekali ia tidak inginkan.

__ADS_1


Setelah dirinya sudah sampai ke suatu tempat, ia langsung menangis dengan keras. "Benci aku dengan semua ini, benci, benci. Kenapa aku harus mengalami semua ini? kenapa? apalagi aku pakai segala dijodohkan sama Fadri, teman aku sendiri dan kenapa gitu pak Farel harus punya utang sama papah? jadi aku yang kena akibat dari perbuatan mereka." ucap Angelica yang sembari menangis.


.


.


.


Fadri yang masih berada di restoran tersebut dan karena dirinya penasaran akan ucapan Angelica tadi, ia langsung bertanya ke bapaknya tersebut.


"Yah, sekarang jawab pertanyaan dari aku!!, apakah benar ucapan yang diucap oleh Angelica? aku mau ayah jawab jujur pertanyaan aku!."


"Yang diucapkan oleh Angelica...,"


Farel menganggukan kepalanya yang berarti ia bakal jawab semua pertanyaan Fadri dengan jujur.


"Oke, ayah bakal jawab pertanyaan kamu itu, emang benar adanya ayah berutang sama bapaknya Angelica yang alias teman ayah." ucap Farel yang menjawab jujur pertanyaan anaknya tersebut.


"Apa?, ayah berutang sama bapaknya Angelica tetapi kenapa bisa?! dan kenapa aku menjadi kena akibatnya gara-gara ayah berutang sama pak Baric begitupun Angelica! aku benci ayah!." Fadri dengan mengatakan tersebut membuat Farel sakit hati dan ia tanpa berpikir kalau ayahnya bakal sakit hati atau tidak, ia langsung pergi menuju ke rumahnya.

__ADS_1


"Lihat kan! Fadri kecewa atas tingkah kamu yang mempunyai utang, sayang, apalagi anak kita itu tidak suka dibohongi, ah, sudahlah aku mau balik ke rumah, aku jadi ikutan pusing gara-gara kamu mempunyai utang, sayang. Makanya aku bilang pakai uang aku dahulu buat membayar utang kamu itu atau tidak, kita jual rumah sama mobil." ucap Driana yang ikutan pusing terhadap utang yang suaminya punya gara-gara ia kalah berjudi.


Mereka akhirnya pulang ke rumah dan acara pertemuan antara Fadri dan Angelica gagal disebabkan perilaku Baric yang mengasih tahu kalau Farel mempunyai utang kepadanya.


Setelah sampai di rumah, keadaan Farel yang berusaha mencari cara supaya dirinya bisa membayar utangnya itu.


"Ahhh, Farel lu bodoh banget! sekarang anak gua membenci diri gua, lu bodoh, diri sendiri! lu bodoh! coba saja waktu itu gua tidak ikut berjudi, gua tidak akan seperti sekarang yang mempunyai utang dikarenakan berjudi! sekarang gua harus berbuat apa untuk bisa membayar utang gua yang banyak itu?!! gua mau meminjam ke rentenir tetapi gua takut membuat keadaan semakin parah dan kalau gua meminjam uang ke istri sendiri, gua nya gengsi dan akhirnya gua tidak akan bisa membayar utang gua tersebut. Gua harus cepat memutuskan cara untuk membayar utang gua itu dan gua sudah putuskan gua bakal meminjam uang ke....,"


.


.


.


Bersambung~


...


Jangan lupa untuk like, favorit, gift dan votenya karena itu membuat aku semakin semangat updatenya.

__ADS_1


Maaf kalau aku telat up karena akhir-akhir ini aku kurang enak badan, maaf ya readers kalau aku telat up dan terima kasih bagi yang sudah selalu setia menunggu up novel ku ini.


Terima kasih bagi yang sudah mampir dan dukung Author.


__ADS_2